Ajaib
Menu

Berita Kripto

Strategy Kembali Jual Bitcoin, Kali Ini 1.638 BTC untuk Danai Dividen dan Buyback STRC

Panji YudhaAugust 4, 2026

Strategy Kembali Jual Bitcoin, Kali Ini 1.638 BTC untuk Danai Dividen dan Buyback STRC

Analisis dibuat pada Selasa, 4 Agustus 2026 oleh Panji Yudha, Financial Expert Ajaib Sekuritas.

Key Takeaways

  • Strategy kembali menjual 1.638 BTC senilai US$104,7 juta, menjadi aksi jual Bitcoin terbesar kedua perusahaan sepanjang 2026.
  • Dana hasil penjualan digunakan untuk pembayaran dividen STRC dan buyback saham preferen, sementara total kepemilikan Bitcoin Strategy kini mencapai 842.138 BTC.
  • Trader perlu mencermati tekanan pada STRC, pergerakan MSTR, serta potensi perubahan strategi Strategy dalam menjaga keseimbangan antara akumulasi Bitcoin dan cadangan kas.

Strategy Lepas 1.638 BTC untuk Pendanaan STRC

Source: https://x.com/saylor/status

Strategy milik Michael Saylor kembali menjadi sorotan setelah melakukan penjualan Bitcoin dalam jumlah besar. Berdasarkan filing 8-K kepada SEC pada Senin (3/8), perusahaan menjual 1.638 BTC dengan nilai transaksi mencapai sekitar US$104,7 juta.

Transaksi tersebut berlangsung sejak 27 Juli hingga akhir pekan dengan harga rata-rata penjualan sekitar US$63.957 per BTC.

Dari hasil penjualan tersebut, Strategy mengalokasikan:

  • US$52,4 juta untuk pembayaran dividen saham preferen STRC.
  • US$52,3 juta untuk melakukan buyback saham STRC.

Setelah transaksi ini, total kepemilikan Bitcoin Strategy tercatat sebesar 842.138 BTC dengan total biaya akumulasi mencapai sekitar US$63,5 miliar.

Aksi jual ini menjadi perhatian pasar karena Strategy selama ini dikenal sebagai salah satu perusahaan dengan strategi akumulasi Bitcoin terbesar. Perubahan penggunaan aset Bitcoin untuk kebutuhan pendanaan membuat trader perlu kembali mencermati arah strategi perusahaan ke depan.

Penjualan Bitcoin Strategy Bukan yang Pertama di 2026

Aksi jual 1.638 BTC kali ini merupakan transaksi pelepasan Bitcoin terbesar kedua Strategy sepanjang tahun ini.

Sebelumnya, perusahaan juga telah melakukan beberapa penjualan, yaitu:

  • Pada 6 Juli 2026, Strategy menjual sekitar 3.588 BTC dengan nilai transaksi sekitar US$216 juta.
  • Pada awal Juni 2026, perusahaan menjual 32 BTC, yang menjadi penjualan Bitcoin pertama Strategy sejak transaksi terkait tax-loss pada 2022.

Meski jumlah Bitcoin yang dilepas masih kecil dibandingkan total kepemilikan perusahaan, rangkaian transaksi tersebut menunjukkan bahwa Strategy mulai menggunakan sebagian aset Bitcoin untuk mendukung kebutuhan modal dan kewajiban perusahaan.

Strategy Perkuat Cadangan Kas Lewat Penjualan Saham MSTR

Selain menjual Bitcoin, Strategy juga menghimpun dana melalui penjualan saham MSTR.

Pada periode yang sama, perusahaan berhasil mengumpulkan sekitar US$290,6 juta dengan rincian:

  • US$250 juta dialokasikan untuk memperkuat cadangan dolar AS.
  • US$28,9 juta digunakan untuk tambahan buyback STRC.
  • US$11,7 juta ditambahkan ke saldo kas perusahaan.

Michael Saylor melalui unggahan di X pada Senin mengonfirmasi bahwa Strategy telah melakukan buyback STRC senilai US$81,2 juta.

Selain itu, perusahaan juga menyebut cadangan dolar AS kini telah mencapai sekitar US$4 miliar dan memperpanjang runway cadangan kas hingga sekitar 2,3 tahun.

Langkah tersebut menunjukkan upaya Strategy menjaga fleksibilitas pendanaan di tengah tekanan terhadap instrumen STRC.

Tekanan pada STRC Menjadi Perhatian Pasar

Source: Yahoo Finance

Di sisi lain, saham preferen STRC masih menghadapi tekanan.

