Saham Grup Prajogo Jadi Penggerak Utama IHSG Sepanjang 2026, BREN hingga CUAN
Afif Alfaris•October 8, 2026

Key Takeaways
- Enam saham grup Prajogo terkoreksi 52% hingga 75% sepanjang 2026, dengan kapitalisasi gabungan kini sekitar Rp910 triliun (hitungan Ajaib).
- IHSG memakai bobot kapitalisasi yang disesuaikan free float dengan batas 9% per saham, sehingga porsi saham publik ikut menentukan pengaruhnya.
- Penggerak utamanya adalah kebijakan indeks global (MSCI dan FTSE Russell) serta penyesuaian struktur kepemilikan, sementara laba BREN semester I justru tumbuh 29%.
- IHSG sudah naik sekitar 14,5% dari titik terendah 8 Juni, dan saham grup Prajogo sempat menjadi penopang indeks pada pertengahan Agustus.
- Foreign flow, broker summary, dan jadwal review indeks menjadi data utama untuk membaca arah berikutnya.
Bagaimana Pergerakan Saham Grup Prajogo Sepanjang 2026?
Saham grup Prajogo menjadi salah satu penggerak utama IHSG sepanjang 2026. IHSG ditutup di level 6.118,86 pada 5 Oktober 2026, terkoreksi 29,24% secara year to date (YTD), meski sudah naik sekitar 14,5% dari titik terendah 5.342,14 pada 8 Juni.

