Daftar Calon IPO Saham AS 2026: Anthropic hingga Nscale Bersiap IPO, Apa yang Perlu Dicermati Trader?
Salsabilla•August 13, 2026

Key Takeaways
- Anthropic, OpenAI, Nscale, dan Switch menjadi sejumlah nama yang paling menarik dalam pipeline IPO saham AS, dengan sektor AI dan infrastruktur data center menjadi tema utama.
- Trader tidak cukup hanya memantau tanggal IPO. Valuasi, harga penawaran, free float, lock-up, pertumbuhan pendapatan, serta respons pasar pada hari pertama dapat menentukan apakah momentum pasca-listing layak diikuti.
- Karena saham perusahaan yang masih private belum otomatis bisa ditransaksikan sebelum listing, trader dapat menggunakan periode pra-IPO untuk membangun watchlist, mempelajari valuasi, menyiapkan akun, dan menyusun skenario trading sebelum saham mulai tersedia di pasar publik.
Calon Emiten IPO Saham AS 2026
Gelombang perusahaan teknologi yang bersiap masuk pasar publik membuat pipeline IPO saham AS kembali menarik perhatian. Kali ini, nama-nama yang muncul bukan hanya perusahaan teknologi biasa, tetapi juga AI, data center, cloud computing, dan defense technology.
Dari sejumlah perusahaan yang masuk radar, tingkat kesiapan menuju IPO berbeda-beda. Anthropic dan OpenAI sudah mengambil langkah formal menuju pasar publik, sedangkan Nscale dan Switch juga dilaporkan tengah mempersiapkan penawaran saham.
| Calon Emiten | Sektor | Status/Katalis Terbaru | Perkiraan Waktu |
|---|---|---|---|
| Anthropic | AI | Telah mengajukan prospektus IPO secara rahasia dan aktif bertemu calon investor | September-Oktober 2026 |
| OpenAI | AI | Telah melakukan secondary share sale sekitar US$7 miliar dan sebelumnya dilaporkan confidential filing | Belum ditentukan |
| Nscale | AI Data Center | Menyiapkan potensi IPO AS dan dilaporkan memiliki sekitar US$51 miliar pendapatan kontrak | Q4 |
| Switch | Data Center | Confidential filing untuk IPO AS; sebelumnya dikabarkan dapat mengincar valuasi sekitar US$80 miliar | Q4 |
| Databricks | AI & Data | Valuasi private mencapai sekitar US$188 miliar, tetapi masih memilih pendanaan private | Belum pasti |
| Anduril | Defense Tech & AI | Valuasi private mencapai US$61 miliar; manajemen belum terburu-buru IPO | Belum pasti |
Sorotan singkat dari masing-masing calon emiten IPO saham AS:
- Anthropic diperkirakan dapat IPO pada September atau Oktober 2026. Sebagian investor menyebut valuasi bisa mencapai sekitar US$2 triliun, tetapi itu masih ekspektasi, bukan angka final IPO.
- OpenAI menyelesaikan secondary share sale sekitar US$7 miliar pada valuasi US$852 miliar dan dikabarkan telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia. Meski begitu, jadwal resmi belum ditetapkan.
- Nscale menarik dari sisi fundamental karena total contracted revenue sekitar US$51 miliar. Pendapatan aktualnya juga tumbuh dari sekitar US$37 juta pada kuartal I 2026 menjadi lebih dari US$100 juta pada kuartal II 2026. Perusahaan tengah memperluas kapasitas data center dan memiliki ratusan ribu GPU aktif maupun dalam kontrak.
- Switch telah melakukan confidential filing untuk IPO AS dan sebelumnya dilaporkan dapat mengincar penghimpunan dana hingga US$10 miliar, dengan valuasi mendekati US$80 miliar termasuk utang. Rencana debut paling cepat kuartal IV 2026.
- Databricks baru mencapai valuasi private sekitar US$188 miliar, tetapi masih memilih pendanaan private dan menilai kondisi pasar belum ideal untuk IPO.
- Anduril juga belum terburu-buru masuk bursa. CEO Brian Schimpf justru mengingatkan risiko melakukan IPO ketika valuasi teknologi berada di tengah hype cycle.
Ini Katalis yang Perlu Dipantau Trader
Pergerakan saham setelah listing akan sangat dipengaruhi oleh harga IPO, valuasi, jumlah saham yang beredar, dan seberapa besar permintaan pasar terhadap saham tersebut.
