Circle Umumkan Deretan Validator Kelas Kakap untuk Blockchain Arc, Siap Meluncur 16 September 2026
Panji Yudha•August 7, 2026

Analisis dibuat pada Jumat, 7 Agustus 2026 oleh Panji Yudha, Financial Expert Ajaib Sekuritas.
Key Takeaways
- Circle akan meluncurkan blockchain Arc pada 16 September 2026 dengan dukungan validator pendiri dari sejumlah institusi global, termasuk BlackRock, Visa, Mastercard, dan DTCC.
- Arc dirancang sebagai Layer-1 untuk stablecoin dan tokenisasi aset, dengan lebih dari 100 institusi telah menguji berbagai use case sebelum peluncuran mainnet publik.
- Meski kinerja keuangan Circle masih menghadapi tantangan, dominasi USDC, penguatan regulasi, dan peluncuran Arc menjadi katalis penting yang perlu dicermati trader kripto.
Sejumlah perkembangan penting kembali datang dari sektor infrastruktur blockchain. Circle Internet Group resmi mengumumkan jajaran founding validators untuk blockchain Arc miliknya menjelang peluncuran mainnet publik yang dijadwalkan pada 16 September 2026.
Dukungan sejumlah institusi keuangan global menjadi sorotan utama. Di sisi lain, laporan keuangan kuartal II Circle menunjukkan hasil yang beragam, sehingga peluncuran Arc menjadi momentum penting untuk membuktikan potensi bisnis perusahaan ke depan.
Perkembangan ini layak diperhatikan karena dapat menjadi salah satu katalis bagi ekosistem USDC, tokenisasi aset, dan adopsi blockchain oleh institusi.
Circle Gandeng Validator Kelas Kakap untuk Blockchain Arc
Circle Internet Group resmi mengungkap jajaran validator pendiri (founding validators) untuk blockchain Arc miliknya, menjelang peluncuran mainnet publik yang dijadwalkan pada 16 September 2026.
Arc merupakan Layer-1 blockchain terbuka yang dirancang sebagai “Economic OS for the Internet”, yaitu infrastruktur untuk pembayaran stablecoin, aset tertokenisasi, pasar keuangan, hingga ekonomi berbasis AI agent.
Deretan validator pendirinya cukup mengesankan, mulai dari BlackRock, Visa, Mastercard, DTCC, Galaxy Digital, Global Payments, Intercontinental Exchange (ICE), MoneyGram, SBI Group, Standard Chartered, hingga Sumitomo Corporation.
Sorotan utama tertuju pada keterlibatan BlackRock, manajer aset yang mengelola dana sekitar US$15,3 triliun per akhir kuartal II 2026. BlackRock diproyeksikan akan men-deploy dana pasar uang tertokenisasi BUIDL miliknya di jaringan Arc, sehingga investor dapat melakukan subscribe, redeem, serta memanfaatkan aset tersebut dalam satu ekosistem on-chain.
Rel infrastruktur yang dirancang khusus seperti Arc bisa mendukung settlement lebih cepat, mobilitas kolateral yang lebih baik, dan adopsi institusional aset digital yang lebih luas,
ujar Kepala Divisi Digital Assets BlackRock, Robert Mitchnick.
Lebih dari 100 Institusi Telah Menguji Arc

Saat ini Arc masih beroperasi dalam mode private mainnet. Meski demikian, lebih dari 100 institusi dan ecosystem builder telah terintegrasi dan menguji berbagai use case dunia nyata.
Pengujian tersebut mencakup pembayaran stablecoin, penerbitan aset tertokenisasi, transaksi FX global, hingga pasar on-chain institusional.
Ekosistem Arc juga akan didukung oleh berbagai mitra lintas sektor, mulai dari protokol DeFi dan penyedia likuiditas seperti Aave, Uniswap, Morpho, GSR, dan FalconX, penyedia pembayaran stablecoin seperti Rain, Thunes, dan Wirex, hingga bursa serta penyedia wallet seperti Binance, Kraken, MetaMask, Ledger, Fireblocks, Chainlink, dan Upbit.
Selain itu, Circle turut menjalin kerja sama terpisah dengan DTCC yang menyediakan layanan custody dan asset servicing untuk lebih dari US$114 triliun aset. Kerja sama tersebut akan mendukung tokenisasi aset yang berada dalam kustodi DTCC di jaringan Arc, yang ditargetkan mulai berjalan pada semester II 2027.
Laporan Keuangan Circle Tunjukkan Hasil yang Beragam
Pengumuman Arc dirilis bersamaan dengan laporan keuangan kuartal II Circle yang menunjukkan hasil cukup beragam.