Tangkapan layar Multi Chart enam saham Prajogo Pangestu di Ajaib Terminal
Kinerja enam saham grup Prajogo terangkum pada tabel berikut.
Tabel 1. Kinerja Saham Grup Prajogo Sepanjang 2026
| Kode | Bisnis | Akhir 2025 | 6 Okt 2026 | YTD | Market cap kini |
| BREN | Energi panas bumi | 9.700 | 2.950 | -69,6% | Rp394,7 T |
| TPIA | Petrokimia | 7.000 | 1.760 | -74,9% | Rp152,3 T |
| BRPT | Induk usaha | 3.270 | 1.490 | -54,4% | Rp139,7 T |
| CUAN | Tambang dan energi | 2.340 | 860 | -63,2% | Rp96,7 T |
| CDIA | Infrastruktur dan energi | 1.670 | 595 | -64,4% | Rp74,3 T |
| PTRO | Jasa tambang | 10.925 | 5.200 | -52,4% | Rp52,4 T |
*Harga akhir 2025 adalah penutupan 30 Desember 2025, harga 6 Oktober intraday pukul 13.36 WIB, dan market cap hitungan Ajaib. BRPT adalah induk BREN dan TPIA, sehingga kapitalisasi gabungan memuat kepemilikan silang.
Dampak keenam saham ini baru terlihat utuh setelah memahami cara BEI menghitung bobot indeks.
Mengapa Saham Grup Prajogo Berpengaruh Besar terhadap IHSG?
Pengaruh sebuah saham terhadap IHSG ditentukan metodologi pembobotan BEI.
Metodologi IHSG, Capped Free Float Adjusted Market Capitalization
Sejak 1 Oktober 2021, BEI menghitung IHSG dengan bobot kapitalisasi pasar yang disesuaikan free float, yaitu porsi saham yang beredar di publik. Saham milik pengendali, afiliasi, direksi dan komisaris, pemegang di atas 5%, serta saham treasuri hasil pembelian kembali tidak dihitung.
Secara sederhana, Indeks = Σ (market cap × rasio free float × cap factor) ÷ nilai dasar × 100, dengan cap factor sebagai faktor pembatas bobot. Bobot satu saham dibatasi maksimal 9% saat evaluasi berkala agar indeks tidak didominasi satu emiten.
Simulasi Bobot, Kapitalisasi Besar vs Free Float Besar
Ilustrasi berikut menunjukkan peran free float dalam bobot dua saham.
Tabel 2. Simulasi Bobot Saham terhadap Indeks
| Komponen | Saham A | Saham B |
| Market cap | Rp1.000 T | Rp400 T |
| Free float | 10% | 50% |
| Kapitalisasi yang dihitung | Rp100 T | Rp200 T |
| Bobot (total indeks Rp4.000 T) | 2,5% | 5,0% |
| Dampak jika harga turun 10% | Sekitar 15 poin | Sekitar 30 poin |
*Ilustrasi, bukan data riil, dengan asumsi IHSG 6.000. Saham B berkapitalisasi lebih kecil justru menggerakkan indeks dua kali lebih besar karena porsi publiknya lebih besar.
Pada awal 2026, kapitalisasi BREN sekitar Rp1.298 triliun, sehingga porsi free float yang terbatas tetap menghasilkan bobot signifikan, dan koreksi harga yang dalam membuat kontribusi poinnya ikut besar.
Tabel 3. Estimasi Kontribusi Poin Saham Grup Prajogo terhadap IHSG
| Kode | Estimasi kontribusi poin YTD |
| BREN | Sekitar -250 |
| TPIA | Sekitar -109 |
| BRPT | Sekitar -102 |
| CUAN | Sekitar -56 |
| PTRO | Sekitar -36 |
| CDIA | Sekitar -30 |
| Total | Sekitar -583 |
*Hitungan Ajaib berbasis harga 6 Oktober, rasio free float BEI per 31 Maret 2026, dan data kontribusi media, sehingga angka resmi dapat berbeda. Pembanding 26 Mei: BREN -261,00, TPIA -105,59, BRPT -98,57 poin.
Secara gabungan, keenam saham ini menyumbang sekitar 23% dari koreksi IHSG sepanjang 2026.
Anda dapat menggunakan fitur Watchlist di Ajaib untuk mengelompokkan enam saham grup Prajogo bersama saham big caps penggerak IHSG lainnya.
Baca juga: Kenapa Saham Konglo Bisa Menggerakkan IHSG?
Jika bobot menjelaskan besarnya dampak, arah pergerakannya sepanjang tahun lebih banyak dipengaruhi kebijakan.
Faktor Penggerak Saham Grup Prajogo, dari Kebijakan Indeks Global hingga Reformasi Free Float
Rangkaian kebijakan berikut menjadi latar pergerakan tersebut.
Tabel 4. Kronologi Faktor Penggerak Saham Grup Prajogo 2026
| Tanggal | Peristiwa |
| 27 Jan | MSCI membekukan sementara penambahan konstituen dan kenaikan bobot saham Indonesia hingga transparansi kepemilikan membaik |
| Feb hingga Mar | OJK dan BEI menaikkan batas minimum free float menjadi 15% secara bertahap dalam tiga tahun |
| 13 Mei | MSCI mengeluarkan BREN, TPIA, dan CUAN dari Global Standard Index, efektif 1 Juni |
| 13 Mei | FTSE Russell menghapus saham berkonsentrasi kepemilikan tinggi dari indeksnya, efektif 22 Juni |
| 8 Jun | IHSG menyentuh titik terendah 2026, lalu memasuki fase pemulihan |
*Konsentrasi kepemilikan tinggi merujuk daftar High Shareholding Concentration (HSC) dari otoritas pasar modal.
Keputusan penyedia indeks global memicu penyesuaian portofolio dana pasif, yaitu reksa dana atau ETF yang wajib mengikuti komposisi indeks acuannya. Tekanan ini bersifat aliran dana, bukan cerminan langsung kinerja operasional emiten.
Baca juga: Free Float 15% Jadi Aturan Baru, Kupas Tuntas Pengertian hingga Dampaknya
Membedakan Faktor Emiten dan Faktor Pasar
Dari sisi fundamental, laba BREN semester I 2026 tumbuh 29% menjadi sekitar US$106 juta. Setelah koreksi, PER (price to earnings ratio) atau rasio harga terhadap laba TPIA sekitar 6 kali berbasis laba 2025 yang memuat keuntungan akuntansi satu kali dari akuisisi Aster, sedangkan PER BREN masih di atas 100 kali (hitungan Ajaib).
Kerangka berikut membantu memisahkan kedua faktor tersebut.
- Laba tumbuh, harga melemah. Penyebabnya umumnya penyesuaian valuasi atau aliran dana, bukan penurunan kinerja.
- Laba dan harga sama-sama melemah. Kondisi emiten perlu dicek lebih dalam, termasuk margin dan beban keuangan.
- Sandingkan dengan IHSG dan sektor. Langkah ini menunjukkan apakah tekanan bersifat khusus atau menyeluruh.
Anda dapat menggunakan fitur Foreign Flow di Ajaib Terminal untuk melihat porsi transaksi investor asing di setiap saham grup Prajogo. Pemahaman ini membantu trader menimbang peluang dan risiko secara proporsional.
Peluang dan Risiko Saham Grup Prajogo yang Perlu Dicermati Trader
Berikut sinyal dan risiko yang dapat dipertimbangkan.
Sinyal Positif yang Bisa Dipantau
- Pemulihan IHSG. IHSG sudah naik sekitar 14,5% dari titik terendah Juni.
- Kontribusi dua arah. CUAN dan BREN masuk sepuluh besar penopang IHSG pada pekan 10 hingga 14 Agustus.
- Reformasi free float. Batas free float 15% berpotensi meningkatkan likuiditas dan transparansi yang disorot penyedia indeks global.
Risiko yang Tetap Perlu Dikelola
- Volatilitas dua arah. Saham dengan free float terbatas dapat bergerak tajam ke dua arah, sehingga ukuran posisi perlu disesuaikan.
- Hasil review indeks. Keputusan review indeks berikutnya belum pasti, meski kepatuhan free float terus berjalan.
- Laporan kuartal III. Laporan kuartal III 2026 menjadi katalis terdekat, dengan laba BREN semester I yang tumbuh 29% sebagai pembanding.
Tabel 5. Skenario Jangka Pendek Saham Grup Prajogo
| Skenario | Konfirmasi | Pembatal |
| Pemulihan berlanjut | Net buy asing beruntun, volume naik, kemajuan kepatuhan free float | Harga kembali ke area terendah Mei hingga Juni |
| Konsolidasi | Belum ada katalis dominan menjelang review indeks | Keluar rentang dengan volume besar |
| Tekanan kembali | Hasil review indeks belum mendukung, net sell berlanjut | Harga menembus resistance terdekat dengan volume |
*Skenario bersifat ilustratif dan perlu dikonfirmasi dengan data perdagangan harian.
Seluruh sinyal tersebut dapat dipantau lewat Ajaib Terminal.
Cara Memantau Saham Grup Prajogo di Ajaib Terminal
Indikator berikut membantu membaca arah saham grup Prajogo secara terukur.
Tabel 6. Indikator Pemantauan Saham Grup Prajogo
| Indikator | Fitur | Yang dilihat |
| Arus asing | Foreign Flow | Net foreign harian per saham |
| Pembeli dan penjual | Broker Summary | Net buy, net sell, dan harga rata-rata |
| Posisi historis | Inventory Analysis, Broker Activity | Akumulasi atau distribusi sejak Januari |
| Order besar | Order Queue, Done Details | Order jumbo di level kunci |
| Kekuatan relatif | Chart | Pergerakan saham dibandingkan IHSG |
Langkah 1, Susun Watchlist dan Buka Multi-Orderbook

