Saham Terkait


📢 Hore! Portofolio $HRTA saya naik dengan ⚡️XTRA Day Trading 0x di Ajaib 🎉





📢 Hore! Portofolio $HRTA saya naik dengan ⚡️XTRA Day Trading 0x di Ajaib 🎉





📢 Hore! Portofolio $HRTA saya naik dengan ⚡️XTRA Day Trading 0x di Ajaib 🎉




Hartadinata Abadi Tbk.
Non-Primer
Day Trading
Trading Limit
Saham Emas Ambles Imbas Kenaikan Inflasi AS Jakarta Composite Index (JCI) Last 5.886 -0,28% -16,34 High 6.010 Low 5.784 Statistik Pasar Nilai Transaksi (Rp) 22,27 Triliun Volume Transaksi (Lot) 336 Juta Frekuensi Transaksi (X) 2,38 Juta LQ45 Top 5 Gainer 1. ISAT+4,41% 2. BBCA+3,10% 3. KLBF +2,84% 4. EXCL +2,76% 5. UNVR +2,19% LQ45 Top 5 Loser 1. HRTA-13,94% 2. CUAN-8,90% 3. AMMN-7,55% 4. MDKA-7,14% 5. BRPT-6,26% Kesimpulan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada zona merah. Tercatat di pasar ekuitas dan derivatif 625 instrumen terkoreksi, 400 positif, dan 299 stagnan. IHSG koreksi, setelah reli dalam 2 hari beruntun. Pasar mencermati Imbal hasil obligasi Indonesia tenor 10 tahun di level 7,44% (11/6) meskipun suku bunga BI Rate telah naik 75 bps dalam kurang dari 1 bulan. Indikasi aksi jual di pasar obligasi berlanjut senada dengan kenaikan inflasi AS ke 4,2% (Mei-2026). Pasar sudah mencerna sentimen hawkish The Fed dengan penurunan harga emas -10% dalam 2 pekan terakhir (10/6) ke level USD4.070/oz. Penurunan harga komoditas emas juga menekan laju saham sektor emas domestik. Sektor material dasar memimpin pelemahan indeks sektoral -4,26% dan sektor energi -2,12%. $EMAS $ANTM $MDKA $AMMN $HRTA $ARCI Sumber : Ajaib Research, Trading Economic *Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.*
IHSG hijau pagi ini di tengah Asia merah semua Tapi nggak semua saham ikut pesta.Tiga nama ini justru jadi top losers LQ45. Yang paling parah: $HRTA Turun -6,01% ke Rp 1.955 Tapi kalau lihat data intraday lain, $HRTA bahkan sempat anjlok lebih dalam — hingga -13,70%. Ini volatilitas ekstrem untuk saham emas/perhiasan di tengah harga emas global yang sedang naik. Worth dipantau kenapa. $MDKA lanjut tertekan: -2,63% ke Rp 2.590 Masih melanjutkan downtrend yang sudah kita bahas kemarin. Belum ada tanda reversal momentum bearish masih dominan untuk saham tambang emas-tembaga ini. $SMGR ikut merah: -2,15% ke Rp 1.590 Sektor semen memang lagi nggak jadi sorotan saat ini kalah momentum dibanding sektor teknologi, properti, dan energi yang justru jadi penopang IHSG hari ini. Hal besar yang perlu diingat: Ketegangan AS-Iran meningkat Selat Hormuz ditutup Brent naik +2% ke US$94,93/barel KOSPI anjlok -3%, mayoritas Asia merah IHSG hijau hari ini bukan berarti "AMAN." Referensi:Kontan.co.id Bukan rekomendasi investasi.DYOR
Saham Emas Ambles Imbas Kenaikan Inflasi AS Jakarta Composite Index (JCI) Last 5.886 -0,28% -16,34 High 6.010 Low 5.784 Statistik Pasar Nilai Transaksi (Rp) 22,27 Triliun Volume Transaksi (Lot) 336 Juta Frekuensi Transaksi (X) 2,38 Juta LQ45 Top 5 Gainer 1. ISAT+4,41% 2. BBCA+3,10% 3. KLBF +2,84% 4. EXCL +2,76% 5. UNVR +2,19% LQ45 Top 5 Loser 1. HRTA-13,94% 2. CUAN-8,90% 3. AMMN-7,55% 4. MDKA-7,14% 5. BRPT-6,26% Kesimpulan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada zona merah. Tercatat di pasar ekuitas dan derivatif 625 instrumen terkoreksi, 400 positif, dan 299 stagnan. IHSG koreksi, setelah reli dalam 2 hari beruntun. Pasar mencermati Imbal hasil obligasi Indonesia tenor 10 tahun di level 7,44% (11/6) meskipun suku bunga BI Rate telah naik 75 bps dalam kurang dari 1 bulan. Indikasi aksi jual di pasar obligasi berlanjut senada dengan kenaikan inflasi AS ke 4,2% (Mei-2026). Pasar sudah mencerna sentimen hawkish The Fed dengan penurunan harga emas -10% dalam 2 pekan terakhir (10/6) ke level USD4.070/oz. Penurunan harga komoditas emas juga menekan laju saham sektor emas domestik. Sektor material dasar memimpin pelemahan indeks sektoral -4,26% dan sektor energi -2,12%. $EMAS $ANTM $MDKA $AMMN $HRTA $ARCI Sumber : Ajaib Research, Trading Economic *Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.*
IHSG hijau pagi ini di tengah Asia merah semua Tapi nggak semua saham ikut pesta.Tiga nama ini justru jadi top losers LQ45. Yang paling parah: $HRTA Turun -6,01% ke Rp 1.955 Tapi kalau lihat data intraday lain, $HRTA bahkan sempat anjlok lebih dalam — hingga -13,70%. Ini volatilitas ekstrem untuk saham emas/perhiasan di tengah harga emas global yang sedang naik. Worth dipantau kenapa. $MDKA lanjut tertekan: -2,63% ke Rp 2.590 Masih melanjutkan downtrend yang sudah kita bahas kemarin. Belum ada tanda reversal momentum bearish masih dominan untuk saham tambang emas-tembaga ini. $SMGR ikut merah: -2,15% ke Rp 1.590 Sektor semen memang lagi nggak jadi sorotan saat ini kalah momentum dibanding sektor teknologi, properti, dan energi yang justru jadi penopang IHSG hari ini. Hal besar yang perlu diingat: Ketegangan AS-Iran meningkat Selat Hormuz ditutup Brent naik +2% ke US$94,93/barel KOSPI anjlok -3%, mayoritas Asia merah IHSG hijau hari ini bukan berarti "AMAN." Referensi:Kontan.co.id Bukan rekomendasi investasi.DYOR