




















Bank of America Corp
IPO SpaceX Cetak Rekor, Bank dan Investor Awal Ikut Panen Cuan SpaceX melantai di Nasdaq 12 Juni 2026 dengan kode SPCX, mencetak IPO terbesar dalam sejarah. Perusahaan melepas 555,6 juta saham di harga $135, meraih 75 miliar USD dengan valuasi awal 1,77 triliun USD. Saham ditutup di 160,95 dolar AS, naik 19,22% pada hari pertama, kapitalisasi pasar tembus 2 triliun dolar AS dan SpaceX jadi perusahaan publik terbesar keenam di AS. Total permintaan lebih dari 350 miliar dolar AS, MSCI mengonfirmasi inklusi indeks large cap mulai 13 Juni. IPO terbesar ini juga menguntungkan beberapa saham: *Investment Bank - $GS , $MS, $BAC, $C, $JPM: Sindikat penjamin emisi terdiri dari 21-23 bank, dengan $GS sebagai lead left underwriter. Total fee underwriting sekitar 500 juta dolar AS atau 0,67% dari nilai IPO, jauh di bawah rata-rata mega deal yang biasanya 1-2%. $GS dan $MS masing-masing meraih sekitar 100 juta dolar AS, sementara bulge bracket lain masing-masing kebagian sekitar 75 juta dolar AS. *Investor awal - $GOOGL: Alphabet menanam 900 juta dolar AS pada 2015 untuk sekitar 7% saham SpaceX. Posisi ini kini bernilai lebih dari 100 miliar dolar AS, jadi salah satu early bet paling cuan di sektor teknologi. *Investment trust - SMT (Scottish Mortgage, Baillie Gifford): Posisi senilai 200 juta dolar AS sejak 2018 kini berkembang jadi sekitar 3,3 miliar dolar AS, dengan eksposur SpaceX di atas 15% dari total NAV trust. *Asset manager - $BLK: BlackRock menempatkan order senilai 5 miliar dolar AS dalam IPO ini, menambah eksposurnya ke SpaceX lewat berbagai produk dana yang dikelola. Disclaimer ON!
Analisis Teknikal — 8 Juli 2026 *(Swing Buy) $XOM Closing Price: $141,69 TP: $155,00 SL: $135,30 *(Accum Buy) $MU Closing Price: $938,38 TP: $1082,00 SL: $855,00 *(Swing Buy) $BAC Closing Price: $59,86 TP: $64,00 SL: $56,00 Disclaimer ON!
Bulge Bracket Catat Kinerja Solid di Kuartal II 2026, Didorong Lonjakan Pendapatan Trading dan Investment Banking Empat bank besar Wall Street, JPMorgan, Bank of America, Citi, dan Goldman Sachs, mencatat kinerja kuartal II 2026 yang melampaui ekspektasi analis, dengan tren utama berupa lonjakan pendapatan trading ekuitas dan investment banking di seluruh sektor. Kondisi ini mencerminkan tingginya volatilitas pasar dan aktivitas M&A yang didorong oleh gelombang investasi infrastruktur AI, sementara kinerja consumer banking relatif stabil namun bukan menjadi sorotan utama musim laporan keuangan kali ini. * $JPM mencatat laba bersih senilai US$16,9 miliar dengan ROTC 23%, ditopang pendapatan CIB yang naik 27% YoY dan pendapatan ekuitas melonjak 86%. Manajemen menaikkan proyeksi NII dan menegaskan tidak ada perubahan pada linimasa suksesi CEO Jamie Dimon meski dua co-president baru diangkat. * $BAC melaporkan pendapatan naik 15% YoY dengan laba bersih tumbuh 27%, didukung sembilan kuartal beruntun pertumbuhan pinjaman dan pendapatan ekuitas rekor US$3,6 miliar. Manajemen menaikkan proyeksi operating leverage penuh tahun 2026 ke kisaran 300-400 bps, mencerminkan keyakinan atas momentum yang berkelanjutan. * $C melihat lima segmen bisnis mencatat pertumbuhan, menghasilkan pendapatan kuartalan terbaik dalam satu dekade dan kenaikan dividen 12%. Meski demikian, ROTE Citi di level 13% masih tertinggal dari kompetitor, mengindikasikan proses transformasi masih berjalan. * $GS mencatat EPS rekor US$20,98 dan ROTE 25,5%, dengan backlog investment banking mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir. Eksposur GS yang paling besar terhadap bisnis trading dan IB membuatnya paling diuntungkan oleh siklus pasar saat ini, namun juga paling rentan jika momentum melambat di semester dua. Disclaimer ON!