Sumber: Tangkapan layar Multi-Orderbook Enam Saham Prajogo di Ajaib Terminal
Kelompokkan keenam saham dalam Watchlist, lalu buka Pre-Defined Multi-Orderbook Template untuk memantaunya dalam satu layar.
Langkah 2, Pantau Foreign Flow Harian
Sumber: Tangkapan layar Chart saham BREN di Ajaib Terminal
Perhatikan arah net foreign setiap saham, terutama menjelang jadwal review indeks.
Langkah 3, Baca Pembeli dan Penjual di Broker Summary

Sumber: Tangkapan layar Broker Summary saham BREN di Ajaib Terminal
Gunakan filter Semua Investor dan tampilan Net, bandingkan Januari hingga Juni dengan satu bulan terakhir, lalu konfirmasi lewat Inventory Analysis.
Langkah 4, Cek Order Queue dan Done Details
Sumber: Tangkapan layar Order Queue saham BREN di Ajaib Terminal

Sumber: Tangkapan layar Done Details saham BREN di Ajaib Terminal
Saat harga bergerak tajam, pastikan antrean besar di level kunci diikuti transaksi nyata.
Langkah 5, Bandingkan Chart dengan IHSG
Menyandingkan grafik saham dengan IHSG membantu membedakan faktor emiten dan faktor pasar.
Pantau Saham Grup Prajogo di Ajaib dan Mulai Trading
Pengaruh saham grup Prajogo terhadap IHSG lahir dari kombinasi bobot free float, kebijakan indeks global, dan penyesuaian valuasi, sementara arah berikutnya bergantung pada katalis yang dapat dipantau. Anda dapat menggunakan fitur Fast Trade di Ajaib Terminal untuk memantau dan mengeksekusi transaksi saat volatilitas meningkat.
Pantau pergerakan sahamnya dan mulai trading lebih cepat dan powerful dengan Ajaib. Download sekarang!
Disclaimer: Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Sumber:
- Bursa Efek Indonesia, “Indeks Saham” dan “Fact Sheet Composite Index” (Mei 2023)
- Bisnis.com, “Daftar 10 Saham Pemberat IHSG, Pangkas 1.437 Poin Sejak Awal 2026” (28 Mei 2026)
- Bisnis.com, “Susul MSCI, FTSE Russell Bakal Depak Saham dengan Konsentrasi Tinggi” (13 Mei 2026)
- Kontan, “Laba Bersih Barito Renewables Energy (BREN) Naik 29% pada Semester I-2026” (2026)
- Journalarta, “IHSG Tertekan 29,24%, OJK Yakini Pasar Pulih” (6 Oktober 2026)
- Bisnis.com, “10 Saham Penopang IHSG Sepekan: BYAN, SRAJ hingga BREN Pimpin Top Leaders” (16 Agustus 2026)
- Investortrust, “Free Float Saham 956 Emiten Diumumkan, Saham Prajogo hingga Sinarmas Ini Jadi Sorotan” (31 Maret 2026)
Profil Penulis
Writer
-
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!