
juwex
Admin
Bergabung 26 September 2025

Bergabung 26 September 2025
$ISRG — Intuitive Surgical Cetak Kinerja Solid di Q2 2026, Laba Melampaui Ekspektasi Pasar Intuitive Surgical membukukan pendapatan Q2 2026 sebesar $2,89 miliar (+19% yoy, beat +2,37% dari estimasi $2,8 miliar) dan adj. EPS $2,80 (beat +12,90%, dibantu manfaat pajak $36 juta dari refund IEEPA). Margin operasi non-GAAP naik ke 42% (+28% yoy). Saham flat di $345,42 meski laba beat ganda. Total prosedur tumbuh 16% yoy (Da Vinci +15%, ion +36%), namun pertumbuhan Da Vinci di AS melambat ke 12% akibat perubahan subsidi ACA yang menekan prosedur elektif/deferrable. Perusahaan menempatkan 468 sistem Da Vinci dan 55 sistem ion sepanjang kuartal, termasuk 246 unit Da Vinci 5. Basis instalasi global kini 13.000 sistem, dengan Da Vinci 5 mencapai 1.700 unit dan digunakan 15.000 surgeon. ISRG juga mengumumkan program instrumen extended-use mulai H1 2027 untuk prosedur volume tinggi, dengan dampak finansial akan dirinci pada earnings call berikutnya. Guidance FY26: pertumbuhan prosedur Da Vinci tetap 13,5%–15,5%, margin kotor non-GAAP naik ke 68%–69%, dan pertumbuhan opex non-GAAP naik ke 11%–13%. Insight: Beat ganda menegaskan momentum bisnis inti tetap kuat dengan margin ekspansi solid dari skala Da Vinci 5. Perlambatan Da Vinci AS akibat ACA jadi headwind jangka pendek untuk dicermati, meski adopsi global masih ekspansif. Kenaikan guidance margin kotor menunjukkan keyakinan manajemen pada efisiensi biaya, sementara extended-use program berpotensi jadi katalis margin tambahan mulai 2027.
Analisis Teknikal — 20 Juli 2026 *(Swing Buy) $DASH Closing Price: $184,14 TP: $194,25 SL: $178,00 *(Swing Buy) $SCHW Closing Price: $101,56 TP: $103,95 SL: $100,62 *(Swing Buy) $BAC Closing Price: $61,30 TP: $63,00 SL: $60,60 Disclaimer ON!
Analisis Teknikal — 16 Juli 2026 *(Swing Buy) $UNP Closing Price: $355,38 TP: $361,00 SL: $352,00 *(Swing Buy) $GEV Closing Price: $1.052,55 TP: $1.101,00 SL: $1.032,00 *(Swing Buy) $MSFT Closing Price: $397,1 TP: $411,00 SL: $378,00 Disclaimer ON!
$PYPL Melonjak 17.2% Usai Tawaran Akuisisi $53 Miliar dari Stripe-Advent PayPal melesat 17.20% ke US$55.52 pada penutupan Selasa (15 Juli), kenaikan harian terbesar sejak spin-off 2015. Reuters melaporkan Stripe dan private equity Advent International mengajukan tawaran bersama $60.50/saham (premium 28%), menilai PayPal lebih dari $53 miliar dengan dukungan pembiayaan bank $50 miliar. Kedua pihak akan berbagi kepemilikan setara tanpa memecah perusahaan, dewan direksi PayPal dijadwalkan bertemu paling cepat 20 Juli untuk membahas tawaran ini. Michael Burry menyebut tawaran ini terlalu rendah, dengan sejumlah analis menilai fair value di atas $80/saham. Odds Polymarket untuk deal rampung melompat ke 77%, volume perdagangan naik hampir 6x rata-rata harian, dan saham ditutup di atas MA200 untuk pertama kalinya sejak Oktober 2025. Insight: Reaksi harga yang mendekati level tawaran mengindikasikan pasar sudah pricing-in potensi bidding war atau counter-offer lebih tinggi. Pertemuan dewan 20 Juli jadi katalis jangka pendek paling krusial, dimana penolakan bisa memicu tekanan jual balik, sementara sinyal keterbukaan negosiasi bisa mendorong rally lanjutan.