Analisis Teknikal — 20 Juli 2026 *(Swing Buy) $DASH Closing Price: $184,14 TP: $194,25 SL: $178,00 *(Swing Buy) $SCHW Closing Price: $101,56 TP: $103,95 SL: $100,62 *(Swing Buy) $BAC Closing Price: $61,30 TP: $63,00 SL: $60,60 Disclaimer ON!
IPO SpaceX Cetak Rekor, Bank dan Investor Awal Ikut Panen Cuan SpaceX melantai di Nasdaq 12 Juni 2026 dengan kode SPCX, mencetak IPO terbesar dalam sejarah. Perusahaan melepas 555,6 juta saham di harga $135, meraih 75 miliar USD dengan valuasi awal 1,77 triliun USD. Saham ditutup di 160,95 dolar AS, naik 19,22% pada hari pertama, kapitalisasi pasar tembus 2 triliun dolar AS dan SpaceX jadi perusahaan publik terbesar keenam di AS. Total permintaan lebih dari 350 miliar dolar AS, MSCI mengonfirmasi inklusi indeks large cap mulai 13 Juni. IPO terbesar ini juga menguntungkan beberapa saham: *Investment Bank - $GS , $MS, $BAC, $C, $JPM: Sindikat penjamin emisi terdiri dari 21-23 bank, dengan $GS sebagai lead left underwriter. Total fee underwriting sekitar 500 juta dolar AS atau 0,67% dari nilai IPO, jauh di bawah rata-rata mega deal yang biasanya 1-2%. $GS dan $MS masing-masing meraih sekitar 100 juta dolar AS, sementara bulge bracket lain masing-masing kebagian sekitar 75 juta dolar AS. *Investor awal - $GOOGL: Alphabet menanam 900 juta dolar AS pada 2015 untuk sekitar 7% saham SpaceX. Posisi ini kini bernilai lebih dari 100 miliar dolar AS, jadi salah satu early bet paling cuan di sektor teknologi. *Investment trust - SMT (Scottish Mortgage, Baillie Gifford): Posisi senilai 200 juta dolar AS sejak 2018 kini berkembang jadi sekitar 3,3 miliar dolar AS, dengan eksposur SpaceX di atas 15% dari total NAV trust. *Asset manager - $BLK: BlackRock menempatkan order senilai 5 miliar dolar AS dalam IPO ini, menambah eksposurnya ke SpaceX lewat berbagai produk dana yang dikelola. Disclaimer ON!
Analisis Teknikal — 8 Juli 2026 *(Swing Buy) $XOM Closing Price: $141,69 TP: $155,00 SL: $135,30 *(Accum Buy) $MU Closing Price: $938,38 TP: $1082,00 SL: $855,00 *(Swing Buy) $BAC Closing Price: $59,86 TP: $64,00 SL: $56,00 Disclaimer ON!
Bulge Bracket Catat Kinerja Solid di Kuartal II 2026, Didorong Lonjakan Pendapatan Trading dan Investment Banking Empat bank besar Wall Street, JPMorgan, Bank of America, Citi, dan Goldman Sachs, mencatat kinerja kuartal II 2026 yang melampaui ekspektasi analis, dengan tren utama berupa lonjakan pendapatan trading ekuitas dan investment banking di seluruh sektor. Kondisi ini mencerminkan tingginya volatilitas pasar dan aktivitas M&A yang didorong oleh gelombang investasi infrastruktur AI, sementara kinerja consumer banking relatif stabil namun bukan menjadi sorotan utama musim laporan keuangan kali ini. * $JPM mencatat laba bersih senilai US$16,9 miliar dengan ROTC 23%, ditopang pendapatan CIB yang naik 27% YoY dan pendapatan ekuitas melonjak 86%. Manajemen menaikkan proyeksi NII dan menegaskan tidak ada perubahan pada linimasa suksesi CEO Jamie Dimon meski dua co-president baru diangkat. * $BAC melaporkan pendapatan naik 15% YoY dengan laba bersih tumbuh 27%, didukung sembilan kuartal beruntun pertumbuhan pinjaman dan pendapatan ekuitas rekor US$3,6 miliar. Manajemen menaikkan proyeksi operating leverage penuh tahun 2026 ke kisaran 300-400 bps, mencerminkan keyakinan atas momentum yang berkelanjutan. * $C melihat lima segmen bisnis mencatat pertumbuhan, menghasilkan pendapatan kuartalan terbaik dalam satu dekade dan kenaikan dividen 12%. Meski demikian, ROTE Citi di level 13% masih tertinggal dari kompetitor, mengindikasikan proses transformasi masih berjalan. * $GS mencatat EPS rekor US$20,98 dan ROTE 25,5%, dengan backlog investment banking mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir. Eksposur GS yang paling besar terhadap bisnis trading dan IB membuatnya paling diuntungkan oleh siklus pasar saat ini, namun juga paling rentan jika momentum melambat di semester dua. Disclaimer ON!