Saham AS

Rangkuman Earnings Q3 2026 Wall Street, dari JPMorgan, ASML hingga UnitedHealth

Afif Alfaris•October 17, 2026

Rangkuman Earnings Q3 2026 Wall Street, dari JPMorgan dan ASML hingga UnitedHealth

Key Takeaways

  • Laba S&P 500 kuartal III diproyeksikan tumbuh 29,6% Y/Y (dibanding tahun sebelumnya), dipimpin energi dan teknologi.
  • 9 dari 11 emiten melampaui konsensus EPS (laba per saham), tetapi 10 sahamnya turun di hari rilis.
  • Trading saham lima bank besar naik ±43% Y/Y. ASML dan TSMC mencetak rekor berkat AI, sementara indeks chip turun 8% sepekan.
  • Fokus berikutnya: rapat The Fed 27 hingga 28 Oktober dengan peluang kenaikan suku bunga ±50%, dan laporan raksasa teknologi mulai 20 Oktober.

Earnings Wall Street Pekan Ini

Musim laporan keuangan kuartal III 2026 mulai memberikan gambaran tentang kondisi korporasi AS. Sejumlah bank besar melaporkan pertumbuhan pendapatan dari trading, sementara perusahaan semikonduktor mencatat permintaan AI yang kuat. Namun, reaksi saham menunjukkan bahwa hasil di atas ekspektasi belum tentu cukup untuk mendorong harga naik.

Berikut jadwal rilis dan ringkasan hasil sejumlah emiten utama pekan ini.

Tabel A. Jadwal Rilis Emiten Kunci (13 hingga 16 Oktober 2026)

TanggalEmiten
13 OktoberJPMorgan, Goldman Sachs, Citigroup, Wells Fargo, UnitedHealth, J&J
14 OktoberASML, Bank of America, Morgan Stanley, BlackRock
15 OktoberTSMC, Charles Schwab, PNC, U.S. Bancorp, BNY
16 OktoberTravelers, Truist, M&T Bank, Regions, Citizens

Tabel B. Ringkasan Hasil Emiten Kunci Q3 2026

EmitenEPS (konsensus)Pendapatan, miliar (konsensus)Reaksi hari rilis
JPMorgan5,57 (5,90-5,93)50,9 (±51,3)-0,86%
Goldman Sachs17,01 (13,02-13,09)18,68 (16,86)-0,23%
Citigroup2,85 (2,65)23,85 (23,72)-5,60%
Wells Fargo1,87 (1,84-1,85)21,87 (22,31-22,40)-3,10%
UnitedHealth4,69 (4,12)112,7 (111,3)-0,20%
Johnson & Johnson2,59 (2,51-2,54)25,40 (25,38-25,44)-5,73%
ASML€12,95 (di atas)€11,66 (batas atas guidance)-3,94%
Bank of America1,08 (1,10)±30,0 (30,58)-4,76%
Morgan Stanley3,03 (2,83-2,95)20,34 (19,74-19,96)-2,75%
BlackRock15,93 (14,15-14,30)7,75 (7,40-7,44)+0,72%
TSMC4,60 per ADR (4,46-4,48)46,72 (45,4-45,7)-1,80%
*Dalam dolar AS, kecuali ASML yang menggunakan euro.

Seberapa Sehat Korporasi AS di Awal Musim Laporan Q3 2026?

Per 9 Oktober, FactSet memproyeksikan laba S&P 500 kuartal III tumbuh 29,6% dan pendapatan 12,4%, dipimpin energi (121,1%) dan teknologi informasi (65,1%). Keuangan diproyeksikan 3,0% dan kesehatan 4,2% (akhir Juni 8,7%).

Sebanyak 72 emiten merilis guidance (proyeksi manajemen) EPS positif, terbanyak sejak 2006. Laba aktual historis rata-rata melampaui estimasi 7,5% hingga 8%, sehingga pertumbuhan riil berpeluang di atas 35%.

Di Tabel B, 9 dari 11 emiten melampaui konsensus EPS dan 7 melampaui konsensus pendapatan, tetapi hanya BlackRock yang sahamnya naik di hari rilis. Fundamental sehat, namun standar pasar tinggi dan latar makro kurang mendukung: pada 14 Oktober, CPI (indeks harga konsumen) AS 3,7% mendorong yield (imbal hasil) Treasury 10 tahun ke ±5,27% dan S&P 500 turun 1,11%.

Perbankan AS, Trading Saham Jadi Mesin Utama Laba

Bank-bank besar AS membuka musim laporan keuangan dengan pertumbuhan aktivitas pasar modal, terutama trading saham dan investment banking. Berikut perbandingan kinerja lima bank besar.

