Ajaib
Menu

Saham AS

Prospektus IPO Anthropic Ungkap Ambisi Besar AI dan Biaya Fantastis

Maulida•September 30, 2026

Jelang IPO Anthropic, Startup AI Claude Pilih Nasdaq dan Bidik Valuasi US$2 Triliun

Key Takeaways

  • Prospektus IPO Anthropic menunjukkan pendapatan perusahaan melonjak sekitar 12 kali lipat menjadi hampir US$4,6 miliar pada 2025.
  • Di balik pertumbuhan tersebut, Anthropic membukukan operating loss US$8,06 miliar dan net loss hampir US$42 miliar.
  • Anthropic memiliki komitmen sekitar US$518 miliar untuk cloud, computing, dan infrastruktur dalam beberapa tahun mendatang.
  • Amazon dan Google memiliki peran besar dalam bisnis Anthropic sebagai investor, penyedia infrastruktur cloud, sekaligus saluran distribusi Claude.

Jelang IPO, Anthropic Hadapi Biaya Infrastruktur AI yang Besar

IPO Anthropic menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian pasar teknologi global. Perusahaan AI di balik Claude tersebut tengah mempersiapkan penawaran saham perdana yang berpotensi menempatkan valuasinya di atas US$2 triliun.

Namun, prospektus IPO Anthropic yang ditinjau Reuters juga memperlihatkan besarnya biaya di balik ambisi perusahaan. Pendapatan memang tumbuh pesat, tetapi kerugian operasional dan kebutuhan investasi infrastruktur AI juga masih sangat besar.

Bagi trader saham AS, perkembangan ini tidak hanya menarik karena potensi masuknya Anthropic ke bursa. Hubungan erat perusahaan dengan sejumlah emiten teknologi besar seperti Amazon, Alphabet, dan Microsoft membuat IPO tersebut juga layak diperhatikan sebagai bagian dari perkembangan sektor AI secara keseluruhan.

Pendapatan Anthropic Melonjak 12 Kali Lipat

Anthropic membukukan pendapatan hampir US$4,6 miliar pada 2025, melonjak sekitar 12 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menunjukkan pesatnya adopsi Claude dan layanan AI perusahaan, khususnya dari pengguna korporasi dan pelanggan berbasis penggunaan.

Sekitar US$3,8 miliar pendapatan Anthropic berasal dari pelanggan yang membayar berdasarkan penggunaan sistem Claude. Sementara itu, pendapatan subscription mencapai sekitar US$789 juta.

Pertumbuhan ini menjadi salah satu faktor utama yang membuat IPO Anthropic mendapat perhatian besar. Perusahaan yang baru berdiri pada 2021 tersebut berkembang menjadi salah satu pemain utama dalam persaingan AI global dalam waktu relatif singkat.

Namun, tingginya pertumbuhan pendapatan belum membuat Anthropic menghasilkan keuntungan.

Kerugian Masih Besar, Biaya Infrastruktur AI Membengkak

Anthropic mencatat operating loss sekitar US$8,06 miliar pada 2025, meningkat dari US$2,98 miliar pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, net loss perusahaan mencapai hampir US$42 miliar. Meski demikian, sebagian besar angka tersebut berasal dari biaya akuntansi sekitar US$34 miliar terkait instrumen pembiayaan yang berpotensi dikonversi menjadi saham, bukan seluruhnya merupakan pengeluaran kas untuk operasional.

Biaya komputasi menjadi salah satu pengeluaran terbesar Anthropic. Sepanjang 2025, perusahaan menghabiskan sekitar US$7,33 miliar untuk computing dan infrastruktur, hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya dan mencakup lebih dari separuh total operating expenses sebesar US$12,65 miliar.

Angka tersebut menggambarkan salah satu tantangan utama bisnis AI saat ini. Semakin besar dan kompleks model AI yang dikembangkan, semakin besar pula kebutuhan terhadap chip, data center, cloud computing, dan energi.

Pantau juga Rekomendasi Saham AI Amerika Serikat yang Berpotensi Outperform

Anthropic Punya Komitmen Infrastruktur hingga US$518 Miliar

Skala investasi Anthropic berpotensi meningkat jauh lebih besar dalam beberapa tahun mendatang.

Prospektus menunjukkan perusahaan memiliki sekitar US$518 miliar komitmen terkait cloud, computing, dan infrastruktur di masa depan. Pada akhir 2025 saja, Anthropic memiliki sekitar US$54,6 miliar komitmen hosting dan computing yang tidak dapat dibatalkan.

Memasuki 2026, komitmen computing jangka panjang perusahaan telah melampaui US$417 miliar untuk kapasitas sekitar 3,5 gigawatt.

Besarnya kebutuhan tersebut menunjukkan bahwa persaingan AI bukan hanya perlombaan membangun model dengan kemampuan terbaik. Perusahaan juga harus mengamankan kapasitas komputasi dalam jumlah sangat besar agar dapat melatih dan menjalankan model untuk jutaan pengguna.

Amazon dan Google Punya Peran Besar di Bisnis Anthropic

IPO Anthropic juga menarik untuk diperhatikan karena keterkaitannya dengan perusahaan teknologi publik lainnya.

Pada 2025, sekitar 47% penjualan Anthropic kepada pelanggan dilakukan melalui platform cloud Amazon dan Google. Nilainya mencapai sekitar US$2,16 miliar.

Amazon dan Alphabet, induk Google, juga merupakan investor strategis Anthropic sekaligus penyedia infrastruktur yang digunakan perusahaan untuk mengembangkan dan menjalankan Claude. Anthropic juga telah menjalin kerja sama cloud dengan Microsoft.

Hubungan tersebut membuat perkembangan bisnis Anthropic relevan untuk dipantau bersama saham Amazon (AMZN), Alphabet (GOOGL), dan Microsoft (MSFT). Pertumbuhan penggunaan AI dapat meningkatkan permintaan terhadap infrastruktur cloud, meski dampaknya terhadap masing-masing perusahaan tetap bergantung pada banyak faktor lain seperti biaya investasi, margin, dan persaingan.

Ketergantungan pada Mitra dan Pelanggan Jadi Risiko

Di balik pertumbuhannya, Anthropic juga mengungkap sejumlah risiko bisnis yang perlu diperhatikan investor.

Dua pelanggan yang tidak disebutkan namanya masing-masing menyumbang sekitar 12% pendapatan perusahaan pada 2025. Artinya, hampir seperempat pendapatan Anthropic berasal hanya dari dua pelanggan.

Perusahaan juga mengingatkan bahwa banyak pelanggan besarnya tidak terikat kontrak jangka panjang sehingga pengeluaran terhadap layanan Anthropic dapat dikurangi atau dihentikan.

Ketergantungan terhadap perusahaan cloud besar turut menjadi perhatian. Amazon dan Google berada dalam posisi unik karena berperan sebagai investor dan pemasok infrastruktur Anthropic, tetapi pada saat yang sama juga mengembangkan produk AI mereka sendiri.

Bagi investor, struktur semacam ini dapat menciptakan peluang distribusi yang besar sekaligus risiko konsentrasi terhadap sejumlah kecil mitra teknologi.

Risiko Teknologi AI Ikut Masuk Prospektus IPO

Selain risiko finansial, Anthropic memberikan porsi cukup besar dalam prospektus untuk menjelaskan risiko teknologi AI.

Sekitar 80 halaman dari 261 halaman utama dokumen tersebut membahas faktor risiko. Anthropic memperingatkan bahwa perkembangan model AI yang semakin canggih dapat memunculkan perilaku yang sulit diprediksi atau dikendalikan.

Perusahaan selama ini memang menempatkan keamanan AI sebagai salah satu bagian penting dari positioning bisnisnya. Bagi calon investor, disclosure tersebut menunjukkan bahwa risiko perusahaan tidak hanya berasal dari kompetisi dan tingginya biaya infrastruktur, tetapi juga dari perkembangan teknologi yang menjadi inti bisnis Anthropic sendiri.

IPO Anthropic Bisa Jadi Ujian Berikutnya untuk Tren Saham AI

Anthropic disebut membidik valuasi sekitar US$2 triliun, lebih dari dua kali lipat estimasi valuasinya sebesar US$965 miliar pada Mei 2026.

Rencana pencatatan sahamnya diperkirakan berlangsung setelah pemilu sela AS pada November 2026, meskipun jadwal IPO masih dapat berubah.

Bagi trader, salah satu hal utama yang perlu diperhatikan adalah bagaimana pasar menilai kombinasi antara pertumbuhan pendapatan yang sangat cepat dan kebutuhan modal yang juga sangat besar.

Sentimen terhadap IPO Anthropic juga dapat menjadi salah satu indikator minat investor terhadap perusahaan AI dengan valuasi tinggi. Respons pasar nantinya berpotensi ikut menjadi perhatian bagi saham-saham dalam ekosistem AI, mulai dari cloud computing, semikonduktor, hingga data center.

Karena itu, trader dapat memantau perkembangan valuasi IPO, pertumbuhan pendapatan, besarnya pengeluaran komputasi, serta respons pasar terhadap saham teknologi terkait menjelang pencatatan Anthropic.

Pantau Saham AS Potensial & Trading di Ajaib

Perkembangan IPO Anthropic menunjukkan besarnya peluang sekaligus biaya dalam perlombaan AI global. Pantau pergerakan saham AS yang terkait dengan tren AI seperti AMZN, GOOGL, dan MSFT, serta perkembangan pasar teknologi lainnya untuk membantu menemukan momentum trading. Pantau saham AS potensial dan mulai trading di Ajaib sekarang.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Sumber: New York Post

Profil Penulis

Maulida
Maulida

Writer

-

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!