Ajaib
Menu

Berita

IHSG Dibuka Menguat 0,44% ke 6.347, Rupiah Berbalik ke Rp17.972

SalsabillaAugust 5, 2026

IHSG Dibuka Menguat 0,44% ke 6.347, Rupiah Berbalik ke Rp17.972

Key Takeaways

  • IHSG dibuka menguat 0,44% ke level 6.347 pada Rabu (5/8/2026), mengikuti mayoritas bursa Asia yang juga bergerak di zona hijau.
  • Rupiah berbalik menguat 0,31% ke Rp17.972 per dolar AS, setelah pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah di Rp18.207 per dolar AS.
  • Penguatan pasar saham didukung optimisme terhadap kinerja emiten semester I 2026, meredanya kekhawatiran geopolitik, serta aliran dana asing yang pada perdagangan sebelumnya mencatat net buy Rp741,19 miliar di pasar reguler.

IHSG Dibuka Menguat, Bursa Asia Kompak Berada di Zona Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (5/8/2026) dibuka menguat. Hingga pukul 09.15 WIB, IHSG naik 27,86 poin atau 0,44% ke level 6.347, sejalan dengan mayoritas bursa saham Asia yang juga bergerak positif.

Sejumlah indeks utama Asia seperti KOSPI, Nikkei 225, Topix, KLCI, Shanghai Composite, Shenzhen Composite, dan Hang Seng tercatat berada di zona hijau pada awal perdagangan. Dari pasar domestik, sebanyak 331 saham menguat, sedangkan 169 saham melemah dan 207 saham tidak bergerak. Aktivitas perdagangan juga cukup ramai dengan 5,2 miliar saham berpindah tangan dalam 302.664 transaksi.

Apa yang Menopang Penguatan IHSG Hari Ini?

Salah satu sentimen yang menopang IHSG berasal dari earning season semester I 2026. Kinerja sejumlah emiten, terutama dari sektor perbankan dan komoditas, dinilai masih menunjukkan performa solid sehingga memberikan ruang bagi pasar untuk merespons positif laporan keuangan yang terus bermunculan.

Selain laporan keuangan, pasar juga mencermati perkembangan geopolitik yang mulai lebih kondusif setelah adanya perkembangan positif dalam perundingan Amerika Serikat dan Iran terkait jalur pelayaran Selat Hormuz. Di dalam negeri, rencana pemerintah menambah injeksi dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke perbankan untuk menjaga likuiditas dan mendorong kredit ke sektor riil turut menjadi katalis yang berpotensi mendukung sektor perbankan.

Di sisi lain, penguatan pembukaan belum otomatis menunjukkan bahwa IHSG akan bergerak satu arah sepanjang sesi. Pasar masih akan mencerna sejumlah agenda ekonomi, termasuk rilis PDB Indonesia kuartal II 2026 yang diproyeksikan tumbuh 5,3% secara tahunan, serta kelanjutan laporan keuangan emiten. Karena itu, pergerakan indeks setelah pembukaan tetap menjadi bagian penting untuk melihat apakah minat beli mampu bertahan.

Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.972

Pada waktu yang hampir bersamaan, Rupiah menunjukkan pergerakan yang lebih positif. Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB, Rupiah di pasar spot dibuka menguat 55 poin atau 0,31% ke Rp17.972 per dolar AS, berbalik dari posisi penutupan Selasa (4/8/2026) di Rp18.207 per dolar AS.

Pergerakan Rupiah menjadi salah satu faktor yang ikut diperhatikan pasar saham karena perubahan nilai tukar dapat memengaruhi sentimen terhadap aset domestik maupun kinerja sejumlah emiten. Penguatan Rupiah juga terjadi ketika tekanan terhadap yen Jepang mulai mereda setelah serangkaian intervensi dan dukungan dari Amerika Serikat. Sementara itu, indeks dolar AS relatif stabil di 99,85.

Asing Borong Saham Bank, Apakah Momentum IHSG Berlanjut?

