PT Prodia Widyahusada Tbk didirikan pada 8 Februari 1988, dan melantai di bursa saham pada 7 Desember 2016.
PT Prodia Widyahusada Tbk memiliki visi untuk menjadi layanan kesehatan tepercaya menunjang pengobatan generasi baru.
BI-Rate Tetap 5,75%, $PRDA Buyback Saham Rp150 Miliar
Jakarta Composite Index (JCI)
Last 6.394 -0,86% -55,71
High 6.490 Low 6.373
Statistik Pasar
Nilai Transaksi (Rp) 14,28 Triliun
Volume Transaksi (Lot) 360 Juta
Frekuensi Transaksi (X) 2,20 Juta
LQ45 Top 5 Gainer
1. MEDC+6,34%
2. ISAT+5,38%
3. SCMA+1,96%
4. UNTR+1,07%
5. ITMG+1,01%
LQ45 Top 5 Loser
1. ESSA-4,62%
2. PGEO-4,55%
3. INDY-3,35%
4. INCO-3,33%
5. AMRT-3,21%
Kesimpulan
IHSG koreksi mengikuti pergerakan Bursa Asia. Indeks Nikkei 225 -3,12% dan KOSPI -5,80% (19/8). Penurunan tersebut seiring dengan kenaikan harga minyak mentah Brent +1,07% ke level USD 92/barel yang berpotensi kembali mengerek kenaikan suku bunga (19/8). Dari emiten, PRDA berencana melakukan buyback saham senilai Rp150 miliar yang akan dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan, yaitu sejak 20 Agustus 2026 hingga 19 November 2026. Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate edisi Agustus 2026 di level 5,75%. Keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar yang mempertimbangkan rupiah JISDOR telah terapresiasi ke Rp17.844/USD (19/8), serta mempertahankan daya beli ditengah IKK yang terus melandai.
Sumber: Keterbukaan Informasi Bursa (19/8), Bank Indonesia, Ajaib Research
*Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.*
Analisis Teknikal $PRDA dengan MACD
Melihat data harga $PRDA, kita bisa mencoba analisis teknikal menggunakan MACD. Data menunjukkan fluktuasi harga yang cukup sering dalam periode pendek. Dengan melihat pergerakan rata-rata jangka pendek dan panjang, kita harap bisa mengidentifikasi titik masuk dan keluar yang optimal.
Perhatikan juga pengelolaan risiko yang baik!
Analisis OBV Harian Saham $PRDA
Melihat data harian saham $PRDA melalui analisis teknikal, kita bisa menggunakan On Balance Volume (OBV) untuk mengidentifikasi alur pergerakan harga terkait volume. Dari tanggal 20 Januari hingga 17 Februari, pergerakan harga $PRDA menunjukkan fluktuasi yang dipengaruhi oleh sentimen pasar. Beberapa titik, khususnya tanggal 7 Februari, menunjukkan pergerakan negatif di mana ada penurunan di volume. OBV cenderung menurun dari puncaknya di awal Februari, sinyal potensial bahwa arus “smart money” mungkin mengalir keluar dari saham ini. Dengan situasi seperti ini, sepertinya masa depan $PRDA belum terlalu cerah. Kompetisi ketat membuat saham sulit naik.
BI-Rate Tetap 5,75%, $PRDA Buyback Saham Rp150 Miliar
Jakarta Composite Index (JCI)
Last 6.394 -0,86% -55,71
High 6.490 Low 6.373
Statistik Pasar
Nilai Transaksi (Rp) 14,28 Triliun
Volume Transaksi (Lot) 360 Juta
Frekuensi Transaksi (X) 2,20 Juta
LQ45 Top 5 Gainer
1. MEDC+6,34%
2. ISAT+5,38%
3. SCMA+1,96%
4. UNTR+1,07%
5. ITMG+1,01%
LQ45 Top 5 Loser
1. ESSA-4,62%
2. PGEO-4,55%
3. INDY-3,35%
4. INCO-3,33%
5. AMRT-3,21%
Kesimpulan
IHSG koreksi mengikuti pergerakan Bursa Asia. Indeks Nikkei 225 -3,12% dan KOSPI -5,80% (19/8). Penurunan tersebut seiring dengan kenaikan harga minyak mentah Brent +1,07% ke level USD 92/barel yang berpotensi kembali mengerek kenaikan suku bunga (19/8). Dari emiten, PRDA berencana melakukan buyback saham senilai Rp150 miliar yang akan dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan, yaitu sejak 20 Agustus 2026 hingga 19 November 2026. Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate edisi Agustus 2026 di level 5,75%. Keputusan tersebut sesuai dengan ekspektasi pasar yang mempertimbangkan rupiah JISDOR telah terapresiasi ke Rp17.844/USD (19/8), serta mempertahankan daya beli ditengah IKK yang terus melandai.
Sumber: Keterbukaan Informasi Bursa (19/8), Bank Indonesia, Ajaib Research
*Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.*
Analisis Teknikal $PRDA dengan MACD
Melihat data harga $PRDA, kita bisa mencoba analisis teknikal menggunakan MACD. Data menunjukkan fluktuasi harga yang cukup sering dalam periode pendek. Dengan melihat pergerakan rata-rata jangka pendek dan panjang, kita harap bisa mengidentifikasi titik masuk dan keluar yang optimal.
Perhatikan juga pengelolaan risiko yang baik!
Analisis OBV Harian Saham $PRDA
Melihat data harian saham $PRDA melalui analisis teknikal, kita bisa menggunakan On Balance Volume (OBV) untuk mengidentifikasi alur pergerakan harga terkait volume. Dari tanggal 20 Januari hingga 17 Februari, pergerakan harga $PRDA menunjukkan fluktuasi yang dipengaruhi oleh sentimen pasar. Beberapa titik, khususnya tanggal 7 Februari, menunjukkan pergerakan negatif di mana ada penurunan di volume. OBV cenderung menurun dari puncaknya di awal Februari, sinyal potensial bahwa arus “smart money” mungkin mengalir keluar dari saham ini. Dengan situasi seperti ini, sepertinya masa depan $PRDA belum terlalu cerah. Kompetisi ketat membuat saham sulit naik.