IBM Anjlok 25%, Penurunan Harian Terbesar dalam Sejarah Perusahaan $IBM mengalami penurunan harga saham terbesar dalam sejarahnya pada Selasa (14 Juli 2026), anjlok sekitar 25% dari US$290,23 ke sekitar US$217, melampaui rekor penurunan sebelumnya pada Oktober 1987 (-23,7%). Penurunan dipicu oleh peringatan mengejutkan dari CEO Arvind Krishna yang merilis hasil awal kuartal II 2026 lebih cepat dari jadwal, sebelum laporan resmi pada 22 Juli. Pendapatan kuartalan tercatat US$17,2 miliar (naik 1% YoY), meleset dari konsensus analis sebesar US$17,86 miliar, dengan EPS operasional US$2,93 vs ekspektasi US$3,01. Krishna menjelaskan bahwa klien menggeser belanja modal ke arah server, storage, dan memory untuk mengamankan pasokan sebelum kenaikan harga terkait tarif, sehingga menggerus penjualan software dan mainframe (termasuk rollout mainframe z17) yang marginnya lebih tinggi. "This quarter we faltered," tulis Krishna dalam surat kepada investor, mengakui bahwa banyak transaksi besar gagal ditutup sesuai jadwal. Insight: Pergeseran capex klien dari software/mainframe ke hardware mencerminkan risiko struktural dimana pelanggan lebih memilih membeli hardware sekarang untuk menghindari kenaikan harga akibat tarif, mengorbankan pembelian solusi bermargin tinggi milik IBM. Pasar bereaksi tajam karena hal ini menimbulkan pertanyaan soal daya tahan model bisnis software/mainframe IBM di tengah ketidakpastian tarif dan kelangkaan memory global.
Bulge Bracket Catat Kinerja Solid di Kuartal II 2026, Didorong Lonjakan Pendapatan Trading dan Investment Banking Empat bank besar Wall Street, JPMorgan, Bank of America, Citi, dan Goldman Sachs, mencatat kinerja kuartal II 2026 yang melampaui ekspektasi analis, dengan tren utama berupa lonjakan pendapatan trading ekuitas dan investment banking di seluruh sektor. Kondisi ini mencerminkan tingginya volatilitas pasar dan aktivitas M&A yang didorong oleh gelombang investasi infrastruktur AI, sementara kinerja consumer banking relatif stabil namun bukan menjadi sorotan utama musim laporan keuangan kali ini. * $JPM mencatat laba bersih senilai US$16,9 miliar dengan ROTC 23%, ditopang pendapatan CIB yang naik 27% YoY dan pendapatan ekuitas melonjak 86%. Manajemen menaikkan proyeksi NII dan menegaskan tidak ada perubahan pada linimasa suksesi CEO Jamie Dimon meski dua co-president baru diangkat. * $BAC melaporkan pendapatan naik 15% YoY dengan laba bersih tumbuh 27%, didukung sembilan kuartal beruntun pertumbuhan pinjaman dan pendapatan ekuitas rekor US$3,6 miliar. Manajemen menaikkan proyeksi operating leverage penuh tahun 2026 ke kisaran 300-400 bps, mencerminkan keyakinan atas momentum yang berkelanjutan. * $C melihat lima segmen bisnis mencatat pertumbuhan, menghasilkan pendapatan kuartalan terbaik dalam satu dekade dan kenaikan dividen 12%. Meski demikian, ROTE Citi di level 13% masih tertinggal dari kompetitor, mengindikasikan proses transformasi masih berjalan. * $GS mencatat EPS rekor US$20,98 dan ROTE 25,5%, dengan backlog investment banking mencapai level tertinggi dalam lima tahun terakhir. Eksposur GS yang paling besar terhadap bisnis trading dan IB membuatnya paling diuntungkan oleh siklus pasar saat ini, namun juga paling rentan jika momentum melambat di semester dua. Disclaimer ON!
