Analisa Saham

Apakah Saham AGII Layak untuk Dikoleksi?

Ajaib.co.id – PT. Aneka Gas Industri Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di industri gas Indonesia. Perusahaan yang memiliki kode saham AGII ini didirikan pada tahun 1916.

Kegiatan utama bisnis AGII adalah memproduksi oksigen, argon, nitrogen, karbon dioksida, asetilen, hidrogen, nitrous oxide, udara sintesis, gas campuran, hingga konstruksi maupun instalasi peralatan gas.

Produk dari AGII sudah banyak digunakan oleh berbagai industri seperti medis, metalurgi, energi, infrastruktur, dan masih banyak lainnya. Pabrik AGII tersebar di beberapa wilayah Indonesia meliputi Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, Bali, hingga Sulawesi Selatan.

Saham AGII pertama kali diperdagangkan secara publik melalui bursa pada tahun 2016 dengan harga penawaran Rp1.100 per lembar saham.

Pergerakan saham AGII saat ini memang sedang melemah, namun tetap dalam kondisi yang positif. Mengingat, harganya yang berada di atas harga penawaran yaitu Rp1.265 per lembar saham pada penutupan perdagangan 26 Maret 2021.

Lalu, bagaimana dengan fundamental perusahaan dan prospek bisnis ke depannya sehingga saham AGII layak untuk dikoleksi? Mari bedah kinerja saham AGII.

Masa Pandemi Bikin Laba Bersih AGII Merosot Hingga 59 Persen

Bisnis AGII di tahun 2020 harus tertekan karena pandemi Covid-19. Berdasarkan laporan keuangan di periode Januari hingga September 2020, perseroan mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp1,57 triliun yang turun 2,48 persen YOY dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,61 triliun.

Sumber pendapatan utama AGII sendiri berasal dari produk gas mencapai Rp1,42 triliun dan Rp153,12 miliar didapat dari pendapatan jasa maupun peralatan.

Ditambah dengan beban pokok penjualan yang meningkat 1,35 persen YOY dari Rp891,11 miliar menjadi Rp903,14 miliar. Dengan begitu, laba bersih periode tahun berjalan untuk diatribusikan ke pemilik entitas induk turun 59,81 persen YOY dari periode sama di tahun sebelumnya sebesar Rp73,46 miliar menjadi Rp29,52 miliar.

Kinerja Keuangan AGII Terus Positif dari Tahun Awal Masuk Bursa

Saham AGII pertama kalinya diperdagangkan melalui bursa sejak tahun 2016. Kinerja keuangan perseroan terus catatkan hal positif dalam empat tahun terakhir. Di mana, penjualan yang terus meningkat, begitupun dengan laba yang terus diraih oleh AGII.

Berikut data ikhtisar keuangan berdasarkan informasi finansial perseroan yang bisa dilihat (dalam rupiah).

Berdasarkan data tersebut, dapat dilihat bahwa kinerja keuangan AGII dalam empat tahun terakhir sangat positif. Penjualan AGII terus mengalami peningkatan di setiap tahunnya. Begitu juga dengan laba tahun berjalan yang terus dicatatkan oleh AGII. Bahkan nominalnya juga terus meningkat, hanya saja di tahun 2019 laba harus turun, namun tidak begitu signifikan.

Menurut pihak AGII, marjin laba turun tipis sebesar 4,6 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya mencapai 4,8 persen. Perseroan sendiri terus bekerja keras dalam mengembangkan bisnis hingga mempertahankan keunggulan sebagai pemimpin pasar saat ini. Di samping itu, perlambatan dari pertumbuhan PDB yang terjadi pada kuartal keempat sempat mempengaruhi bisnis.

Oleh karena itu, perseroan terus menambahkan jaringan dengan skala nasional, operasi yang efisien, hingga terintegrasi demi meraih target yang lebih besar. Sementara itu, keadaan bisnis AGII juga dapat dilihat berdasarkan rasio keuangan.

Adapun bisnis AGII dalam keadaan positif yang mengacu pada ikhtisar keuangan perseroan untuk tahun buku 2019 berikut ini:

Bagaimana Rencana Bisnis AGII di Tahun Ini sehingga Sahamnya Layak untuk Dikoleksi?

Terlepas dari harga saham AGII yang sedang melemah dan berusaha bangkit, prospek bisnis ke depannya juga tidak kalah penting untuk diperhatikan. Di tahun 2021, AGII sendiri berencana untuk mengakuisisi PT Samator melalui anak perusahaannya PT Samator Gas Industri.

Transaksi ini meliputi jual beli aset tetap serta transaksi sewa menyewa tanah maupun dan bangunan pada unit bisnis milik PT Samator dengan total mencapai Rp683,4 miliar.

Rencana tersebut memang sudah lama dipersiapkan, di mana perseroan bisa menggabungkan seluruh lini usaha gas di bawah manajemen dan operasional AGII. Dengan begitu, bisnis gas AGII mampu dikelola dengan struktur lebih efisien, biaya rendah, hingga pasokan gas berkelanjutan. Ditambah dengan pangsa pasar yang semakin bertambah sehingga pertumbuhan penjualan dan laba akan lebih cepat.

Menurut pihak AGII, konsolidasi di seluruh lini usaha di industri gas tidak hanya menguntungkan bisnis perseroan saja, melainkan memberikan dampak positif untuk seluruh kepentingan pemegang saham. Di mana, nilai aset lebih optimal yang didukung oleh pertumbuhan bisnis di masa mendatang.

Di samping itu, bisnis AGII yang juga memproduksi es kering tengah dilirik untuk proses distribusi vaksin Covid-19.

Sebagai market leader pada sektor gas industri, produk perseroan berupa dry ice atau es kering tengah diperbincangkan karena dapat membantu proses pendistribusian vaksin virus corona. Di mana, es kering yang diproduksi dengan cara memadatkan karbon dioksida ini digunakan untuk menjaga temperatur dari produk suhu tertentu seperti makanan maupun minuman termasuk vaksin.

Produk es kering milik AGII sendiri sudah menguasai 60 persen dari pasar nasional. Selain es kering, produk nitrogen milik AGII juga tengah diperbincangkan untuk pengemasan vaksin Covid-19.

Hal ini karena pasar AGII sendiri sudah mencapai 88 persen khususnya untuk produk oksigen sehingga kesempatan untuk produk lain seperti nitrogen menjadi peluang besar bagi perseroan dalam meningkatkan pertumbuhan penjualan di tahun ini

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait