Saham AS

Investor Bahas Valuasi IPO Anthropic US$1,5 Triliun, Lebih Rendah US$500 Miliar dari Ekspektasi

Maulida•October 16, 2026

Key Takeaways

  • Sejumlah investor Anthropic tengah mempertimbangkan valuasi IPO sekitar US$1,5 triliun, lebih rendah US$500 miliar atau 25% dari ekspektasi sebelumnya sebesar US$2 triliun.
  • Pendapatan Anthropic pada kuartal III 2026 mencapai US$16,8 miliar, tumbuh 45% secara kuartalan. Meski tetap tinggi, pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.
  • Penurunan ekspektasi valuasi Anthropic berpotensi memengaruhi sentimen saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI) di Wall Street, termasuk perusahaan yang memiliki investasi dan kemitraan dengan Anthropic.

Investor Bahas Valuasi Anthropic US$1,5 Triliun Jelang IPO

Perusahaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), Anthropic, menghadapi penyesuaian ekspektasi valuasi menjelang rencana penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) pada November 2026.

Sejumlah investor yang sudah berinvestasi maupun calon investor Anthropic dikabarkan tengah membahas valuasi sekitar US$1,5 triliun. Angka tersebut lebih rendah US$500 miliar dibandingkan ekspektasi sebelumnya yang mencapai US$2 triliun.

Menurut laporan Reuters pada Kamis (15/10/2026), pembahasan tersebut muncul setelah Anthropic memaparkan kinerja keuangan terbarunya kepada investor dalam pertemuan di San Francisco, Amerika Serikat, pada Rabu (14/10).

Meskipun pendapatan perusahaan terus meningkat, perlambatan pertumbuhan dan tingginya kebutuhan pendanaan infrastruktur AI mulai membuat investor lebih berhati-hati dalam menentukan valuasi perusahaan.

Namun, valuasi US$1,5 triliun tersebut masih merupakan pembahasan di kalangan investor, bukan harga final atau valuasi resmi IPO Anthropic.

Pendapatan Anthropic Tembus US$16,8 Miliar, tetapi Pertumbuhan Melambat

Dalam pertemuan dengan calon investor, Anthropic melaporkan pendapatan kuartal III 2026 sebesar US$16,8 miliar, meningkat 45% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Perusahaan juga menyampaikan bahwa bisnisnya mencatat keuntungan berdasarkan perhitungan yang telah disesuaikan (adjusted profit) selama periode tersebut.

Meski demikian, pertumbuhan pendapatan Anthropic menunjukkan perlambatan yang cukup signifikan.

Pada kuartal II 2026, pendapatan perusahaan lebih dari dua kali lipat dibandingkan kuartal I hingga mencapai US$11,6 miliar. Sementara pada kuartal III, pertumbuhannya melambat menjadi 45%.

Perlambatan tersebut menjadi perhatian investor karena valuasi perusahaan AI yang sangat tinggi umumnya didasarkan pada ekspektasi pertumbuhan pendapatan yang agresif dalam beberapa tahun mendatang.

Selain pertumbuhan pendapatan, investor juga mencermati besarnya kebutuhan investasi Anthropic untuk mengembangkan model AI dan infrastruktur komputasi.

Anthropic dilaporkan telah memiliki komitmen belanja sedikitnya US$518 miliar selama satu dekade untuk layanan cloud, komputasi, dan infrastruktur pendukung.

Besarnya kebutuhan modal ini memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan perusahaan mempertahankan pertumbuhan sekaligus menghasilkan keuntungan secara berkelanjutan.

Baca juga: Prospektus IPO Anthropic Ungkap Ambisi Besar AI dan Biaya Fantastis

IPO Anthropic Jadi Sorotan Investor AI

Rencana IPO Anthropic pada November 2026 menjadi salah satu agenda yang paling diperhatikan pelaku pasar teknologi global.