XOM Melonjak 4,05% Usai Trump Berlakukan Kembali Blokade Iran dan Pungutan Kargo Hormuz ExxonMobil ($XOM) ditutup US$144,51 pada 13 Juli, naik 4,05% dan menguat lanjutan 0,36% setelah jam perdagangan ke US$145,03, mengungguli S&P 500. Penguatan ini mengikuti lonjakan harga minyak setelah Presiden Trump memberlakukan kembali blokade angkatan laut AS terhadap Iran dan mengumumkan pungutan 20% untuk kargo yang melintasi Selat Hormuz, menyusul serangan rudal dan drone intensif antara AS dan Iran sepanjang akhir pekan yang mengancam gencatan senjata pertengahan Juni. Brent naik hampir 5% ke sekitar US$79,65 per barel dan WTI menguat 5% ke sekitar US$74,98, mendorong sektor energi naik sekitar 2,45%. Konsensus memperkirakan windfall profit sekitar US$5 miliar bagi Exxon pada kuartal kedua, ditambah ekspansi Proyek Usan Infill senilai US$1 miliar di Nigeria. Insight: Kenaikan ini mencerminkan premi risiko geopolitik, bukan pergeseran demand fundamental, sehingga keberlanjutannya bergantung pada eskalasi lanjutan di Hormuz. Pungutan 20% AS berpotensi menghadapi tantangan legalitas internasional, sehingga data lalu lintas pelayaran dan respons Iran lebih layak dicermati dibanding pergerakan harga saja.
Analisis Teknikal — 14 Juli 2026 *(Swing Buy) $MTB Closing Price: $242,55 TP: $255,00 SL: $235,00 *(Accum Buy) $C Closing Price: $140,71 TP: $151,00 SL: $134,00 *(Swing Buy) $MA Closing Price: $562,00 TP: $559,00 SL: $514,00 Disclaimer ON!
DAL Catat Pendapatan Rekor $17,7 Miliar, Pertahankan Outlook Bullish Sepanjang Tahun Delta Air Lines ($DAL) membukukan pendapatan rekor kuartal Juni sebesar $17,7 miliar, tumbuh 14% secara tahunan dengan pertumbuhan kapasitas hanya sekitar 1%, menghasilkan laba pra-pajak $1,4 miliar dan EPS $1,56, sementara margin operasi mencapai 9%. Maskapai ini mempertahankan panduan EPS setahun penuh di kisaran $6,50-$7,50, yang mengimplikasikan pertumbuhan 20%, bersama proyeksi arus kas bebas $3-$4 miliar, target yang tetap dipertahankan manajemen meski biaya bahan bakar diperkirakan naik hampir $4 miliar tahun ini. Untuk kuartal September, Delta memproyeksikan pertumbuhan pendapatan di kisaran mid-teens, margin operasi 11% hingga 13%, dan EPS $2,00 hingga $2,50, naik signifikan dari $1,70 pada periode yang sama tahun lalu, dengan pertumbuhan kapasitas yang kembali berada di kisaran 1%. Kemitraan co-brand dengan American Express tetap menjadi sorotan positif, dengan belanja kartu tumbuh dua digit selama tujuh kuartal berturut-turut dan remunerasi yang diproyeksikan mencapai $9 miliar tahun ini, naik 10% secara tahunan. Segmen MRO (perawatan dan perbaikan pesawat) Delta juga tumbuh pesat, diproyeksikan mencapai pendapatan $1,2 miliar tahun ini, naik hampir 50%, dengan manajemen menargetkan penggandaan bisnis ini dalam beberapa tahun ke depan. Insight: Disiplin margin dan penahanan kapasitas menjadi pendorong utama operating leverage Delta di kuartal Juni maupun panduan September. Guidance FCF yang bertahan meski biaya bahan bakar naik $4 miliar menandakan pricing power dan kontrol biaya yang kuat, bukan sekadar demand. Segmen Amex dan MRO menambah sumber pendapatan bermargin tinggi dan kurang siklikal, mengurangi ketergantungan Delta pada harga tiket.