Rangkuman Earnings Wall Street Pekan Keempat Oktober 2026: Alphabet hingga ExxonMobil
Afif Alfaris•November 2, 2026

Key Takeaways
- Belanja modal AI membelah reaksi Big Tech. Microsoft relatif stabil karena arus kas bebasnya tetap positif, sedangkan Alphabet dan Amazon turun tajam karena arus kas bebasnya negatif.
- Penerima manfaat AI belum otomatis menguat. Intel turun sekitar 21% dan Caterpillar turun sekitar 9%, karena panduan yang lebih lemah dari harapan.
- Di luar AI, Eli Lilly menaikkan panduan pendapatan berkat obat obesitas. Visa, Mastercard, dan Coca-Cola menunjukkan belanja konsumen masih terjaga.
- ExxonMobil dan Chevron diuntungkan margin kilang yang tinggi, sejalan dengan Valero pekan lalu.
Earnings Wall Street Pekan Ini
Pekan 26 hingga 30 Oktober 2026 menjadi salah satu pekan tersibuk musim earnings (laporan kinerja kuartalan). Ratusan emiten merilis kinerja kuartal ketiga, bersamaan dengan keputusan The Fed yang menahan suku bunga di kisaran 3,75 sampai 4,00%.
Pada rangkuman 19 hingga 23 Oktober, pasar banyak menyoroti besarnya biaya AI. Pekan ini, fokusnya bergeser ke siapa yang membayar belanja modal AI dan siapa yang menerimanya. Pembahasan lebih rinci tersedia di artikel earnings Microsoft dan earnings Amazon.
Ringkasan Earnings Q3 2026 dan Reaksi Saham
Tabel berikut merangkum hasil sebelas emiten beserta respons harga sahamnya.
Tabel 1. Ringkasan Earnings dan Reaksi Saham
| Emiten | EPS aktual | Konsensus EPS | Pendapatan | Pertumbuhan | Reaksi saham |
| GOOGL | US$2,12 | Sekitar US$3,02 | US$127,6 miliar | +25% | Sekitar -12% |
| MSFT | US$4,89 non-GAAP | Sekitar US$4,73 | US$92,3 miliar | +19% | -0,2% (sempat +4% after-hours) |
| AMZN | US$1,89 | Sekitar US$1,97 | US$201,9 miliar | +12% | Sekitar -7,8% after-hours |
| INTC | US$0,52 non-GAAP | Sekitar US$0,40 | US$16,5 miliar | +21% | Sekitar -21% after-hours |
| CAT | US$7,20 adjusted | Sekitar US$7,06 | US$20,7 miliar | +17% | -9,25% |
| LLY | US$7,48 non-GAAP | Pendapatan di atas perkiraan US$22,5 miliar | US$24,4 miliar | +39% | Sekitar +6,7% |
| V | US$3,48 non-GAAP | Di atas konsensus | US$12,1 miliar | +13% | Sekitar -1,1% after-hours |
| MA | US$5,31 adjusted | Sekitar US$5,16 | US$9,8 miliar | +14% | Naik lebih dari 4% |
| KO | US$0,91 comparable | Sekitar US$0,88 | US$13,4 miliar | +7% | Sekitar -1,6% pre-market |
| XOM | US$4,23 adjusted | Sekitar US$4,08 | Tidak dirinci di rilis | Rilis 30 Oktober | |
| CVX | US$5,28 adjusted | Sekitar US$4,87 | US$67,8 miliar | +36% | Sekitar +2,2% pre-market |
*Definisi EPS (laba per saham) berbeda antaremiten (GAAP, adjusted, non-GAAP, comparable), sehingga tidak dapat dibandingkan langsung. Reaksi saham diukur dari penutupan sebelum rilis.
Delapan dari sebelas emiten mencatat EPS di atas konsensus, tetapi reaksi sahamnya beragam. Seluruh saham tersebut dapat dipantau melalui fitur saham AS di Ajaib.
Pembelanja vs Penerima Capex AI, Benang Merah Pekan Ini
Pola utama pekan ini terlihat dari cara pasar membedakan emiten yang membayar belanja AI dan emiten yang menerimanya.
