Ajaib
Menu

Berita Kripto

Rasio Staking Ethereum Tembus Rekor 34%, 41,4 Juta ETH Terkunci

Panji YudhaAugust 6, 2026

Rasio Staking Ethereum Tembus Rekor 34%, 41,4 Juta ETH Terkunci

Analisis dibuat pada Kamis, 6 Agustus 2026 oleh Panji Yudha, Financial Expert Ajaib Sekuritas.

Key Takeaways

  • Rasio staking Ethereum mencapai rekor 34%, dengan total 41,4 juta ETH terkunci di Beacon Chain setelah lebih dari 1,4 juta ETH ditambahkan hanya dalam sepekan.
  • Pasokan ETH yang beredar semakin terbatas, yang berpotensi mendukung kenaikan harga dalam jangka panjang, tetapi juga meningkatkan risiko volatilitas jika terjadi aksi unstake besar-besaran.
  • Ethereum Foundation tengah mengkaji batas staking 50%, sebuah wacana yang dapat memengaruhi insentif validator, likuiditas pasar, dan arah ekosistem Ethereum ke depan.

Rasio Staking Ethereum Tembus Rekor 34%

Partisipasi staking Ethereum melonjak ke level tertinggi sepanjang sejarah, dengan sekitar 34% dari total suplai jaringan kini terkunci dalam kontrak staking.

Sumber: https://beaconcha.in/charts/staked_ether

Berdasarkan data Beacon Chain (beaconcha.in), total ETH yang di-stake kini mencapai 41,4 juta ETH, melonjak dari yang semula nyaris nol pada awal 2021 menjadi terus meningkat hingga menembus level psikologis 40 juta ETH pada Agustus 2026.

Yang lebih mencolok, lebih dari 1,4 juta ETH ditambahkan ke kontrak staking hanya dalam sepekan terakhir. Kenaikan ini mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap mekanisme proof-of-stake Ethereum yang telah beroperasi sejak The Merge pada September 2022.

Bagi trader, tren ini layak dicermati karena semakin banyak ETH yang terkunci berarti semakin sedikit pasokan yang tersedia di pasar. Kondisi tersebut dapat memengaruhi likuiditas sekaligus meningkatkan sensitivitas harga terhadap perubahan permintaan.

Pasokan ETH Makin Ketat, Volatilitas Berpotensi Meningkat

Lonjakan staking didorong oleh imbal hasil sekitar 3-4% per tahun yang masih menarik bagi investor institusional maupun ritel, terutama di tengah lingkungan suku bunga yang relatif rendah.

Namun di balik pertumbuhan tersebut terdapat konsekuensi yang perlu diperhatikan. Semakin banyak ETH yang terkunci dalam staking berarti semakin sedikit suplai yang beredar aktif di pasar, sehingga berpotensi memperbesar volatilitas harga karena jumlah koin yang tersedia untuk diperdagangkan di bursa menjadi lebih terbatas.

Sumber: https://tokenterminal.com/explorer/metrics/staking-market-cap

Menariknya, data staking market cap dari Token Terminal juga menunjukkan dominasi Ethereum di industri staking global. Ethereum mencatat staking market cap sebesar US$77,7 miliar, jauh di atas Solana (US$32,7 miliar), BNB Chain (US$15,1 miliar), Sui (US$5,0 miliar), dan Cardano (US$3,7 miliar). Dari total staking market cap gabungan sebesar US$137,2 miliar pada 21 proyek terbesar, Ethereum menyumbang lebih dari separuhnya, memperkuat posisinya sebagai jaringan proof-of-stake terbesar di industri kripto.

Ethereum Foundation Kaji Batas Rasio Staking 50%

Merespons tren tersebut, Ethereum Foundation dikabarkan tengah mengkaji proposal untuk membatasi rasio staking maksimal di 50% dari total suplai dengan menghentikan distribusi reward setelah ambang batas tersebut tercapai.

Tujuannya adalah menjaga keseimbangan antara keamanan jaringan dan likuiditas pasar, sekaligus mencegah konsentrasi aset staking yang berlebihan.

Wacana ini memicu perdebatan di komunitas Ethereum. Pendukungnya menilai pembatasan diperlukan untuk mengurangi risiko sentralisasi dan volatilitas ekstrem. Sementara itu, pihak yang menolak khawatir pengurangan insentif staking justru dapat menekan partisipasi validator dan melemahkan keamanan jaringan. Hingga kini, Ethereum Foundation belum mengumumkan jadwal implementasi resmi, dan perubahan tersebut kemungkinan masih memerlukan konsensus komunitas.

Apa Arti Rekor Staking Ethereum bagi Trader dan Investor?

Bagi investor, rasio staking yang terus meningkat menghadirkan peluang sekaligus risiko. Di satu sisi, pasokan ETH yang semakin terbatas dapat menjadi faktor pendukung apresiasi harga dalam jangka panjang apabila permintaan tetap kuat.

Di sisi lain, pasar juga perlu mewaspadai potensi koreksi apabila staker dalam jumlah besar memutuskan melakukan unstake dan menjual asetnya. Risiko ini dapat meningkat seiring pengembangan sejumlah Ethereum Improvement Proposal (EIP) yang bertujuan mempermudah proses penarikan aset staking.

Dampaknya juga meluas ke sektor decentralized finance (DeFi), mengingat banyak protokol menggunakan ETH yang di-stake sebagai aset kolateral. Rasio staking yang semakin tinggi dapat memperkuat keamanan ekosistem DeFi, tetapi juga mengurangi jumlah ETH yang tersedia untuk aktivitas lending maupun trading.

Pantau Perkembangan Ethereum dan Trading ETH Lebih Cepat di Ajaib

Rekor rasio staking Ethereum menunjukkan bahwa perubahan pada fundamental jaringan dapat memengaruhi pasokan yang beredar, likuiditas pasar, hingga potensi pergerakan harga ETH. Bagi trader, memahami perkembangan seperti ini dapat membantu mengantisipasi peluang maupun risiko yang muncul dari dinamika ekosistem Ethereum. Agar tidak ketinggalan update penting dan bisa lebih cepat memanfaatkan peluang di pasar kripto, mulai trading kripto di Ajaib. Download aplikasi Ajaib di Play Store & App Store sekarang!

Profil Penulis

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi Aset Kripto mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Informasi yang terkandung dalam tulisan ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset dan analisis internal perusahaan secara seksama dengan sumber terpercaya dan tidak dipengaruhi dari pihak manapun. Tulisan ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Pengambilan keputusan dalam melakukan transaksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi Pengguna. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!