CoinShares: Aset Tokenisasi (RWA) Kini Benar-Benar Dipakai, Bukan Sekadar Diterbitkan
Panji Yudha•August 7, 2026

Analisis dibuat pada Jumat, 7 Agustus 2026 oleh Panji Yudha, Financial Expert Ajaib Sekuritas.
Key Takeaways
- Laporan CoinShares menunjukkan adopsi RWA semakin nyata, terlihat dari lonjakan penggunaan aset tertokenisasi di berbagai aplikasi on-chain selama periode Q2 2025–Q2 2026.
- Deposit RWA di platform lending naik lebih dari tiga kali lipat, sementara volume perdagangan spot RWA dan perpetual futures juga tumbuh jauh lebih cepat dibanding aset kripto native.
- Hyperliquid dan tokenisasi aset menjadi sorotan utama, menunjukkan bahwa utilitas RWA mulai berkembang dari sekadar penerbitan aset menjadi aktivitas ekonomi yang aktif di blockchain.
Perkembangan sektor Real World Assets (RWA) kembali menjadi perhatian pasar kripto. Laporan terbaru CoinShares bersama Token Terminal menunjukkan bahwa aset tertokenisasi kini tidak lagi hanya diterbitkan, tetapi mulai digunakan secara aktif di berbagai aktivitas on-chain.
Di tengah perlambatan sejumlah segmen pasar kripto, RWA justru mencatat pertumbuhan pada aktivitas lending, perdagangan spot, hingga perpetual futures.
RWA Kini Aktif Digunakan di On-Chain
CoinShares bersama Token Terminal merilis laporan “The State of Hybrid Finance 2026” yang mengungkap data periode Q2 2025 hingga Q2 2026.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa aset Real World Assets (RWA) kini semakin aktif dimanfaatkan di ekosistem on-chain, bukan hanya diterbitkan lalu disimpan tanpa aktivitas.

Deposit RWA di DeFi Melonjak Saat Pasar Kripto Melambat
Selama periode tersebut, total deposit DeFi tercatat turun sekitar 15% akibat penarikan dana dan pelemahan harga aset kripto.
Namun, tren berbeda justru terlihat pada RWA. Deposit RWA di platform lending melonjak lebih dari tiga kali lipat, dari US$2,3 miliar menjadi US$7,4 miliar. Pertumbuhan ini didominasi oleh dana Treasury tertokenisasi seperti JTRSY, BUIDL, dan sUSDS, dengan Ethereum menguasai hampir 70% dari total kolateral.
Pola serupa juga terjadi pada perdagangan spot. Volume perdagangan DEX untuk aset kripto native turun sekitar 70% secara tahunan. Sebaliknya, volume spot RWA meningkat sekitar 220% dibanding tahun sebelumnya, terutama didorong oleh emas tertokenisasi seperti XAUT dan PAXG di jaringan Ethereum dan Solana.
Hyperliquid Muncul sebagai Pemimpin Baru
Tren positif juga terlihat di pasar perpetual futures. Volume perdagangan di tradeXYZ, platform RWA yang dibangun di atas Hyperliquid, melonjak hampir 20 kali lipat sejak peluncurannya.
Pertumbuhan tersebut terjadi di tengah perlambatan pasar perpetual futures aset kripto native yang telah berlangsung sejak Oktober 2025.
Dari sisi bisnis, laporan ini juga menyoroti posisi Hyperliquid yang berhasil muncul sebagai pemimpin dalam pendapatan blockchain.
Hyperliquid bahkan disebut telah menyalip Solana dan Ethereum sebagai chain dengan pendapatan tertinggi, berkat model bisnisnya yang beroperasi sekaligus sebagai layer aplikasi dan settlement layer.
Investor Institusi dan Ritel Memiliki Pola Berbeda

Laporan CoinShares juga menyoroti adanya perbedaan karakteristik antara investor institusi dan investor ritel pada ekosistem aset tertokenisasi.
Produk institusional seperti BUIDL milik BlackRock memiliki rata-rata saldo per wallet mencapai puluhan juta dolar AS.
Di sisi lain, saham tertokenisasi (xStocks) justru berkembang lebih cepat di kalangan investor ritel, meskipun nilai investasi per pengguna relatif lebih kecil.
CoinShares membandingkan posisi saham tertokenisasi saat ini dengan perkembangan stablecoin pada 2019. Nilai pasar saham tertokenisasi baru mencapai sekitar US$2,2 miliar, masih sangat kecil dibandingkan pasar ekuitas global yang bernilai lebih dari US$100 triliun. Meski demikian, laporan tersebut menilai kondisi ini menunjukkan bahwa sektor tokenisasi masih berada pada tahap awal, namun arah pertumbuhannya mulai terlihat semakin jelas.
Apa yang Perlu Diperhatikan Trader?
Laporan CoinShares menunjukkan bahwa penggunaan aset tokenisasi mulai berkembang dari sekadar penerbitan aset menjadi aktivitas ekonomi yang aktif di berbagai aplikasi blockchain.
Meski demikian, adopsi RWA masih berada pada tahap awal sehingga perkembangan utilitas dan partisipasi pengguna tetap menjadi faktor utama yang perlu dipantau.
Beberapa hal yang dapat diperhatikan antara lain:
- Pantau pertumbuhan deposit RWA di platform lending sebagai indikator adopsi.
- Cermati perkembangan volume perdagangan RWA dibanding aset kripto native.
- Perhatikan perkembangan Hyperliquid sebagai salah satu ekosistem yang paling diuntungkan dari tren tokenisasi aset.
- Amati pertumbuhan saham tertokenisasi (xStocks) sebagai indikasi meningkatnya partisipasi investor ritel.
- Ikuti perkembangan regulasi dan adopsi institusional karena berpotensi menjadi katalis utama sektor RWA.
Pantau Perkembangan RWA di Ajaib
Tren tokenisasi aset menjadi salah satu narasi yang semakin berkembang di industri kripto. Seiring meningkatnya pemanfaatan RWA di berbagai aplikasi blockchain, trader dapat memanfaatkan informasi tersebut sebagai salah satu pertimbangan dalam memantau perkembangan pasar.
Melalui aplikasi Ajaib, kamu dapat memantau pergerakan ratusan aset kripto, menggunakan multiple watchlist, price alert, serta memperoleh berbagai informasi pasar untuk membantu menyusun strategi trading dengan lebih terukur. Download aplikasi Ajaib sekarang dan pantau berbagai perkembangan terbaru di pasar kripto agar tidak ketinggalan momentum.
Baca Laporan Lengkap CoinShares
Ingin mengetahui data dan analisis lengkap mengenai perkembangan Hybrid Finance serta tren tokenisasi aset?
Baca laporan lengkap CoinShares “The State of Hybrid Finance 2026” melalui tautan berikut.
Profil Penulis
Writer
-
Disclaimer: Transaksi Aset Kripto mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Informasi yang terkandung dalam tulisan ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset dan analisis internal perusahaan secara seksama dengan sumber terpercaya dan tidak dipengaruhi dari pihak manapun. Tulisan ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Pengambilan keputusan dalam melakukan transaksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi Pengguna. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!