Ajaib
Menu

Saham AS

Wall Street Update: Harga Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq Hari Ini (13 Agustus 2026)

Miftahul KhaerAugust 13, 2026

Key Takeaways

  • Wall Street ditutup mixed pada perdagangan Rabu (12/8/2026). Dow Jones turun 0,04%, sedangkan S&P 500 naik 0,26% dan Nasdaq menguat 0,54%.
  • Saham terkait AI dan infrastruktur data center menjadi salah satu penggerak utama pasar setelah sejumlah perusahaan mencatatkan kinerja dan prospek di atas ekspektasi.
  • Data inflasi AS yang relatif terkendali memperkuat ekspektasi bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada September, sementara VIX turun ke level terendah sejak Januari.
IndeksPerubahanPenutupan
Dow Jones Industrial Average-0,04%53.770,27
S&P 500+0,26%7.748,50
Nasdaq Composite+0,54%26.588,49
*Data penutupan perdagangan Saham AS, Rabu (12/8/2026)

Wall Street Ditutup Mixed, Simak Pergerakan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup mixed pada perdagangan Rabu (12/8/2026). Dow Jones Industrial Average turun 0,04% menjadi 53.770,27, sedangkan S&P 500 naik 0,26% menjadi 7.748,50. Nasdaq juga menguat 0,54% ke 26.588,49.

Penguatan S&P 500 dan Nasdaq terutama didorong oleh saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) setelah sejumlah perusahaan infrastruktur AI membukukan kinerja dan prospek yang melampaui ekspektasi. Sentimen pasar juga mendapat dukungan dari data inflasi AS yang menunjukkan tekanan harga relatif terkendali.

Statistik Perdagangan Wall Street

Sebanyak delapan dari 11 sektor S&P 500 berakhir di zona hijau. Sektor real estat memimpin penguatan dengan kenaikan 1,08%, disusul teknologi informasi sebesar 1,06%. Sementara itu, saham yang menguat di bursa AS mengungguli saham yang turun dengan rasio 1,7 banding 1.

S&P 500 mencatat 19 saham mencapai level tertinggi baru dan dua saham mencetak level terendah baru. Di Nasdaq, sebanyak 123 saham mencapai level tertinggi baru, sementara 95 saham berada di level terendah baru. Namun, aktivitas perdagangan relatif sepi dengan volume transaksi 15,5 miliar saham, di bawah rata-rata 20 sesi sebelumnya sebesar 17,5 miliar saham.

Saham AI Kembali Jadi Sorotan, Infrastruktur Data Center Menguat

Penguatan pasar terutama datang dari saham-saham yang berkaitan dengan infrastruktur AI dan data center. CoreWeave melonjak 19% setelah menaikkan proyeksi belanja modal tahunan sekaligus membukukan kinerja kuartal II di atas ekspektasi pasar. Nebius Group juga terbang 34% setelah mencatatkan kinerja kuartal II yang melampaui perkiraan.

Saham perusahaan pusat data lainnya turut menguat. IREN naik hampir 10%, sedangkan Applied Digital menguat 4,9%. Di sektor pembuat server dan chip, Super Micro Computer melonjak 19% setelah memberikan proyeksi pendapatan tahun fiskal 2027 di atas ekspektasi Wall Street. Nvidia naik 3%, Micron Technology menguat 4,9%, dan indeks saham semikonduktor PHLX bertambah sekitar 2,5%.

Top Gainer Saham AS

SahamReturn
$DELL+9,87%
$SPCX+9,65%
$ANET+6,39%
$ORCL+5,36%

Top Loser Saham AS

SahamReturn
$UBER-4,05%
$META-3,38%
$DHI-3,30%
$HD-3,12%

Sentimen Wall Street Selanjutnya: Reli Saham AI hingga Ekspektasi Suku Bunga The Fed

Saham berbasis AI kembali menjadi salah satu sentimen utama Wall Street setelah kinerja sejumlah perusahaan infrastruktur AI melampaui ekspektasi. CoreWeave melonjak 19% setelah menaikkan proyeksi belanja modal tahunan sekaligus membukukan kinerja kuartal II di atas ekspektasi pasar. Super Micro Computer juga melonjak 19% setelah memberikan proyeksi pendapatan tahun fiskal 2027 di atas ekspektasi Wall Street. Kinerja Nebius Group yang mencatat kenaikan 34% serta penguatan IREN dan Applied Digital turut menunjukkan kuatnya perhatian pasar terhadap kebutuhan komputasi dan data center AI.

Sentimen positif sektor AI turut mendapat dukungan dari data inflasi AS yang relatif terkendali. Inflasi konsumen AS hanya naik tipis pada Juli. Penurunan harga bensin untuk bulan kedua berturut-turut membantu menjaga tekanan inflasi tetap rendah, sementara inflasi inti juga relatif terkendali. Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan peluang The Fed mempertahankan suku bunga sebesar 62%.

Kondisi pasar yang lebih tenang juga tercermin dari VIX yang turun 0,8 poin menjadi 14,45, level terendah sejak Januari. Di sisi lain, S&P 500 ditutup di 7.748,50 dan telah menguat sekitar 13% sepanjang 2026. Penguatan saham berbasis AI menjadi salah satu penopang utama reli pasar saham AS di tengah perhatian investor terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed.

Dari sisi korporasi, SpaceX juga menjadi perhatian pasar setelah short interest turun dari puncak 34% menjadi sekitar 11% dari saham yang dapat diperdagangkan. Saham SpaceX naik 11% pada Rabu ke sekitar US$135 setelah lebih dari 911 juta saham dibuka untuk perdagangan usai berakhirnya periode lock-up. Namun, sekitar 319 juta saham tambahan dapat dibuka pada 20 Agustus, disusul ratusan juta saham pada September dan Oktober, sehingga volatilitas saham masih berpotensi tinggi.

Apa yang Perlu Dicermati Trader Saham AS?

Pergerakan Wall Street kali ini menunjukkan bahwa pelemahan Dow Jones tidak diikuti tekanan yang merata di seluruh pasar. S&P 500 dan Nasdaq justru menguat, sementara breadth pasar masih positif dengan rasio saham naik terhadap turun sebesar 1,7 banding 1. Kondisi tersebut membuat katalis individual dan performa sektor tetap menjadi faktor penting di tengah pergerakan indeks yang mixed.

Dalam jangka pendek, beberapa hal yang dapat dicermati adalah:

  • Saham AI dan semikonduktor: Kinerja CoreWeave, Super Micro Computer, Nebius, Nvidia, dan Micron menunjukkan bahwa ekspektasi terhadap permintaan infrastruktur AI masih menjadi katalis penting.
  • Data ekonomi AS: Perkembangan inflasi berikutnya dapat memengaruhi kembali ekspektasi pasar terhadap keputusan The Fed pada September.
  • Level S&P 500: S&P 500 berada dekat level rekor setelah ditutup di 7.748,50. Pergerakan indeks di sekitar level tersebut dapat menjadi perhatian untuk melihat kelanjutan momentum.
  • Volume perdagangan: Volume 15,5 miliar saham masih berada di bawah rata-rata 20 sesi sebesar 17,5 miliar saham, sehingga kondisi likuiditas dan volume tetap relevan dalam membaca kekuatan pergerakan.
  • SpaceX: Pembukaan saham tambahan pada 20 Agustus serta periode berikutnya dapat menjadi katalis yang memengaruhi volatilitas saham.

Dengan kondisi tersebut, trader dapat lebih selektif dalam melihat saham yang memiliki katalis jelas, momentum harga, dan dukungan volume, terutama setelah sejumlah saham AI mengalami kenaikan tajam.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa perbedaan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq?

Dow Jones Industrial Average mengukur performa 30 perusahaan besar AS lintas sektor, S&P 500 mencakup 500 perusahaan besar AS lintas sektor dengan pembobotan kapitalisasi pasar, sementara Nasdaq Composite didominasi oleh saham-saham sektor teknologi. Karena komposisinya, Nasdaq biasanya lebih volatil saat sentimen terhadap sektor teknologi berubah, seperti yang terjadi hari ini.

Jam berapa Wall Street buka dan tutup menurut WIB?

Bursa saham AS (NYSE dan Nasdaq) buka pukul 21.30 WIB dan tutup pukul 04.00 WIB keesokan harinya saat musim panas (Eastern Daylight Time), atau satu jam lebih lambat saat musim dingin, cek jadwal perdagangan Saham AS di sini.

Bagaimana cara mulai trading saham AS dari Indonesia?

Investor di Indonesia bisa mulai trading saham AS melalui platform yang menyediakan akses ke bursa AS, seperti Ajaib, dengan proses pendaftaran online, verifikasi identitas, dan pengisian dana sebelum mulai bertransaksi, simak panduan cara beli saham AS dari Indonesia disini.

Apakah pelemahan Dow Jones berarti Wall Street sedang bearish?

Tidak selalu. Pada perdagangan 12 Agustus 2026, Dow Jones memang turun 0,04%, tetapi S&P 500 naik 0,26% dan Nasdaq menguat 0,54%. Artinya, pergerakan Wall Street secara keseluruhan masih mixed, dengan saham AI menjadi salah satu penggerak utama indeks teknologi.

Trading Saham AS dengan Ajaib

Eksplor saham-saham perusahaan global seperti Nvidia, Apple, Google, Tesla, hingga perusahaan yang bergerak di sektor AI kini bisa kamu lakukan melalui Ajaib. Daftar akun Ajaib sekarang, 100% online tanpa minimum modal, dan mulai trading saham AS setelah akun terverifikasi mulai dari $1. Selain saham AS, kamu juga bisa mengakses saham Indonesia, aset kripto, reksa dana, hingga obligasi dalam satu aplikasi. Mulai trading saham AS dan download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!

Profil Penulis

Miftahul Khaer
Miftahul Khaer

Financial Expert Ajaib

Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Sumber: CNBC Indonesia, Kontan, Ajaib Research

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!