Perusahaan yang mengembangkan model AI Claude tersebut telah menarik investasi dari sejumlah perusahaan teknologi besar, termasuk Amazon dan Alphabet.

Namun, munculnya pembahasan valuasi US$1,5 triliun menunjukkan bahwa investor mulai mengevaluasi kembali harga yang dianggap wajar untuk perusahaan AI.

Valuasi yang lebih rendah bukan berarti kinerja bisnis Anthropic memburuk. Pendapatan perusahaan masih tumbuh pesat, tetapi investor kini lebih memperhitungkan biaya pengembangan teknologi, kebutuhan pendanaan, serta kemampuan bisnis menghasilkan arus kas.

Jika IPO Anthropic memperoleh respons yang lebih lemah dibandingkan ekspektasi, sentimen terhadap saham perusahaan yang bergerak dalam ekosistem AI juga berpotensi tertekan.

Sebaliknya, keberhasilan IPO dengan permintaan investor yang kuat dapat menjadi indikator bahwa minat terhadap industri AI masih tinggi, meskipun pasar mulai lebih selektif terhadap valuasi.

Apa Dampaknya bagi Saham Amazon, Alphabet, dan NVIDIA?

Penyesuaian ekspektasi valuasi Anthropic berpotensi berdampak terhadap sentimen sejumlah saham teknologi Amerika Serikat, terutama perusahaan yang terlibat dalam pengembangan infrastruktur AI.

Salah satunya adalah Amazon (AMZN), yang menjadi investor sekaligus mitra penyedia layanan komputasi bagi Anthropic melalui Amazon Web Services (AWS).

Perubahan valuasi Anthropic dapat memengaruhi persepsi investor terhadap nilai investasi Amazon. Namun, kinerja saham AMZN juga bergantung pada pertumbuhan AWS, bisnis perdagangan elektronik, margin keuntungan, dan belanja modal perusahaan.

Selain Amazon, Alphabet (GOOGL), induk perusahaan Google, juga memiliki hubungan investasi dan kerja sama teknologi dengan Anthropic.

Kerja sama tersebut memberikan Anthropic akses terhadap infrastruktur cloud dan teknologi komputasi untuk mendukung pengembangan model AI.

Penurunan ekspektasi valuasi Anthropic dapat menjadi perhatian pemegang saham Alphabet, tetapi dampaknya terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan tetap bergantung pada kontribusi bisnis AI dan layanan Google Cloud.

Sementara itu, NVIDIA (NVDA) juga menjadi salah satu saham yang relevan untuk dipantau karena perusahaan merupakan pemasok utama chip pemrosesan yang digunakan dalam industri AI.

Kekhawatiran terhadap tingginya biaya pengembangan AI berpotensi memengaruhi ekspektasi pasar terhadap permintaan chip dan belanja infrastruktur pusat data.

Meski demikian, penyesuaian valuasi Anthropic tidak otomatis berarti permintaan terhadap teknologi AI akan menurun. Investor masih perlu memperhatikan pertumbuhan belanja komputasi, tingkat penggunaan AI, serta laporan keuangan masing-masing perusahaan.

Pantau Peluang Investasi Saham AS di Tengah Perkembangan AI

Penyesuaian ekspektasi valuasi Anthropic menunjukkan bahwa investor semakin selektif dalam menilai prospek perusahaan AI. Meski industri ini terus berkembang, pertumbuhan pendapatan, kebutuhan modal, dan profitabilitas tetap menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan.

Untuk pemula yang baru ingin mulai investasi saham AS, ETF indeks yang terdiversifikasi bisa menjadi pilihan yang relatif lebih aman dibandingkan membeli satu saham individual, meskipun tetap memiliki risiko pasar.

Pantau pergerakan Saham ETF AS potensial dan mulai trading saham AS di Ajaib. Pelajari juga cara beli saham ETF AS di Ajaib.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Sumber: Seeking Alpha

Profil Penulis

Maulida
Maulida

Writer

-

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!