Tabel 1. Trading dan Investment Banking Lima Bank Besar (Q3 2026, Y/Y)

BankTrading sahamTrading obligasi (FICC)Investment banking (IB)
JPMorgan5,0 (+49%)5,4 (-4%)3,0 (+14%)
Goldman Sachs6,44 (+72%)3,47 (-1%)3,22 (+21%)
Morgan Stanley5,80 (+41%)2,01 (-7%)2,16 (+2%)
Citigroup1,7 (+14%)4,4 (+4%)1,35 (+9%)
Bank of America2,5 (+10%)2,5 (-17%)1,8 (-11%)

*Miliar dolar AS. FICC: obligasi, mata uang, dan komoditas. Hitungan Ajaib: total trading saham 21,4 miliar dolar AS (+43%), FICC -4%, IB empat bank tanpa BAC +13%. BAC tanpa DVA (penyesuaian nilai wajar utang).

Baca juga: Laba per Saham JPMorgan Naik 10%, Kualitas Laba Morgan Stanley, dan Laporan Keuangan BlackRock Q3 2026

JPMorgan Membuka Musim dengan Laba US$15,3 Miliar

Laba bersih naik 6,3% dan EPS 9,9%, keduanya di bawah konsensus. NII (pendapatan bunga bersih) naik 13%, lebih dari separuhnya dari unit Markets. Buyback (pembelian kembali saham) dikurangi signifikan, dividen naik 10%.

Goldman Unggul, BAC dan Wells Fargo di Bawah Ekspektasi

EPS Goldman ±30% di atas konsensus berkat trading saham +72%. Morgan Stanley mencetak rekor pendapatan wealth management (pengelolaan kekayaan), tetapi sahamnya turun 2,75% seiring FICC dan IB yang turun Q/Q (dibanding kuartal sebelumnya).

Bank of America mencatat denda regulasi US$1,2 miliar dan FICC -17%, sedangkan pendapatan Wells Fargo di bawah perkiraan. Citigroup turun 5,6% meski EPS di atas konsensus, seiring trading dan IB yang turun 13% Q/Q, dengan pertumbuhan EPS terbantu basis rendah. BlackRock naik dengan inflow (dana bersih masuk) 205 miliar dolar AS.

Semikonduktor, Permintaan AI Kuat tetapi Saham Chip Tertekan

Berikut kinerja dua pemasok utama chip AI.

Tabel 2. Kinerja ASML dan TSMC Q3 2026

MetrikASMLTSMC
Pendapatan€11,66 miliar (+55,2% Y/Y)46,72 miliar dolar AS (+41,2% Y/Y)
Gross margin (margin kotor)57,5%66,4% (Q2: 67,7%)
Laba bersih€4,96 miliarNT$763,1 miliar (+68,7% Y/Y)
Guidance Q4 2026€14,2-15,2 miliar52,3-54,3 miliar dolar AS, gross margin 65-67%
CatatanPasokan 2027-2028 di bawah permintaan3nm 33% dan 2nm 8% dari pendapatan wafer

*Laba ASML termasuk keuntungan revaluasi investasi Mistral AI ±€510 juta sebelum pajak.

Sebagian pelanggan ASML ingin memesan untuk 2029 hingga 2030, sinyal belanja AI belum melambat. HPC (high performance computing, termasuk chip AI) menjadi kontributor terbesar TSMC, sementara manajemen mencermati tekanan di segmen konsumen yang sensitif harga.

Namun, SOXX (ETF saham chip AS) turun 8,0% pada 9 hingga 15 Oktober seiring kekhawatiran utang CoreWeave (penyedia cloud AI), yield tinggi, komentar soal belanja AI yang spekulatif, dan persaingan chip memori Tiongkok. Pasar tidak meragukan permintaan, tetapi mulai menimbang keberlanjutan pendanaan AI.

Sektor Kesehatan, UnitedHealth Pulih saat J&J Tertekan

Sebagian dana dari saham AI berpindah ke sektor defensif seperti kesehatan.

UnitedHealth Naik Setelah Menaikkan Guidance

EPS adjusted naik 61% Y/Y, medical care ratio (porsi premi untuk klaim medis) turun ke 88,4% dari 89,9%, dan guidance EPS 2026 naik menjadi minimal US$20,50.

Rasio itu terbantu pelepasan cadangan klaim lama US$610 juta. Pendapatan turun 0,4% dan peserta turun ke 48,3 juta dari 50,1 juta, sehingga laba pulih lewat margin, bukan pertumbuhan peserta. Saham datar di hari rilis, lalu naik 7,4% dari harga sebelum rilis hingga 15 Oktober.

J&J Melampaui Estimasi Laba, Saham Turun 5,7%

EPS adjusted di atas konsensus tetapi turun 7,5% Y/Y, sedangkan EPS GAAP (standar akuntansi AS) 0,09 dolar AS akibat beban litigasi bedak talk. Penjualan MedTech (alat kesehatan) US$8,64 miliar (+2,5%) di bawah perkiraan, terutama Abiomed. Guidance 2026 naik tipis ke penjualan 101,0-101,4 miliar dolar AS dan EPS 11,05-11,15 dolar AS.