Ada beberapa informasi yang sebaiknya diperhatikan jika perusahaan mengumumkan rencana IPO:
- Harga penawaran IPO
Harga IPO menjadi baseline pertama untuk membaca apakah saham diperdagangkan premium atau diskon. Jangan hanya melihat besarnya valuasi, tapi bandingkan dengan pertumbuhan pendapatan dan perusahaan pembanding di sektor yang sama. - Valuasi dan ekspektasi pertumbuhan
Valuasi tinggi dapat menjadi katalis sekaligus risiko. Kasus Anduril menunjukkan bahwa perusahaan sendiri dapat memilih menunda IPO ketika merasa valuasi pasar terlalu agresif. - Free float dan supply saham
Jumlah saham yang benar-benar tersedia untuk diperdagangkan dapat memengaruhi volatilitas. Free float yang relatif kecil dibandingkan permintaan dapat membuat pergerakan awal lebih agresif, tetapi juga meningkatkan risiko koreksi ketika momentum mulai kehilangan tenaga. - Lock-up period
Trader sebaiknya mencatat kapan pemegang saham lama, pendiri, atau investor awal dapat mulai menjual saham. Berakhirnya lock-up dapat menjadi perubahan supply yang penting bagi harga. - Pertumbuhan pendapatan dan kualitas kontrak
Untuk perusahaan seperti Nscale, misalnya, angka US$51 miliar kontrak memang menarik, tetapi trader perlu membedakan total contracted revenue dengan pendapatan yang sudah diakui dalam laporan keuangan. Pertumbuhan pendapatan aktual tetap menjadi indikator penting setelah perusahaan menjadi publik. - Respons pasar pada hari pertama
IPO yang naik tajam pada hari pertama belum tentu otomatis menjadi momentum trading yang sehat. Sebaliknya, saham yang tidak langsung melonjak juga belum tentu gagal. Pergerakan volume, range harga, dan kemampuan saham mempertahankan level setelah price discovery justru dapat memberikan sinyal yang lebih berguna.
Untuk saham AI, trader perlu melihat kemampuan perusahaan mempertahankan pertumbuhan di tengah biaya komputasi dan persaingan model AI yang semakin ketat. Setelah perusahaan menjadi publik, pasar akan mulai memiliki data yang jauh lebih lengkap untuk menguji apakah valuasi tinggi tersebut didukung pertumbuhan pendapatan, margin, arus kas, dan prospek bisnis.
Strategi Trader Saham AS Menjelang IPO
Karena saham perusahaan yang masih private belum dapat diperlakukan seperti saham publik biasa, periode sebelum IPO lebih berguna untuk persiapan trading daripada mengejar pergerakan harga yang belum memiliki price discovery di bursa.
Beberapa pendekatan yang dapat digunakan trader antara lain:
- Buat watchlist berdasarkan katalis, bukan popularitas
Anthropic dan OpenAI memiliki daya tarik besar dari sisi brand, tetapi Nscale dan Switch menawarkan eksposur terhadap sisi lain dari boom AI, yaitu kebutuhan data center, GPU, listrik, dan infrastruktur komputasi. Membagi watchlist berdasarkan sektor membantu trader melihat peluang yang lebih luas. - Tentukan level yang ingin dipantau sejak sebelum listing
Setelah harga IPO diumumkan, trader dapat membuat skenario berdasarkan harga penawaran, potensi gap saat pembukaan, serta level support dan resistance yang terbentuk setelah beberapa sesi perdagangan. - Pantau volume setelah euforia awal mereda
Harga yang naik dengan volume tinggi dapat menunjukkan minat pasar, tetapi trader juga perlu melihat apakah volume tetap bertahan ketika harga mulai berkonsolidasi. Perubahan volume dapat membantu membedakan momentum yang berkelanjutan dari sekadar euforia awal. - Perhatikan earnings pertama setelah IPO
Setelah perusahaan publik, laporan keuangan menjadi katalis yang jauh lebih konkret. Untuk perusahaan AI, metrik seperti revenue growth, margin, cash burn atau cash flow, capex, dan kebutuhan investasi data center dapat menjadi bahan evaluasi baru bagi pasar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Jam berapa Wall Street buka dan tutup menurut WIB?
Bursa saham AS (NYSE dan Nasdaq) buka pukul 21.30 WIB dan tutup pukul 04.00 WIB keesokan harinya saat musim panas (Eastern Daylight Time), atau satu jam lebih lambat saat musim dingin, cek jadwal perdagangan Saham AS di sini.
Bagaimana cara mulai trading saham AS dari Indonesia?
Investor di Indonesia bisa mulai trading saham AS melalui platform yang menyediakan akses ke bursa AS, seperti Ajaib, dengan proses pendaftaran online, verifikasi identitas, dan pengisian dana sebelum mulai bertransaksi, simak panduan cara beli saham AS dari Indonesia disini.
Mulai Trading Saham AS di Ajaib
Sambil menanti perkembangan calon emiten IPO saham AS seperti Anthropic, OpenAI, Nscale, dan Switch, kamu bisa lebih dulu memantau pergerakan saham-saham yang sudah tercatat di bursa dan memiliki eksposur terhadap AI, semikonduktor, cloud, maupun data center. Pergerakan saham-saham tersebut bisa menjadi referensi untuk melihat bagaimana pasar merespons perkembangan industri sekaligus membantu kamu menyusun trading plan sebelum momentum IPO tiba.
Setelah menentukan strategi dan saham yang ingin dipantau, kamu bisa mulai trading saham AS di Ajaib mulai dari $1 setelah akun terverifikasi, tanpa minimum modal dan dengan proses pembukaan akun yang sepenuhnya online. Download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Profil Penulis

SEO Writer
Salsabilla Putri merupakan SEO Writer di Ajaib yang berfokus pada penyusunan konten edukasi investasi saham, reksa dana, kripto, serta saham AS dan keuangan secara general. Ia menghadirkan artikel informatif yang membantu pembaca memahami berbagai produk investasi dan tren pasar.
Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!