Tabel 2. Tiga Kelompok Emiten
| Kelompok | Emiten | Yang dinilai pasar | Hasil reaksi |
| Pembelanja AI | GOOGL, MSFT, AMZN | Arus kas bebas dan panduan capex | MSFT relatif stabil, GOOGL dan AMZN turun |
| Penerima manfaat | INTC, CAT | Pesanan dan panduan kuartal berikutnya | Keduanya turun meski hasil di atas ekspektasi |
| Ekonomi riil | V, MA, KO, LLY, XOM, CVX | Belanja konsumen, panduan, margin | Cenderung stabil sampai positif |
Pasar kini menuntut bukti pengembalian investasi, bukan sekadar komitmen belanja. Emiten yang mampu membiayai capex (belanja modal) dari kas operasinya cenderung lebih diterima dibanding emiten yang arus kasnya berbalik negatif.
Big Tech, Arus Kas Bebas Jadi Pembeda
Ketiga raksasa cloud tumbuh kuat, tetapi reaksi sahamnya justru berlawanan.
Tabel 3. Cloud, Capex, dan Arus Kas Bebas
| Indikator | GOOGL | MSFT | AMZN |
| Pertumbuhan cloud | Google Cloud +103% | Azure +48% | AWS +39% |
| Margin operasi cloud | 36,2% | 52,8% (segmen Agents and Infra) | 38,7% |
| Capex kuartal | US$51,4 miliar | US$45,2 miliar (termasuk sewa) | US$77,3 miliar |
| Free cash flow | -US$9,1 miliar | +US$18,6 miliar | -US$42,4 miliar (12 bulan) |
| Panduan | Capex 2027 naik signifikan | Azure Q2 49 sampai 50% | Capex 2027 lebih besar |
*Free cash flow (arus kas bebas) adalah arus kas operasi dikurangi belanja modal.
Alphabet, Cloud Melesat tetapi Iklan dan Laba Melambat
Google Cloud tumbuh 103% menjadi US$30,7 miliar, tetapi pendapatan iklan sebesar US$82,0 miliar berada di bawah ekspektasi. EPS turun dari US$2,87 menjadi US$2,12, antara lain akibat rugi investasi saham yang mengurangi laba sekitar US$0,55 per saham.
Microsoft, Azure Mempercepat dan Arus Kas Tetap Positif
Azure tumbuh 48%, lebih cepat dari 43% pada kuartal sebelumnya, dengan panduan 49 sampai 50% untuk kuartal berikutnya. Arus kas bebas tetap positif US$18,6 miliar meski capex naik. Rinciannya ada di artikel earnings Microsoft Q1 FY2027.
Amazon, AWS Tercepat dalam Lima Tahun tetapi FCF Negatif
AWS tumbuh 39%, laju tercepat dalam hampir lima tahun, sementara laba operasi Amazon naik 61%. Namun, pembelian aset tetap sebesar US$77,3 miliar dalam satu kuartal membuat arus kas bebas dalam 12 bulan terakhir tercatat negatif US$42,4 miliar. Pembahasan lengkapnya dapat dibaca dalam artikel Earnings Amazon Q3 2026.
Penerima Manfaat AI, Intel dan Caterpillar Turun meski Hasil Melampaui Ekspektasi
Emiten yang menerima aliran belanja AI juga belum lepas dari penilaian ketat pasar.
Intel, Data Center Naik 78% tetapi Panduan Q4 Lemah
Pendapatan Intel naik 21% menjadi US$16,5 miliar. Segmen DCAI (Data Center and AI) mencapai US$7,3 miliar, naik sekitar 78%, sedangkan Foundry (layanan manufaktur chip) mencatat pendapatan US$6,7 miliar. Sementara itu, segmen Client (chip PC) melemah. Margin kotor non-GAAP tercatat sebesar 44,1%.
Panduan Q4 menjadi sumber tekanan, dengan proyeksi pendapatan US$15–16 miliar, EPS non-GAAP sebesar US$0,25, dan margin kotor 38%. Tekanan ini dipengaruhi oleh gangguan operasional pabrik di Israel dengan dampak sekitar US$300 juta, serta melemahnya permintaan PC akibat kenaikan harga chip memori. Manajemen juga memperkirakan arus kas bebas belum akan positif pada 2027.
