Ajaib
Menu

Berita

IHSG Koreksi Sepekan Capai 1,53%, Asing Outflow Rp1,78 Triliun

Ratih MustikoningsihSeptember 18, 2026

Key Takeaway

  • IHSG ditutup turun 0,33% atau 21,27 poin ke level 6.441 pada perdagangan Jumat (18/9/2026).
  • Selama sepekan, IHSG terkoreksi 1,53%, dengan outflow investor asing mencapai Rp1,78 triliun di pasar reguler.
  • Aksi profit taking menekan saham blue chip, tercermin dari IDX30 turun 1,11% dan LQ45 turun 1,25%.
  • Defisit APBN hingga 31 Agustus 2026 tercatat Rp240,1 triliun atau 0,93% terhadap PDB, dengan target defisit 2026 sebesar 2,85% terhadap PDB.
  • Dari sisi emiten, PT Tunggal Jaya Investama kembali membeli 3,35 juta saham IMPC pada 15 dan 17 September 2026 dengan total nilai transaksi Rp5,52 miliar.

IHSG Hari Ini Turun 0,33%

IHSG kembali mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (18/9/2026). IHSG ditutup di level 6.441, turun 0,33% atau 21,27 poin. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada level tertinggi 6.521 dan terendah 6.419.

Aktivitas perdagangan mencatat nilai transaksi sebesar Rp19,26 triliun, dengan volume mencapai 326 juta lot dan frekuensi transaksi sebanyak 1,92 juta kali.

IndikatorNilai
IHSG6.441
Perubahan-0,33%
Perubahan poin-21,27
High6.521
Low6.419
Nilai transaksiRp19,26 triliun
Volume transaksi326 juta lot
Frekuensi transaksi1,92 juta

Selama sepekan, IHSG mencatat penurunan sebesar 1,53% dengan outflow investor asing mencapai Rp1,78 triliun di pasar reguler.

Aksi profit taking juga terlihat pada saham-saham blue chip. IDX30 turun 1,11%, sedangkan LQ45 terkoreksi 1,25%.

Saham yang mencatat net sell asing terbesar dalam informasi yang diberikan adalah BBCA sebesar Rp355 miliar, BMRI Rp217 miliar, dan AMMN Rp200 miliar.

Defisit APBN 0,93% dari PDB

Dari sisi fiskal, pengelolaan APBN disebut semakin mengalami perbaikan dan prudent. Hingga 31 Agustus 2026, defisit APBN tercatat sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka tersebut dibandingkan dengan posisi Juli sebesar 0,91% terhadap PDB dan target defisit 2026 sebesar 2,85% terhadap PDB.

Sementara itu, pendapatan negara mencapai Rp2.055,6 triliun, atau sekitar 65% dari target, dengan pertumbuhan 25,4% secara tahunan.

Belanja negara tercatat sebesar Rp2.295 triliun, tumbuh 17,1% secara tahunan.

Indikator FiskalRealisasi
Defisit APBN per 31 Agustus 2026Rp240,1 triliun
Defisit terhadap PDB0,93%
Defisit terhadap PDB Juli0,91%
Target defisit 20262,85%
Pendapatan negaraRp2.055,6 triliun
Pertumbuhan pendapatan+25,4% YoY
Belanja negaraRp2.295 triliun
Pertumbuhan belanja+17,1% YoY

Kondisi tersebut dinilai memberikan ruang fiskal (fiscal space) bagi pemerintah hingga penghujung tahun.

Pengendali IMPC Kembali Akumulasi Saham

PT Tunggal Jaya Investama, yang merupakan pengendali PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), kembali melakukan transaksi pembelian saham secara non-repo.

Transaksi dilakukan pada 15 dan 17 September 2026 dengan jumlah pembelian sebanyak 3.350.000 saham IMPC.

Nilai transaksi tersebut mencapai Rp5,52 miliar dengan harga rata-rata tertimbang (weighted average price/WAP) sebesar Rp1.647,5 per saham.

Sebelumnya, akumulasi saham IMPC juga dilakukan pada 12–31 Agustus 2026 sebanyak 1.475.806.400 saham, dengan total nilai transaksi Rp1,84 triliun dan WAP sebesar Rp1.252 per saham.

Pasca pembelian tersebut, harga saham IMPC tercatat naik 22,83% secara month-to-date (MtD) pada 7 September 2026.

Transaksi IMPCKeterangan
Pembelian 15 & 17 September3.350.000 saham
Nilai transaksiRp5,52 miliar
WAPRp1.647,5/saham
Akumulasi 12–31 Agustus1.475.806.400 saham
Nilai transaksi AgustusRp1,84 triliun
WAP AgustusRp1.252/saham
Kinerja IMPC MtD per 7 September+22,83%

Top 5 Gainer dan Loser LQ45

Berikut saham yang mencatat kenaikan dan penurunan terbesar di indeks LQ45.

Top 5 Gainer LQ45

SahamPerubahan
MBMA+4,81%
INCO+3,85%
HRTA+3,29%
MAPI+3,09%
ANTM+1,83%

Top 5 Loser LQ45

SahamPerubahan
SCMA-6,12%
EMTK-5,26%
AMMN-4,49%
BUMI-4,46%
MEDC-4,26%

Pantau Pergerakan Saham dan Susun Trading Plan di Ajaib

Pantau pergerakan IHSG, saham blue chip, serta informasi emiten terbaru melalui Ajaib. Mulai trading saham di Ajaib Terminal dan pantau pergerakan pasar secara langsung melalui platform Ajaib.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi  ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Sumber: Ajaib Research, Kementerian Keuangan, Keterbukaan Informasi BEI.

Profil Penulis

Ratih Mustikoningsih
Ratih Mustikoningsih

Financial Expert Ajaib

Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!