IHSG Hari Ini Ditutup Melemah 0,86%, Simak Daftar Top Gainer & Top Loser LQ45
Ratih Mustikoningsih•August 19, 2026

Key Takeaways
- IHSG ditutup melemah 0,86% ke level 6.394 dengan nilai transaksi Rp14,28 triliun, mengikuti tekanan bursa Asia.
- MEDC menjadi top gainer LQ45 dengan kenaikan 6,34%, sedangkan ESSA menjadi top loser dengan penurunan 4,62%.
- BI mempertahankan BI-Rate di 5,75%, sementara PRDA berencana melakukan buyback saham senilai Rp150 miliar mulai 20 Agustus hingga 19 November 2026.
IHSG Hari Ini Ditutup Melemah ke 6.394
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Rabu (19/8) dengan koreksi 0,86% atau 55,71 poin ke level 6.394. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada rentang 6.373 hingga 6.490. Pelemahan tersebut terjadi seiring dengan tekanan yang juga terlihat pada sejumlah bursa saham Asia.
Dari aktivitas perdagangan, nilai transaksi saham mencapai Rp14,28 triliun dengan volume transaksi sebesar 360 juta lot. Sementara itu, frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,20 juta kali, menunjukkan aktivitas perdagangan yang tetap cukup ramai di tengah koreksi indeks.
Statistik Pasar
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| IHSG | 6.394 (-0,86%) |
| High / Low | 6.490 / 6.373 |
| Nilai Transaksi | Rp14,28 triliun |
| Volume Transaksi | 360 juta lot |
| Frekuensi Transaksi | 2,20 juta kali |
Top Gainer & Top Loser LQ45 Hari Ini
Top 5 Gainer LQ45
Top 5 Loser LQ45
Bursa Asia Tertekan, Harga Minyak Naik
Koreksi IHSG turut mengikuti pergerakan bursa Asia pada perdagangan 19 Agustus 2026. Nikkei 225 turun 3,12%, sementara KOSPI melemah 5,80%. Tekanan di pasar regional tersebut terjadi di tengah kenaikan harga minyak mentah Brent sebesar 1,07% ke level USD92 per barel.
Kenaikan harga minyak tersebut berpotensi kembali mendorong kenaikan suku bunga. Di dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate edisi Agustus 2026 di level 5,75%, sesuai dengan ekspektasi pasar. Keputusan tersebut turut mempertimbangkan rupiah JISDOR yang telah terapresiasi ke Rp17.844 per USD pada 19 Agustus 2026 serta upaya mempertahankan daya beli di tengah Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang terus melandai.
PRDA Siapkan Buyback Saham Rp150 Miliar
Dari sisi emiten, PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) berencana melakukan buyback saham senilai Rp150 miliar. Aksi korporasi tersebut akan dilaksanakan selama tiga bulan, mulai 20 Agustus 2026 hingga 19 November 2026.
Rencana buyback PRDA menjadi salah satu informasi emiten yang mewarnai perdagangan saham hari ini di tengah pelemahan IHSG. Sementara itu, keputusan BI untuk mempertahankan BI-Rate di 5,75% menjadi bagian dari perkembangan makroekonomi yang turut diperhatikan pasar setelah tekanan pada bursa saham Asia.
Pantau Top Gainer & Top Loser LQ45 dan Mulai Trading Saham di Ajaib
Pergerakan IHSG hari ini menunjukkan tekanan yang datang bersamaan dengan pelemahan bursa Asia. Di tengah kondisi tersebut, MEDC dan ISAT menjadi dua saham dengan penguatan terbesar di LQ45, sedangkan ESSA dan PGEO mencatat koreksi paling dalam. Perkembangan BI-Rate serta rencana buyback PRDA juga menjadi bagian dari sentimen pasar pada perdagangan hari ini.
Dengan mengikuti pergerakan indeks, daftar top gainer dan top loser LQ45, serta perkembangan emiten dan kebijakan makroekonomi, kamu bisa mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai dinamika pasar. Untuk memantau pergerakan saham dan mulai trading saham, kamu bisa menggunakan Ajaib dan memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia untuk kelola risiko trading dan maksimalkan profit.
Profil Penulis
Financial Expert Ajaib
Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Sumber: Keterbukaan Informasi Bursa (19/8), Bank Indonesia, Ajaib Research
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!