Penguatan IHSG pada pembukaan hari ini juga terjadi setelah investor asing mencatat net buy Rp741,19 miliar di pasar reguler pada perdagangan Selasa (4/8/2026). Jika dihitung di seluruh pasar, net buy asing tercatat Rp623,48 miliar. Aliran dana tersebut terutama terlihat pada sejumlah saham berkapitalisasi besar, dengan BBCA menjadi saham yang mencatat net buy asing terbesar.

BBCA mencatat net buy asing sebesar Rp404,43 miliar dan ditutup menguat 3,17% ke Rp6.500 per saham. Selain BBCA, saham perbankan seperti BMRI, BBRI, dan BBNI juga masuk dalam daftar saham dengan net buy asing terbesar. Kondisi tersebut memberikan gambaran bahwa minat beli asing pada perdagangan sebelumnya tidak hanya terkonsentrasi pada satu saham.

Saham dengan Net Buy Asing Terbesar

SahamNet Buy Asing
BBCARp404,43 miliar
BMRIRp129,87 miliar
BBRIRp116,05 miliar
MDKARp101,24 miliar
BBNIRp94,05 miliar
TLKMRp59,93 miliar
BRPTRp59,74 miliar
TINSRp59,22 miliar
ERAARp45,17 miliar
GGRMRp36,91 miliar

Namun, arus dana asing belum sepenuhnya merata. Pada perdagangan yang sama, TPIA menjadi saham dengan net sell asing terbesar sebesar Rp206,62 miliar, disusul AMMN Rp83,56 miliar dan EMAS Rp71,4 miliar. Artinya, di tengah penguatan IHSG, tetap terjadi rotasi dana antar saham dan sektor.

Strategi Trader Saat IHSG dan Rupiah Sama-Sama Menguat

Kombinasi IHSG yang dibuka menguat, Rupiah yang kembali ke bawah Rp18.000, dan net buy asing pada perdagangan sebelumnya memberikan sentimen awal yang positif.

Beberapa hal yang dapat diperhatikan sepanjang sesi perdagangan antara lain:

  • Follow-through IHSG setelah pembukaan. Jika penguatan indeks mampu bertahan setelah volume transaksi bertambah.
  • Pergerakan saham dengan akumulasi asing. Saham yang sebelumnya mencatat net buy besar dapat menjadi perhatian, tetapi tetap perlu dilihat apakah minat beli berlanjut atau justru terjadi profit taking.
  • Respons saham terhadap Rupiah. Perhatikan saham yang memiliki eksposur pendapatan, biaya, utang, atau bahan baku dalam valuta asing karena dampak perubahan kurs dapat berbeda antar emiten.
  • Volume dan price action. Kenaikan harga yang disertai peningkatan volume cenderung memberikan informasi lebih kuat mengenai partisipasi pasar dibanding kenaikan tipis dengan aktivitas transaksi yang rendah.

Dengan demikian, trader dapat menggunakan penguatan pembukaan sebagai titik awal untuk melihat apakah momentum benar-benar berkembang atau hanya menjadi rebound jangka pendek. Area pergerakan IHSG, volume, foreign flow, serta respons saham terhadap sentimen Rupiah menjadi beberapa data yang dapat dipantau sebelum mengambil keputusan berikutnya.

Pantau Pergerakan IHSG dan Saham Pilihan di Ajaib

Pergerakan IHSG dan Rupiah dapat berubah cepat sepanjang sesi perdagangan, terutama ketika pasar merespons data ekonomi, laporan keuangan, maupun perubahan sentimen global. Dengan memantau pergerakan harga dan informasi pasar secara berkala, kamu dapat menyesuaikan strategi trading dengan kondisi yang sedang berlangsung.

Melalui Ajaib, kamu dapat memantau pasar saham Indonesia sekaligus mengakses berbagai informasi yang membantu dalam mengambil keputusan investasi. Mulai trading saham dan download Ajaib di Play Store & App Store sekarang!

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Sumber:
[1] https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/117330/ihsg-dibuka-menguat-kompak-dengan-bursa-asia
[2] https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/117317/ihsg-lompat-1-investor-asing-net-buy-rp700-m-dan-borong-bbca
[3] https://investor.id/market/449158/nilai-tukar-rupiah-hari-ini-rabu-5-agustus-2026-berbalik-menguat

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!