Caterpillar, Backlog Rekor tetapi Panduan Tidak Dinaikkan
Penjualan Caterpillar naik 17% menjadi US$20,7 miliar dengan margin operasi adjusted 20,6%. Segmen Power and Energy mencapai US$8,8 miliar atau naik 18%, didorong mesin pembangkit untuk pusat data. Backlog (pesanan yang belum dikirim) mencapai rekor US$78,1 miliar, naik sekitar 96%.
Meski begitu, panduan tahunan hanya dipertahankan dan dealer mengurangi persediaan sekitar US$1,6 miliar.
Tabel 4. Intel dan Caterpillar
| Indikator | INTC | CAT |
| Pendapatan | US$16,5 miliar (+21%) | US$20,7 miliar (+17%) |
| Segmen terkait AI | DCAI +78% | Power and Energy +18% |
| EPS vs konsensus | US0,52vssekitarUS0,40 | US7,20vssekitarUS7,06 |
| Panduan | Q4 di bawah harapan | Tidak dinaikkan |
| Reaksi | Sekitar -21% | -9,25% |
Kedua emiten melampaui konsensus, tetapi pasar lebih menimbang arah kuartal berikutnya.
Konsumen dan Pembayaran, Belanja Masih Terjaga
Di luar AI, data emiten pembayaran dan minuman membantu membaca daya beli konsumen.
Tabel 5. Visa, Mastercard, dan Coca-Cola
| Indikator | V (FQ4 2026) | MA | KO |
| Pendapatan | US$12,1 miliar (+13%) | US$9,8 miliar (+14%) | US$13,4 miliar (+7%, organik +7%) |
| Volume | Payments volume +9%, cross-border +14% | GDV +7%, cross-border +11% | Volume unit +5% |
| EPS | US$3,48 non-GAAP (+17%) | US$5,31 adjusted (+21%) | US$0,91 comparable (+11%) |
| Catatan | Dividen naik 16% | Value-added services +19% | Panduan EPS 2026 naik ke minimal +11% |
*FQ4 2026 adalah kuartal fiskal keempat Visa (Juli sampai September). Cross-border adalah transaksi lintas negara, dan GDV adalah total nilai transaksi kartu.
Volume transaksi Visa dan Mastercard yang masih tumbuh menunjukkan belanja konsumen relatif terjaga, termasuk perjalanan lintas negara. Berbeda dengan P&G pekan lalu, Coca-Cola tumbuh dari kenaikan volume, bukan hanya dari kenaikan harga.
Kesehatan dan Energi, Eli Lilly Menaikkan Panduan, Minyak Ditopang Kilang
Dua sektor ini bergerak dengan pendorong yang berbeda dari tema AI.
Eli Lilly, Mounjaro dan Zepbound Dorong Panduan Naik
Pendapatan Eli Lilly naik 39% menjadi US$24,4 miliar. Mounjaro mencapai US$10,7 miliar (naik 65%), sedangkan Zepbound mencatat US$5,4 miliar (naik 49%). Panduan pendapatan 2026 dinaikkan dari US$85–87 miliar menjadi US$91–92 miliar.
Namun, panduan EPS justru turun tipis menjadi US$35–36. Penyebabnya adalah beban IPR&D (biaya akuisisi riset dan pengembangan obat yang belum disetujui) sebesar US$4,57 per saham. Beban ini dicatat sekaligus saat akuisisi, sehingga menekan laba secara akuntansi tanpa mencerminkan pelemahan penjualan.
ExxonMobil dan Chevron, Margin Kilang Mengangkat Laba
Kedua emiten minyak terintegrasi ini merilis kinerja pada 30 Oktober waktu AS.