Berdasarkan data Yahoo Finance, STRC diperdagangkan di sekitar US$89,40 pada sesi pre-market Senin, atau sekitar 10,6% di bawah nilai target US$100.

Saham MSTR juga ikut melemah sekitar 0,9% pada sesi pre-market yang sama.

STRC menjadi salah satu instrumen pembiayaan penting bagi Strategy dalam mendukung strategi pembelian Bitcoin. Namun, ketika harga STRC berada di bawah nilai par, kemampuan perusahaan untuk menghimpun dana tambahan melalui instrumen tersebut dapat ikut terbatas.

Dalam kondisi tersebut, Strategy berpotensi perlu meningkatkan tingkat dividen untuk menarik minat pembeli dan menopang harga STRC.

Tekanan Model Pendanaan Strategy Sudah Menjadi Perhatian Sejak Juni

Kekhawatiran terhadap model pendanaan Strategy sebelumnya telah muncul sejak Juni 2026.

Pada 24 Juni, CEO CryptoQuant Ki Young Ju menyarankan Strategy untuk menghentikan sementara pembelian Bitcoin dan membangun kembali cadangan kas perusahaan.

Menurutnya, rasio cakupan dividen Strategy mengalami penurunan signifikan dari sekitar tujuh tahun menjadi hanya 14 bulan.

Ia menyarankan perusahaan untuk:

  • Menunda pembelian Bitcoin sementara.
  • Memperkuat cadangan kas.
  • Menggunakan kerangka kerja sistematis dalam menentukan waktu pembelian BTC.

Menanggapi tekanan tersebut, Strategy mengungkapkan kerangka kerja modal baru melalui filing 8-K pada 29 Juni.

Kerangka tersebut memungkinkan perusahaan menjual Bitcoin untuk mendukung pembayaran dividen, sekaligus menaikkan tingkat dividen tahunan STRC menjadi 12% dan meningkatkan cadangan dolar AS yang saat itu mencapai sekitar US$2,55 miliar.

Apa yang Perlu Dicermati Trader?

  • Pergerakan harga Bitcoin setelah aksi jual institusi besar.
    Trader perlu mencermati apakah penjualan BTC Strategy hanya merupakan langkah pendanaan sementara atau menjadi indikasi perubahan strategi perusahaan dalam mengelola aset Bitcoin.
  • Kondisi STRC setelah berada di bawah nilai target US$100.
    Harga STRC menjadi faktor penting karena instrumen ini berperan dalam mendukung mekanisme pendanaan Strategy. Pemulihan harga STRC dapat memberikan ruang lebih besar bagi perusahaan untuk kembali menggunakan instrumen tersebut.
  • Pergerakan saham MSTR sebagai sentimen terhadap eksposur Bitcoin institusional.
    MSTR masih menjadi salah satu aset yang banyak dikaitkan dengan strategi Bitcoin Strategy. Perubahan harga MSTR dapat mencerminkan persepsi investor terhadap kemampuan perusahaan mempertahankan strategi akumulasi BTC.
  • Kemungkinan Strategy kembali melakukan pembelian Bitcoin.
    Trader dapat memantau apakah perusahaan kembali melakukan akumulasi BTC atau mempertahankan pendekatan konservatif dengan memperbesar cadangan kas.
  • Keseimbangan antara akumulasi Bitcoin dan kebutuhan likuiditas perusahaan.
    Perubahan strategi Strategy menunjukkan pentingnya melihat bukan hanya jumlah Bitcoin yang dimiliki, tetapi juga bagaimana perusahaan membiayai kewajiban dan operasionalnya.

Mulai Trading Kripto Lebih Mudah di Ajaib

Aksi Strategy menjual 1.638 BTC menunjukkan bagaimana keputusan institusi besar dapat menjadi katalis yang diperhatikan pasar kripto. Dengan memahami perubahan strategi perusahaan, kondisi instrumen pendanaan, dan dampaknya terhadap sentimen Bitcoin, trader dapat menyusun strategi dengan lebih terukur.

Pantau perkembangan aset kripto dan pergerakan pasar dengan lebih mudah melalui Ajaib. Mulai trading kripto lebih cepat di Ajaib dengan tetap menerapkan manajemen risiko sesuai profil risiko kamu. Download aplikasi Ajaib di Play Store & App Store sekarang!

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Harga aset digital dapat berubah secara signifikan dalam waktu singkat; berinvestasilah sesuai analisis dan keputusan pribadi.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!