Saham

7 Cara Bermain Saham Online untuk Pemula dengan Modal Minim

cara bermain saham online

Saham masih diminati para investor sebagai instrumen investasi. Tak terkecuali investor pemula. Apalagi dengan bantuan teknologi saat ini, cara bermain saham online semakin mudah.

Investasi saham adalah salah satu cara memperoleh kekayaan dengan cara positif. Ia menawarkan imbal hasil tinggi, tetapi juga risikonya pun sama tinggi. Meski demikian risiko bisa dihindari dengan memperhatikan hal-hal mendasar.

Di sisi lain, investasi saham semakin diminati masyarakat. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pertumbuhan investor baru untuk instrumen saham adalah 223,749 single investor identification (SID) pada 2018. Sedangkan pada 2019 bertambah menjadi 237,747 SID.

Bertambahnya investor saham, tak semata mereka ingin melipatgandakan kekayaan. Karena investasi saham semakin mudah. Mereka cepat membuka rekening efek dengan setoran awal Rp100,000 dan semua bertransaksi saham dapat dilakukan melalui aplikasi saham. Sehingga investasi seperti bermain game. Kemudahan tersebut bisa menarik keinginan generasi Z atau milenial dalam berinvestasi.

Cara Bermain Saham Online dengan Modal Minim

Sebelum masuk dalam pembahasan cara bermain saham online dengan modal minim, ada satu hal yang harus kamu perhatikan. Keamanan. Lakukan investasi –apapun platform-nya– dengan aman.

Aman yang dimaksud adalah investasi dilakukan di perusahaan yang telah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga pasar modal resmi. Jangan terjebak investasi bodong yang belum ada legalitas dan menjanjikan imbal hasil tinggi, tetapi tidak dijelaskan mengenai risikonya.

Pertama, menyiapkan dana. Hal pertama yang dilakukan adalah menyiapkan dana. Dengan modal Rp100,000, kamu bisa membuka rekening efek di perusahaan sekuritas.

Tidak semua perusahaan sekuritas yang memiliki kebijakan seperti itu. Ada juga yang mensyaratkan minimal Rp5 juta atau Rp10 juta. Tanyakan persyaratan tersebut kepada perusahaan.

Untuk modal membeli saham, minimal kamu siapkan Rp1 juta sampai Rp5 juta. Kalau belum ada dana, kamu bisa menyisihkan pendapatan setiap bulan ke rekening efek. Sesuaikan dengan kemampuan dan tujuanmu dalam berinvestasi. Gunakan dana tersebut khusus untuk investasi saham, jangan menggunakannya untuk hal lain.

Kedua, membuka rekening efek. Berinvestasi saham harus memiliki rekening efek. Pembukaan rekening ini dilakukan di perusahaan sekuritas. Pilih perusahaan yang telah terdaftar di OJK.

Kamu juga bisa mengikuti Sekolah Pasar Modal (SPM) yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia (BEI). Di sini kamu akan dipertemukan dengan perusahaan sekuritas terpercaya dan bisa membuka rekening bermodal Rp100,000.

Ketiga, mengenal biaya. Dalam transaksi saham, ada beberapa biaya yang harus diperhatikan. Biaya tersebut meliputi komisi broker (brokerage fee), biaya transaksi (levy) untuk BEI, KPEI, dan KSEI, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), serta Pajak Penghasilan (PPh). Besar biaya transaksi tidak besar, sekitar 0,01 persen sampai 0,25 persen dari total harga saham.

Keempat, bermain saham online. Cara bermain saham online tidak susah. Ketika urusan administrasi pembukaan rekening efek telah selesai, perusahaan sekuritas akan mengirimkan username dan password untuk mengakses aplikasi saham.

Unduh aplikasi di ponsel pintarmu, lalu lakukan registrasi menggunakan username dan password dari perusahaan sekuritas. Pelajari semua fitur di aplikasi. Biasanya fitur memiliki grafik dan data real mengenai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan emiten di BEI, jual dan beli, running trade, daftar pemantauan (watchlist), hingga berita terkini seputar bisnis dan investasi.

Aplikasi saham online yang dimiliki oleh perusahaan sekuritas antara lain IPOTGO dari Indo Premier Sekuritas, BEST Mobile dari BCA Sekuritas, Prima dari Trimegah Sekuritas, dan MOST dari Mandiri Sekuritas.

Kelima, membeli saham. Ketika membeli saham, ada baiknya kamu membeli saham dengan fundamental baik. Hal tersebut bisa dilihat dari kinerja perusahaan, seperti emiten membukukan laba setiap tahunnya, emiten semakin tumbuh dari tahun ke tahun, sektor industri emiten kuat, serta situasi ekonomi dan politik dalam dan luar negeri positif.

Emiten dengan fundamental seperti itu banyak dijumpai di indeks saham LQ45 atau IDX30. Pilih saham dari indeks tersebut yang sesuai dengan danamu. Mempelajari analisis fundamental, di samping analisis teknikal. Hal ini bisa menghindarmu dari saham gorengan.

Dalam pembelian saham, minimal investor harus membeli 100 lembar atau biasa disebut 1 lot. Misalnya kamu akan membeli saham ACES (PT Ace Hardware Indonesia Tbk) yang terdaftar dalam indeks LQ45. ACES seharga Rp1,560 per saham (20/02/2020). Untuk 1 lot, kamu harus mengeluarkan dana Rp156,000. Cukup terjangkau, kan?

Keenam, jangan mudah terpengaruh. Sebagai investor pemula, jangan mudah terpengaruh saat bertransaksi saham. Memperbarui informasi dan membaca rekomendasi saham boleh saja. Namun jangan terburu-buru membeli atau menjual saham, pelajari fundamental dan aksi korporasi.

Ketujuh, review investasi. Melihat pergerakan saham boleh saja. Namun jangan sampai hal itu membuatmu terpengaruh untuk menjual atau membeli tanpa perhitungan.

Mengingat saham adalah investasi jangka panjang, tetapi tak ada salahnya buat mereview portofolio secara berkala. Review setiap enam bulan sekali, sambil melihat indeks LQ45 yang diperbarui setiap 6 bulan sekali, kinerja perusahaan, dan kondisi ekonomi terkini.

Keuntungan investasi saham bisa kamu dapatkan dari capital gain dan dividen. Capital gain diperoleh saat kamu berhasil menjual saham di atas harga beli atau selisih harga jual dan beli.

Sedangkan dividen dibagikan oleh emiten yang mencatatkan laba. Pada umumnya, pembagian dividen dilakukan setiap tahun. Namun tidak semua perusahaan yang laba membagikan dividen per tahun.

Selain investasi saham, ada instrumen lain yang menyertakan saham, yaitu reksa dana. Reksa dana merupakan wadah yang menghimpun dana investor yang dilakukan oleh Manajer Investasi (MI), selanjutnya dana tersebut akan diinvestasikan ke portofolio efek.

Cara investasi reksa dana juga seperti saham, yaitu secara online. Mulai dari pendaftaran hingga bertransaksi bisa dilakukan melalui aplikasi. Aplikasi Ajaib, salah satunya.

Bacaan menarik lainnya:

Fuady, Munir. (2001). Pasar Modal Modern (Tinjauan Hukum). Bandung : Citra Aditya Bhakti


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait