Goldman Sachs Pangkas Target Harga Saham Meta Platforms jadi US$762
Maulida•October 16, 2026

Key Takeaways
- Goldman Sachs memangkas target harga saham Meta (META) dari US$860 menjadi US$762, atau turun sekitar 11%.
- Rekomendasi Goldman Sachs tetap Buy, dengan tren iklan digital yang masih positif.
- Pemangkasan dipicu potensi kenaikan biaya operasional 2027 akibat investasi besar Meta di produk kecerdasan buatan (AI).
- Pada kuartal II 2026, pendapatan Meta naik 28% menjadi US$60,80 miliar, tetapi margin operasi turun dari 43% menjadi 31%.
- Laporan keuangan kuartal III Meta dijadwalkan 21 Oktober 2026, dengan konsensus pendapatan US$63,29 miliar.
Goldman Sachs memangkas target harga saham Meta Platforms (META) dari US$860 menjadi US$762 per saham pada 14 Oktober 2026. Meski target diturunkan, bank investasi asal Amerika Serikat itu tetap mempertahankan rekomendasi Buy. Keputusan ini muncul menjelang laporan keuangan kuartal III Meta yang dijadwalkan pada 21 Oktober 2026.
Alasan Goldman Sachs Pangkas Target Harga META
Menurut laporan Markets Insider pada 14 Oktober 2026, Goldman Sachs menurunkan target harga META karena melihat potensi tekanan pada biaya operasional tahun 2027. Tekanan itu datang dari investasi Meta di produk AI yang terus diperbesar.
Namun, Goldman Sachs tidak mengubah pandangannya terhadap saham ini. Rekomendasi Buy dipertahankan karena tren iklan digital dinilai masih menguntungkan bagi Meta. Artinya, pemangkasan target lebih mencerminkan hitungan ulang soal biaya, bukan perubahan sikap terhadap prospek bisnis Meta.
Kinerja Kuartal II 2026: Pendapatan Naik, Margin Menyusut
Untuk memahami kekhawatiran pasar, berikut gambaran kinerja Meta pada kuartal II 2026:
- Pendapatan: US$60,80 miliar, naik 28% dibanding periode yang sama tahun lalu.
- Laba per saham (EPS) dilusian: US$6,18.
- Pendapatan iklan: US$59,36 miliar, dengan jumlah tayangan iklan naik 14% dan harga rata-rata per iklan naik 12%.
- Biaya dan beban: naik 55% menjadi US$42,03 miliar.
- Margin operasi: 31%, turun dari 43% pada kuartal yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan tumbuh kuat, tetapi biaya naik jauh lebih cepat. Inilah yang membuat investor terus memantau apakah belanja besar Meta di bidang AI mampu menghasilkan sumber pendapatan baru.
Pergerakan Saham META Jelang Laporan Kuartal III
Pada 16 Oktober 2026 pukul 09.48 CEST, saham Meta Platforms diperdagangkan di EUR 655,75 di bursa Lang & Schwarz (Jerman). Harga itu turun 1,61% dari penutupan Xetra pada 15 Oktober 2026 di EUR 666,50. Dalam 52 minggu terakhir, harga META bergerak di kisaran EUR 456,60 hingga EUR 688,80, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$1,9 triliun per 13 Oktober 2026.
Beberapa hal yang jadi sorotan pasar berikutnya:
- 12 Oktober 2026: Meta memperkenalkan model AI Muse Wonder, dan perusahaan menyebut produk berbayar sebagai peluang yang sedang tumbuh.
- 21 Oktober 2026: Meta merilis laporan keuangan kuartal III. Konsensus analis memperkirakan pendapatan US$63,29 miliar, sementara panduan (guidance) Meta sendiri berada di kisaran US$61 miliar hingga US$64 miliar.
Di laporan tersebut, pertumbuhan iklan dan disiplin pengeluaran akan jadi dua hal utama yang diuji. Sebelumnya, saham Meta sempat melonjak 11% ke US$741 berkat optimisme monetisasi AI, sehingga pergerakan harga META di sekitar rilis laporan keuangan berpotensi cukup volatil.
Apa Artinya bagi Investor?
Pemangkasan target harga tidak otomatis berarti sinyal jual. Dalam kasus ini, Goldman Sachs tetap merekomendasikan Buy dan target barunya (US$762) masih berada di level yang cukup tinggi dibanding harga saham saat ini. Meski begitu, target harga hanyalah proyeksi analis, bukan jaminan harga akan sampai di level tersebut.
Bagi investor, ada dua hal yang layak dicermati: seberapa jauh biaya AI menekan margin, dan seberapa cepat investasi itu berubah jadi pendapatan baru.
Sebelum mengambil keputusan, pelajari profil risiko kamu dan lakukan riset sendiri. Kamu bisa mulai dari halaman saham Meta Platforms (META) di Ajaib untuk melihat grafik dan data terbarunya, serta membandingkannya dengan saham teknologi AS lain seperti saham Alphabet (GOOGL) dan saham Microsoft (MSFT).
Mulai Pantau Saham AS di Ajaib
Pantau pergerakan Saham ETF AS potensial di Ajaib dan mulai trading saham AS di Ajaib. Untuk kamu yang baru mau mulai investasi di saham AS, ETF bisa jadi pilihan yang relatif lebih aman karena satu ETF berisi banyak saham sekaligus, sehingga risikonya lebih tersebar dibanding membeli satu saham saja.
Yuk mulai trading di Ajaib sekarang! Pelajari juga cara beli saham ETF AS di Ajaib.
Profil Penulis
Writer
-
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!