Mengapa Saham Bisa Turun Meski Laba di Atas Estimasi?

Pola J&J terlihat di banyak emiten. Tabel berikut memisahkan faktor emiten dan sektor.

Tabel 3. Reaksi Saham vs ETF Sektor di Hari Rilis

EmitenReaksi sahamETF sektorSelisih (poin)
Citigroup-5,60%XLF -0,42%-5,18
J&J-5,73%XLV -1,35%-4,38
Bank of America-4,76%XLF -0,55%-4,21
Morgan Stanley-2,75%XLF -0,55%-2,20
ASML-3,94%SOXX -4,50%+0,56
UnitedHealth-0,20%XLV -1,35%+1,15
BlackRock+0,72%XLF -0,55%+1,27

*Hitungan Ajaib: reaksi saham dikurangi reaksi ETF sektor. Ukuran ini kasar karena emiten besar termasuk dalam ETF-nya.

Ada empat penyebab yang paling sering muncul.

  • Kualitas beat. Sebagian angka dipengaruhi pos sekali jalan, seperti keuntungan investasi ASML dan BlackRock, pelepasan cadangan UnitedHealth, dan beban litigasi J&J.
  • Ekspektasi sudah tinggi. Contohnya Morgan Stanley setelah rekor kuartal II.
  • Proyeksi lebih penting. Contohnya arah margin TSMC, penjualan MedTech J&J, dan penurunan Q/Q Citigroup.
  • Arus makro dan sektor. CPI tinggi, yield di atas 5%, dan aksi jual saham AI.

ASML turun lebih kecil dari sektor chip, sehingga penurunannya lebih mencerminkan sentimen sektor daripada isi laporan.

Agenda Berikutnya, The Fed dan Laporan Raksasa Teknologi

Agenda berikut dapat mengubah sentimen.

Tabel 4. Kalender Katalis Saham AS

Tanggal (waktu AS)AgendaWaktu WIB
20 OktoberNetflixDini hari 21 Oktober
21 OktoberTeslaDini hari 22 Oktober
27-28 OktoberFOMC (rapat suku bunga The Fed)Keputusan ±01.00, 29 Oktober
28 OktoberMicrosoft, Alphabet, Meta (estimasi)Microsoft ±03.00, 29 Oktober
29 OktoberAmazon (estimasi), IntelDini hari 30 Oktober
2 NovemberApple±04.30, 3 November
17 NovemberNvidia (estimasi)Dini hari 18 November

*WIB mengikuti berakhirnya jam musim panas AS 1 November. Tanggal estimasi dapat berubah.

Peluang kenaikan suku bunga Oktober di CME FedWatch naik dari 23,8% sebelum rilis CPI menjadi 51,5%.

Dini hari 29 Oktober WIB menjadi titik terpadat: keputusan The Fed keluar dua jam sebelum laporan Microsoft dan Alphabet, yang menguji keberlanjutan belanja AI.

Apa Artinya bagi Pasar Saham Indonesia?

Dampaknya ke BEI mengalir lewat tiga jalur.

  • Suku bunga AS. Yield di atas 5% dan peluang kenaikan suku bunga dapat menahan arus dana ke pasar berkembang. IHSG turun 1,33% ke 5.863,78 pada 15 Oktober.
  • Aksi jual chip di Asia. KOSPI turun 7,57% pada 15 Oktober, tujuh sesi beruntun. Bursa Indonesia relatif tidak terpapar chip, tetapi menunggu pembaruan MSCI (penyusun indeks acuan dana global) menjelang review November.
  • Asing selektif. Pada 14 Oktober, asing jual bersih Rp1,13 triliun, sebagian besar BYAN di pasar negosiasi, tetapi beli bersih BBCA Rp216,6 miliar.

Anda dapat memantau arus asing di BBCA, BBRI, BMRI, dan TLKM menjelang keputusan The Fed lewat fitur Foreign Flow dan Broker Summary di Ajaib Terminal.

Pantau Pergerakan Saham AS dan Mulai Trading di Ajaib

Laba korporasi AS masih kuat, tetapi pasar lebih menilai kualitas dan proyeksinya. Fitur berikut membantu memantaunya.

  • Watchlist. Kelompokkan saham bank, chip, dan kesehatan.
  • Heatmap sektor. Bedakan pergerakan emiten dari sektornya.
  • Kalender events. Tandai FOMC dan laporan raksasa teknologi.
  • Transaksi mulai US$1. Atur ukuran posisi sesuai profil risiko.

Anda juga dapat mempertimbangkan ETF Amerika untuk eksposur ke banyak saham sekaligus. Download Ajaib dan mulai berinvestasi sesuai profil risiko serta tujuan finansial Anda.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham AS mengandung risiko, termasuk risiko nilai tukar, dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Informasi ini disusun melalui riset internal Ajaib, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Profil Penulis

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!