Tabel 6. ExxonMobil dan Chevron
| Indikator | XOM | CVX |
| EPS adjusted | US$4,23 (konsensus sekitar US$4,08) | US$5,28 (konsensus sekitar US$4,87) |
| Laba | US$17,5 miliar (adjusted) | US$9,9 miliar (dilaporkan) |
| Produksi | 4,5 juta barel setara minyak per hari | 3,98 juta barel per hari (turun 3%) |
| Pengembalian dan kas | Buyback US$5,1 miliar, rencana buyback 2027 US$20 miliar | Free cash flow US$12,0 miliar |
Laba kedua emiten terangkat margin kilang, sejalan dengan Valero pekan lalu. Kilang ExxonMobil di Gulf Coast AS beroperasi penuh, sedangkan kilang Chevron mencatat rekor volume pengolahan. Bisnis kilang tetap bersifat siklis, sehingga margin setinggi ini belum tentu bertahan.
Mengapa Saham Turun meski Hasil Melampaui Ekspektasi?
Pekan ini kembali menunjukkan bahwa hasil di atas konsensus bukan jaminan kenaikan harga.
- Panduan lebih penting dari hasil historis. Intel dan Caterpillar melampaui konsensus, tetapi panduan kuartal berikutnya yang lebih lemah dari harapan membuat sahamnya turun.
- Arus kas bebas dan kebutuhan pendanaan. Alphabet dan Amazon mencatat arus kas bebas negatif, sementara Microsoft tetap positif. Selisih inilah yang membedakan reaksi ketiganya.
- Ekspektasi sudah tinggi sebelum rilis. Caterpillar masih diperdagangkan sekitar 25 kali perkiraan laba setelah koreksi, sehingga ruang untuk kejutan positif menjadi lebih sempit.
- Kualitas laba. Rugi investasi Alphabet, efek basis tinggi Amazon dari untung investasi tahun lalu, dan beban IPR&D Eli Lilly membuat angka laba perlu dibaca lebih teliti.
Agenda Berikutnya dan Artinya bagi Pasar Saham Indonesia
Setelah pekan padat ini, perhatian bergeser ke agenda berikut.
- 1 November. Bursa AS keluar dari DST (waktu musim panas), sehingga sesi reguler mulai 21.30 WIB.
- 2 November waktu AS. Apple merilis kinerja kuartal fiskal keempat.
- 3 November. Pemilu sela AS.
- 9 Desember waktu AS. Keputusan FOMC, dengan pasar memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga.
- Pertengahan hingga akhir November. Earnings Nvidia, menjadi ujian berikutnya bagi tema AI.
Bagi pasar Indonesia, yield obligasi pemerintah AS (UST) 10 tahun yang berada di atas 5% cenderung menarik dana global kembali ke AS. Sentimen ini juga memengaruhi emiten terkait AI dan energi, serta harga minyak. Untuk saham dalam negeri, Anda dapat membaca juga rangkuman laporan keuangan Q3 2026 BMRI, BBCA, dan BBNI.
Anda dapat menggunakan fitur Broker Summary dengan filter investor asing di Ajaib Terminal untuk memantau arah dana asing di saham Indonesia.
Pantau Pergerakan Saham AS dan Diversifikasi di Ajaib
Musim laporan keuangan membuat volatilitas meningkat, sehingga pemantauan dan diversifikasi menjadi penting. Mulai 2 November, sesi reguler bursa AS dibuka pukul 21.30 WIB, sedangkan sesi pre-market di Ajaib dibuka mulai 15.00 WIB.
Fitur berikut membantu memantaunya:
- Watchlist. Simpan saham Big Tech, pembayaran, dan energi dalam satu daftar.
- Heatmap sektor dan industri. Lihat sekilas sektor yang menguat atau melemah setelah rilis earnings.
- Berita dan agenda emiten. Ikuti jadwal earnings berikutnya, termasuk Apple dan Nvidia.
- Transaksi mulai US$1. Saham AS dapat dibeli secara pecahan (fractional).
Selain saham AS dan ETF, Anda dapat mendiversifikasi portofolio ke saham Indonesia, reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap, SBN, Tabungan Ajaib, serta aset kripto di Ajaib.
Pekan ini memperlihatkan bahwa pasar makin selektif membaca earnings, terutama terkait arus kas dan panduan ke depan. Pantau pergerakan saham AS pilihan Anda dan mulai trading lebih cepat dengan Ajaib. Download sekarang!
Disclaimer: Investasi saham AS mengandung risiko, termasuk risiko nilai tukar, dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi ini disusun melalui riset internal Ajaib, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Profil Penulis
Writer
-
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!