Perusahaan membukukan laba per saham (EPS) sebesar US$0,18, lebih tinggi dari konsensus analis sebesar US$0,16. Namun, pendapatan dan reserve income sekitar US$701 juta justru meleset dari ekspektasi pasar dan hanya naik tipis dibanding US$694 juta pada kuartal I.
EBITDA yang disesuaikan juga turun dari US$151 juta menjadi US$143 juta secara kuartalan.
Sementara itu, sirkulasi USDC menyusut dari US$77 miliar pada akhir Maret menjadi US$73,3 miliar pada Juni. Volume transaksi on-chain kuartalan pun turun dari US$21,5 triliun menjadi US$14,8 triliun.
Meski demikian, terdapat sejumlah sinyal positif yang masih menopang optimisme investor. Berdasarkan data Visa Onchain Analytics, USDC berhasil menguasai hampir 70% volume transaksi stablecoin sepanjang Juni. Di saat yang sama, Circle Payments Network mencatat volume transaksi tahunan (annualized) sebesar US$14,7 miliar atau melonjak 76% secara kuartalan.
Posisi regulasi Circle di tingkat federal Amerika Serikat juga semakin kuat setelah Office of the Comptroller of the Currency (OCC) menyetujui Circle National Trust pada Juli lalu. Persetujuan tersebut membuka jalan bagi layanan custody aset digital yang diatur secara federal, termasuk potensi pengelolaan cadangan USDC di masa mendatang.
Peluncuran Arc Jadi Ujian Penting bagi Circle
Peluncuran Arc pada 16 September mendatang akan menjadi ujian penting bagi Circle. Pasar akan melihat apakah dukungan institusional yang besar benar-benar mampu mengubah Arc dari sekadar proyek infrastruktur yang menjanjikan menjadi sumber pendapatan baru bagi perusahaan.
Keberhasilan Arc juga akan menentukan sejauh mana Circle mampu mendiversifikasi bisnisnya di luar ketergantungan terhadap reserve income, yang selama ini sangat dipengaruhi oleh sirkulasi USDC dan tingkat suku bunga.
Meski demikian, sejumlah risiko tetap perlu diperhatikan. Beban biaya distribusi masih menggerus porsi besar reserve income, persaingan di sektor stablecoin dan infrastruktur blockchain semakin ketat, sementara Arc juga harus membuktikan mampu menghasilkan aktivitas jaringan dan pendapatan berbasis fee secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Peluncuran Arc berpotensi menjadi salah satu katalis terbesar bagi Circle pada tahun ini. Namun, dukungan institusi besar saja belum tentu langsung mendorong pertumbuhan bisnis apabila belum diikuti peningkatan aktivitas di jaringan.
Beberapa hal yang dapat diperhatikan trader antara lain:
- Pantau peluncuran mainnet publik Arc pada 16 September 2026.
- Cermati implementasi BUIDL BlackRock dan adopsi tokenisasi aset di jaringan Arc.
- Perhatikan perkembangan sirkulasi USDC serta volume transaksi on-chain setelah Arc resmi diluncurkan.
- Amati apakah aktivitas jaringan Arc mampu menghasilkan pendapatan berbasis fee yang berkelanjutan.
- Waspadai tekanan terhadap bisnis Circle dari penurunan reserve income, biaya distribusi, dan persaingan yang semakin ketat.
Pantau Perkembangan Circle dan Arc di Ajaib
Peluncuran Arc menjadi salah satu perkembangan penting yang dapat memengaruhi sentimen di sektor stablecoin dan tokenisasi aset. Mengikuti perkembangan proyek ini dapat membantu kamu mengidentifikasi peluang sekaligus mengantisipasi perubahan sentimen pasar.
Melalui aplikasi Ajaib, kamu dapat memantau pergerakan ratusan aset kripto, memanfaatkan multiple watchlist, price alert, serta berbagai informasi pasar untuk membantu mengambil keputusan trading dengan lebih terukur. Download aplikasi Ajaib sekarang dan pantau berbagai perkembangan terbaru di pasar kripto agar tidak ketinggalan momentum.
Profil Penulis
Writer
-
Disclaimer: Transaksi Aset Kripto mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Informasi yang terkandung dalam tulisan ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset dan analisis internal perusahaan secara seksama dengan sumber terpercaya dan tidak dipengaruhi dari pihak manapun. Tulisan ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Pengambilan keputusan dalam melakukan transaksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi Pengguna. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!