Rekomendasi Saham Hari Ini: ELSA, DKFT, dan BULL
Ratih Mustikoningsih•October 8, 2026

Key Takeaway:
- IHSG ditutup melemah 0,75% ke level 6.146 dan hari ini diprediksi bergerak di rentang 6.100–6.200.
- Cadangan devisa Indonesia akhir September 2026 tercatat US$146,3 miliar, relatif stabil dari bulan sebelumnya.
- Pengendali PGUN dan JARR menggadaikan 100% kepemilikan sahamnya kepada BMRI sebagai jaminan fasilitas kredit afiliasi.
- Wall Street terkoreksi dan pasar mencermati potensi satu kali kenaikan suku bunga Fed sebelum akhir 2026.
IHSG Ditutup Melemah, Hari Ini Diprediksi Bergerak Variatif
IHSG ditutup melemah 0,75% atau 46,20 poin ke level 6.146 pada perdagangan Rabu (7/10/2026).
Untuk perdagangan Kamis (8/10/2026), IHSG diprediksi bergerak bervariasi dengan rentang 6.100–6.200. Pelaku pasar akan mencermati perkembangan sentimen domestik maupun global, termasuk pergerakan pasar saham Amerika Serikat dan ekspektasi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Cadangan Devisa Indonesia Tetap Stabil di US$146,3 Miliar
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2026 tercatat sebesar US$146,3 miliar, relatif stabil dibandingkan posisi Agustus 2026 sebesar US$146,5 miliar.
Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa. Di sisi lain, pembayaran utang luar negeri dan langkah stabilisasi nilai tukar rupiah oleh Bank Indonesia menjadi faktor yang turut memengaruhi posisi cadangan devisa.
Pengendali PGUN dan JARR Gadaikan 100% Kepemilikan Saham ke BMRI
Pada 30 September 2026, pengendali PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), PT Araya Agro Lestari, menggadaikan 100% kepemilikannya atau sebanyak 2.205.667.896 saham PGUN kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Pada tanggal yang sama, pengendali PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), PT Eshan Agro Sentosa, juga menggadaikan 100% kepemilikannya atau sebanyak 7.997.556.204 saham JARR kepada BMRI.
Kedua transaksi tersebut dilakukan sebagai jaminan fasilitas kredit afiliasi, sementara nilai nominal transaksi dalam Rupiah tidak dicantumkan.
Langkah ini menunjukkan pemanfaatan ekuitas grup untuk mendukung ekspansi atau memperoleh likuiditas bagi afiliasi tanpa memicu dilusi. Meski demikian, pasar perlu mencermati risiko eksekusi jaminan apabila terjadi gangguan pembayaran atas fasilitas kredit tersebut.
Wall Street Terkoreksi, Pasar Cermati Potensi Kenaikan Suku Bunga Fed
Wall Street mengakhiri tren kenaikan selama empat hari berturut-turut. Indeks S&P 500 turun 0,3%, sedangkan Nasdaq Composite terkoreksi 0,2%.
Penurunan bursa yang sempat lebih dalam berhasil diredam oleh penurunan imbal hasil obligasi AS yang kembali melampaui level tertinggi sepanjang masa (ATH).
Pelaku pasar juga mencermati risalah rapat Federal Reserve yang menunjukkan mayoritas pembuat kebijakan masih memperkirakan potensi satu kali kenaikan suku bunga lagi sebelum akhir tahun.
Selain kebijakan moneter, investor juga menantikan musim laporan keuangan kuartal ketiga yang dapat menjadi katalis bagi pergerakan pasar.
Saham Pilihan Ajaib Sekuritas 8 Oktober 2026
| Saham | Rekomendasi | Harga Penutupan | Target Price | Stop Loss |
|---|---|---|---|---|
| ELSA | Trading Buy | Rp640 | Rp660 | Rp610 |
| DKFT | Trading Buy | Rp655 | Rp675 | Rp630 |
| BULL | Trading Buy | Rp362 | Rp370 | Rp350 |
ELSA
- Trading Buy: Rp640
- TP: Rp660
- Stop Loss: Rp610
ELSA berpotensi mengalami bullish reversal setelah bergerak di atas MA 5. Sementara itu, indikator MACD bar histogram melemah secara terbatas dalam momentum akumulasi.
Dari sisi fundamental, ELSA berupaya memperluas pasar non-captive internasional melalui sinergi bersama PIEP dan Pertamina Drilling dalam ajang IRAQ OGEP 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mempromosikan kapabilitas geoscience, seperti 30K/35K Channel Seismic Recording dan CPU Seismic Data Processing.
Ekspansi selektif ini ditujukan untuk meningkatkan utilisasi aset sekaligus memperkuat portofolio pertumbuhan jangka panjang. Hingga 1H26, kontribusi pelanggan pihak ketiga telah mencapai sekitar 22% dari pendapatan perusahaan.
DKFT
Trading Buy — Rp655 | TP Rp675 | Stop Loss Rp630
DKFT berada dalam posisi sideways di area support. Indikator MACD bar histogram mulai menunjukkan momentum positif dalam fase akumulasi.
Pada 5 Oktober 2026, PT Jinsheng Mining membeli langsung sebanyak 110.000.000 saham PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) dengan harga Rp700 per saham. Dengan demikian, total nilai transaksi mencapai Rp77 miliar.
Aksi korporasi tersebut dilakukan untuk tujuan investasi dan meningkatkan kepemilikan PT Jinsheng Mining selaku pemegang saham pengendali dari sebelumnya 3.596.671.278 saham atau 63,79% menjadi 3.706.671.278 saham atau 65,74%.
BULL
- Trading Buy: Rp362
- TP Rp370
- Stop Loss Rp350
BULL berada di area support dan masih bertahan di atas MA 5. Sementara itu, indikator MACD bar histogram melemah secara terbatas dalam momentum akumulasi.
Pantau Saham Pilihan Hari Ini di Ajaib
Dengan sentimen pasar domestik dan global yang perlu dicermati, trader dapat memantau pergerakan saham-saham potensial serta level harga yang menjadi perhatian. Gunakan Ajaib Terminal untuk trading dengan powerful dan lebih cepat. Ajaib Terminal, untuk yang beneran trading.
Pantau saham potensial dan mulai trading di Ajaib.
Sumber: Investing, Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!