Bisnis & Kerja Sampingan

Wujudkan Perencanaan Bisnis Melalui Proses Bisnis Sinergis

Tujuan dan Perencanaan Bisnis Terwujud Melalui Proses Bisnis yang Sinergis

Ajaib.co.id – Proses bisnis bertugas mengimplementasikan perencanaan ke dalam dunia nyata, sehingga akhirnya mampu menelurkan hasil produk ataupun layanan seperti yang terbayang dalam angan dan tujuan bisnis sang pemilik.

Apa itu Proses Bisnis?

Pengertian proses Bisnis atau Business Process adalah kumpulan dari aktivitas (task) atau pekerjaan terstruktur yang saling berhubungan untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu yang menghasilkan suatu keluaran (produk/output) atau layanan (demi meraih tujuan tertentu) dan mendukung pencapaian tujuan, serta sasaran strategis dari suatu organisasi.

Proses bisnis yang baik harus memiliki tujuan mengefektifkan, mengefisienkan, dan meningkatkan produktivitas dari suatu organisasi. Di mana, setiap perusahaan memiliki tujuan agar dapat  bertahan hidup selama mungkin dengan melakukan manajemen proses bisnis untuk meningkat kinerja serta produktivitasnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka suatu organisasi membutuhkan suatu proses bisnis yang baik untuk mendukung berjalannya organisasi tersebut. Tidak terkecuali suatu perusahaan sebagai organisasi yang membutuhkan proses bisnis yang baik agar dapat mendukung pencapaian tujuan dari perusahaan tersebut.

Proses Menentukan Nasib Tujuan Bisnis

Proses bisnis adalah sekumpulan tugas yang saling berhubungan yang berujung pada penyerahan suatu jasa atau produk kepada klien. Proses ini juga didefinisikan sebagai serangkaian aktivitas dan tugas yang, saat terselesaikan, akan memenuhi tujuan organisasi atau perusahaan. Maka, proses sangat berperan dalam menentukan tercapai atau tidaknya tujuan.

Alasan sebuah proses yang cermat wajib dimiliki sebuah perusahaan adalah karena ia akan dapat mengidentifikasi tugas-tugas yang penting bagi tujuan bisnis yang lebih besar. Bentuklah komunikasi ringkas antara manusia/fungsi-fungsi/departemen-departemen untuk menyelesaikan serangkaian tugas dengan efisien.

Tipe Proses Bisnis

Ada 3 tipe proses bisnis (von Rosing et al) yaitu:

1. Mengatur fungsi dari sebuah sistem

2. Mengoperasikan dan menyediakan bisnis inti dan mencetak aliran pendapatan utama

3. Mendukung dan membantu bisnis inti agar mencapai sukses.

Komponen Proses Bisnis

a. Kegiatan-kegiatan: ini adalah syarat yang diperlukan agar proses bisa diberlakukan. Setiap proses dimulai dan diakhiri oleh sebuah kegiatan.

b. Tugas-tugas: sebuah tugas adalah bagian terkecil dari pembagian kegiatan.

c. Keputusan-keputusan: akan ada keputusan-keputusan tertentu yang harus diambil sebagai bagian dari sebuah proses. 

d. Input-input: terdiri dari manusia, bahan mentah dan informasi. Tanpa hal-hal ini, sebuah proses tak dapat berfungsi.

e. Hasil-hasil: harus selalu dimonitor untuk mengukur tingkat efektifitas dan efisiensi proses itu sendiri, dan mendapatkan usulan perubahan yang diperlukan.

Pentingnya Kerjasama antar Unit

Proses ini didesain untuk dioperasikan oleh satu atau lebih unit fungsi bisnis, dan lebih menekankan pentingnya keseluruhan rantai proses daripada unit individual. Secara umum, berbagai tugas dalam proses dapat dilaksanakan dalam 2 cara yaitu secara manual dan secara sistem informasi data untuk keperluan bisnis seperti sistem ERP.

Biasanya, beberapa tugas akan dilaksanakan secara manual, sementara yang lainnya berbasiskan komputer, dan tugas-tugas ini dapat terhubung dalam berbagai cara. Dengan kata lain, data dan informasi yang ditangani dalam proses itu bisa masuk melalui manual ataupun komputer. 

Risiko Jika Tidak Menekankan Kerjasama Antar Unit

Dilema antara kerjasama antar unit versus pencapaian tiap unit adalah dinamika klasik dalam sebuah proses. Daya tarik-menarik di antara keduanya dengan intensitas yang optimal akan menciptakan sebuah keseimbangan rantai proses yang produktif dengan hasil yang berkualitas. Namun jika keseimbangan itu terganggu, maka rantai produksi akan mengalami kepincangan sementara. Dalam situasi ini, perlu dilakukan beberapa perubahan yang diperlukan untuk mengembalikan keseimbangan.

Semua Tergantung Tujuan

Tujuan mnentukan segalanya, termasuk cara berfungsinya proses bisnis. Jika tujuan bisnis cenderung berporos pada hasil (result oriented), maka cara berfungsi proses pun akan sedemikian rupa mengutamakan intensitas kinerja rantai proses agar bisa menelurkan hasil seperti yang diinginkan. Sebaliknya, jika tujuan bisnis cenderung berporos pada proses, maka untuk mencapai tujuan tersebut, kamu harus mengutamakan experience (pengalaman: i.e.capacity building, learning process, knowledge exchange) tiap individu dan unit yang terlibat dalam rantai proses. Masing-masing ada plus-minusnya.

Yang manakah proses bisnis pilihanmu? Semoga cocok dan sukses ya! Jangan lupa, meski kamu sudah memiliki bisnis yang sukses, gunakan pendapatanmu untuk mengembangkan bisnis dan investasi. Sehingga bukan hanya kamu yang bekerja keras, uangmu pun bisa bekerja keras demi mendapat keuntungan besar lewat investasi.

Artikel Terkait