Ajaib
Menu

Saham AS

Wall Street Update: Harga Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq Hari Ini (14 Agustus 2026)

Miftahul KhaerAugust 14, 2026

Key Takeaways

  • Wall Street ditutup mixed pada perdagangan Kamis (13/8/2026). Dow Jones naik 0,13%, S&P 500 menguat 0,65%, dan Nasdaq bertambah 0,81%.
  • S&P 500 kembali mencetak rekor penutupan tertinggi setelah data inflasi produsen (PPI) AS menunjukkan tekanan harga grosir tidak berubah, sehingga memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan September.
  • Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kebijakan tarif impor drone Presiden Donald Trump yang diperkirakan dapat menguntungkan sejumlah produsen drone AS, meski berpotensi menambah tantangan pada rantai pasok industri.
IndeksPerubahanPenutupan
Dow Jones Industrial Average+0,13%53.839,99
S&P 500+0,65%7.798,99
Nasdaq Composite+0,81%26.803,03
*Data penutupan perdagangan Saham AS, Rabu (13/8/2026)

Ringkasan Wall Street Hari Ini

Bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) ditutup mixed dengan kecenderungan menguat pada perdagangan Kamis (13/8/2026). Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,13% ke level 53.839,99, sementara S&P 500 menguat 0,65% menjadi 7.798,99 dan kembali mencatat rekor penutupan tertinggi baru. Di sisi lain, Nasdaq Composite melanjutkan reli dengan kenaikan 0,81% ke level 26.803,03.

Penguatan ketiga indeks tersebut didorong oleh kombinasi data ekonomi yang lebih kondusif bagi pasar. Data Producer Price Index (PPI) AS menunjukkan bahwa harga produsen pada Juli tidak mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi tersebut memperkuat keyakinan pelaku pasar bahwa tekanan inflasi masih terkendali sehingga peluang The Fed mempertahankan suku bunga pada pertemuan September semakin besar.

Market Update: Inflasi Mereda, Tarif Drone Trump Jadi Sentimen Baru

Sentimen positif pasar terutama berasal dari data inflasi produsen yang lebih rendah dari kekhawatiran pasar. Penurunan harga barang berhasil mengimbangi kenaikan tipis biaya jasa sehingga tekanan harga grosir tetap stabil. Selain itu, klaim tunjangan pengangguran AS meningkat secara moderat, mencerminkan bahwa pasar tenaga kerja masih relatif sehat tanpa menunjukkan tanda-tanda overheating.

Berdasarkan CME FedWatch, probabilitas The Fed mempertahankan suku bunga pada September mencapai sekitar 63%. Harapan tersebut menjadi salah satu pendorong utama reli saham, khususnya sektor teknologi yang selama ini sensitif terhadap perubahan ekspektasi suku bunga.

Di sisi lain, pasar juga mencermati kebijakan terbaru Presiden Donald Trump yang akan mengenakan tarif hingga 100% terhadap impor drone dan komponennya dalam waktu 21 hari. Kebijakan tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap produk asing sekaligus memperkuat industri drone domestik Amerika Serikat.

Secara jangka pendek, kebijakan tersebut diperkirakan dapat menjadi katalis positif bagi produsen drone AS seperti Unusual Machines (UMAC), Red Cat Holdings (RCAT), Ondas (ONDS), dan AeroVironment (AVAV) yang langsung menguat pada perdagangan setelah jam bursa. Namun demikian, pasar juga menilai kebijakan tersebut masih berpotensi memberi tekanan terhadap rantai pasok domestik mengingat sebagian produsen AS masih bergantung pada komponen impor, sementara pasar drone komersial AS masih didominasi oleh produk asal China.

Di tengah sentimen tersebut, optimisme terhadap sektor Artificial Intelligence (AI) juga tetap menjadi penopang utama Wall Street. Investor menilai kinerja perusahaan teknologi besar dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan bahwa belanja besar untuk pembangunan pusat data AI mulai menghasilkan pertumbuhan bisnis yang nyata. Hal tersebut membantu menjaga minat beli pada saham-saham teknologi meskipun valuasinya sudah berada di level tinggi.

Top Gainer & Top Loser Saham AS

Top Gainer Saham AS

SahamReturn
$INTU+7,08%
$HPQ+6,90%
$NFLX+5,43%
$PLTR+4,66%

Top Loser Saham AS

SahamReturn
$CSCO-8,40%
$PDD-5,46%
$GLW-5,32%
$SPCX-3,33%

Menariknya, HP Inc. (HPQ) menjadi salah satu saham dengan performa terbaik setelah hasil kuartalan Lenovo memicu optimisme terhadap permintaan pasar PC global. Netflix (NFLX) juga menguat setelah investor miliarder Bill Ackman mengungkapkan kepemilikan baru atas saham perusahaan streaming tersebut. Sebaliknya, Cisco Systems (CSCO) menjadi saham dengan pelemahan terbesar setelah prospek perusahaan dinilai belum mampu memenuhi ekspektasi investor yang sudah sangat tinggi.

Apa yang Perlu Dicermati Trader Saham AS?

Meskipun Wall Street ditutup mixed dengan kecenderungan menguat, pergerakan pasar masih sangat dipengaruhi oleh data ekonomi serta sentimen sektoral. Penguatan kali ini didorong oleh ekspektasi bahwa The Fed tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Namun, perhatian pasar kini mulai bergeser ke data ekonomi berikutnya dan perkembangan kebijakan pemerintah AS yang berpotensi memengaruhi berbagai sektor.

Beberapa hal yang layak dicermati dalam jangka pendek antara lain:

  • Arah kebijakan The Fed Data inflasi produsen yang lebih rendah memberikan ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga. Namun, ekspektasi tersebut masih dapat berubah apabila data ekonomi berikutnya menunjukkan tekanan inflasi kembali meningkat.
  • Kebijakan tarif impor drone AS Tarif hingga 100% terhadap impor drone berpotensi menjadi katalis positif bagi produsen drone domestik. Namun, kebijakan tersebut juga dapat meningkatkan biaya produksi bagi perusahaan yang masih bergantung pada komponen impor.
  • Momentum sektor teknologi dan AI Sektor teknologi masih menjadi motor utama kenaikan pasar. Selama laporan keuangan emiten teknologi dan AI tetap menunjukkan pertumbuhan yang solid, sektor ini berpotensi terus menjadi perhatian pelaku pasar.
  • Selektivitas dalam memilih saham Kenaikan indeks tidak berarti seluruh saham bergerak positif. Perbedaan performa antara HPQ, Netflix, dan Cisco menunjukkan bahwa laporan keuangan, prospek bisnis, serta ekspektasi pasar tetap menjadi faktor utama yang menentukan arah pergerakan saham individual.

Dengan kondisi tersebut, pendekatan yang lebih selektif masih menjadi strategi yang relevan. Selain memperhatikan arah indeks utama seperti Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq, trader juga dapat mengombinasikan analisis terhadap laporan keuangan, sentimen sektoral, serta katalis makro agar keputusan investasi tidak hanya bergantung pada pergerakan indeks secara keseluruhan.

Ingin ikut mengambil peluang di saham AS seperti HPQ, Netflix, Palantir, atau saham sektor teknologi lainnya? Daftar akun Ajaib sekarang, 100% online tanpa minimum modal, dan mulai trading saham AS setelah akun terverifikasi mulai dari US$1. Di Ajaib, kamu juga bisa berinvestasi di saham Indonesia, reksa dana, obligasi, hingga aset kripto dalam satu aplikasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apa perbedaan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq?

Dow Jones Industrial Average mengukur performa 30 perusahaan besar AS lintas sektor, S&P 500 mencakup 500 perusahaan besar AS lintas sektor dengan pembobotan kapitalisasi pasar, sementara Nasdaq Composite didominasi oleh saham-saham sektor teknologi. Karena komposisinya, Nasdaq biasanya lebih volatil saat sentimen terhadap sektor teknologi berubah, seperti yang terjadi hari ini.

Jam berapa Wall Street buka dan tutup menurut WIB?

Bursa saham AS (NYSE dan Nasdaq) buka pukul 21.30 WIB dan tutup pukul 04.00 WIB keesokan harinya saat musim panas (Eastern Daylight Time), atau satu jam lebih lambat saat musim dingin. Cek jadwal perdagangan Saham AS di sini.

Bagaimana cara mulai trading saham AS dari Indonesia?

Investor di Indonesia bisa mulai trading saham AS melalui platform yang menyediakan akses ke bursa AS, seperti Ajaib, dengan proses pendaftaran online, verifikasi identitas, dan pengisian dana sebelum mulai bertransaksi. Simak panduan cara beli saham AS dari Indonesia disini.

Apakah penguatan Wall Street kali ini akan berlanjut?

Tidak ada yang dapat memastikan arah pasar selanjutnya. Namun, pelaku pasar dapat terus mencermati perkembangan inflasi AS, kebijakan The Fed, laporan keuangan perusahaan, serta kebijakan perdagangan terbaru dari pemerintah AS karena faktor-faktor tersebut masih menjadi sentimen utama pergerakan Wall Street.

Trading Saham AS dengan Ajaib

Pantau pergerakan Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq setiap hari, lalu ambil peluang investasi langsung melalui Ajaib. Registrasi 100% online, tanpa minimum modal, dan mulai trading saham AS setelah akun kamu terverifikasi mulai dari US$1.

Melalui Ajaib, kamu dapat mengakses saham-saham perusahaan global seperti Apple, Microsoft, Nvidia, Netflix, hingga berbagai emiten lainnya dalam satu aplikasi. Selain saham AS, Ajaib juga menyediakan akses ke saham Indonesia, reksa dana, obligasi, dan aset kripto sehingga kebutuhan investasimu dapat dilakukan dalam satu platform. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!

Profil Penulis

Miftahul Khaer
Miftahul Khaer

Financial Expert Ajaib

Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Sumber: Seeking Alpha, Kontan, Ajaib Research

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!