Trading Saham dan Forex, Ini 6 Cara Membedakannya

trading saham
trading saham

Apakah trading saham dan forex sama saja atau memiliki perbedaan? Jawabannya tentu berbeda. Walau terlihat sama, trading saham dan forex memiliki perbedaan dari beberapa hal. Untuk mengetahui perbedaan tersebut, simak penjelasan mengenai trading saham dan forex yang wajib diketahui dalam ulasan redaksi Ajaib berikut ini.

Pilihan produk investasi yang semakin beragam saat ini mulai banyak membuka mata orang-orang untuk ikut berinvestasi. Ditambah perkembangan teknologi yang semakin canggih, seolah memudahkan siapa saja untuk berinvestasi dengan pilihan produk yang beragam. Beberapa produk investasi yang kini mulai banyak diminati adalah investasi saham dan forex.

Walau jenis investasi ini memiliki risiko yang terbilang besar, namun peminatnya juga semakin bertambah. Hal ini karena keuntungan investasi saham dan forex juga tinggi. Keuntungan ini bisa didapat saat proses trading saham dan forex berlangsung. Bicara tentang jenis investasi saham dan forex, apakah kamu sebenarnya mengetahui dengan jelas mengenai kedua jenis investasi ini?

Pengertian Trading Saham dan Trading Forex

Pada dasarnya, pengertian trading sendiri adalah aktivitas memperjualbelikan produk investasi yang dimiliki pada jangka waktu yang relatif pendek dengan tujuan mendapatkan keuntungan berdasarkan harga jual dan beli. Produk investasi yang dimaksud yaitu antara saham dan forex. Bisa dikatakan, aktivitas yang dilakukan sama yaitu jual beli, namun pembedanya adalah pada jual beli saham dan forex.

Saham sendiri adalah nilai pada suatu perusahaan yang dapat diperjualbelikan atau dinvestasikan. Sedangkan, forex atau foreign exchange merupakan pasar mata uang asing atau valuta asing. Dari sini, sudah bisa terlihat perbedaan dari trading saham dan forex berdasarkan produk yang diperjualbelikan nantinya di pasar bursa.

Selain itu, ada juga beberapa perbedaan yang signifikan dari proses trading saham dan forex. Perbedaan ini yang semakin meyakinkan bahwa antara trading forex dan trading saham jelas berbeda. Perbedaan seperti apa yang dimaksud, berikut ini penjelasannya.

Jenis Barang atau Produk yang Diperjualbelikan

Sebelumnya sudah dijelaskan sedikit mengenai perbedaan produk atau barang yang diperjualbelikan pada trading saham dan trading forex. Di dalam trading saham, produk yang dikenal untuk diperjualbelikan meliputi surat berharga kepemilikan saham di suatu perusahaan. Sedangkan di dalam trading forex atau foreign exchange, kontrak nilai mata uang asing menjadi barang yang diperjualbelikan.

Selain itu, trading forex fokus melihat perbandingan antar nilai mata uang asing saat waktu jual belinya, sedangkan trading saham tidak melakukan perbandingan pada jenis atau produk saham lainnya.

Jumlah atau Ketersediaan Barang yang Diperjualbelikan

Di dalam pasar saham dunia, terdapat lebih dari 10.000 saham yang menjadi pilihan saat trading saham. Sedangkan pada trading forex, pilihan untuk sebuah mata uang asing tidak terlalu banyak dan ini mempengaruhi perbandingan satu mata uang asing dengan mata uang asing lainnya. Misalnya saja pada mata uang Euro terhadap US Dollar dikenal dengan sebutan EUR/USD. Bisa dikatakan, mata uang tersebut yang memiliki pertumbuhan baik dan paling banyak diminati.

Ada 4 pasangan mata uang yang menjadi major pair di dalam trading forex dan dianggap memiliki nilai kuat sehingga sering diperjualbelikan. Pasangan mata uang ini yaitu EUR/USD, GBP/USD USD/JPY, USD/CHF. Selain itu, ada beberapa pasangan lainnya yang disebut commmodity pairs dengan pergerakan yang positif dan berhubungan dengan harga komoditi. Akan tetapi, tetap saja pilihan untuk pasar forex ini terbatas dan tidak sebanyak pasar saham. Namun, ada juga segi positif bagi seorang trader yang tidak perlu dipusingkan dengan pilihan mata uang dan bisa fokus pada trading forex yang dimiliki.

Penggunaan Analisis Pasar yang Berbeda

Untuk mendapatkan keuntungan saat trading saham, seorang trader membutuhkan beberapa pertimbangan dan keputusan secara tepat. Hal dikarenakan perubahan pasar yang tidak menentu dan cukup signifikan. Seorang trader harus melakukan beberapa analisis seperti analisis teknikal dan fundamental. Hal ini mencakup detail terkecil seperti laporan keuang perusahaan, sektor terkait perusahaan, mengamati kondisi negara, dan masih banyak lainnya.

Sedangkan untuk trading forex, analisi terkait perusahaan tidak diperlukan. Seorang trader hanya fokus menganalisis kondisi suatu negara dan negara lainnya yang menjadi faktor utama pergerakan nilai mata uang asing.

Perbedaan Modal yang Lebih Besar

Dalam dunia saham, jika ingin mendapatkan keuntungan yang besar, maka modal di awal juga harus sesuai dengan ekspektasi. Bisa dikatakan, di Indonesia beberapa broker saham membatasi modal awal minimal sebesar Rp 1 juta. Sementara untuk dunia forex, seorang trader bisa mendeposit modal di awal hanya 1 US Dollar.

Hal yang membuat trading forex bisa dengan menggunakan modal kecil di awal karena adanya skema leverage atau daya ungkit. Di mana, seseorang dapat menggerakkan modal kecil menjadi dana yang lebih besar. Sedangkan di dalam dunia saham, leverage terhitung kecil dan bisa juga tidak ada. Bisa dikatakan di dalam trading forex, seorang trader bisa menggerakkan modal 1 US Dollar menjadi 1000 US Dollar.

Fluktuasi atau Naik Turunnya Pasar

Hal selanjutnya yang membedakan trading saham dan trading forex ada pada fluktuasi pasar. Di mana, fluktuasi pasar saham lebih rendah dan pasar forex lebih tinggi. Perbedaan pada kapitalisasi pasar ini yang mempengaruhi fluktuasi. Misalnya saja jika seorang trader memiliki dana sebesar Rp 3 Triliun dan bisa membeli sebuah perusahaan secara penuh. Sedangkan nilai Rp 3 Triliun ini belum bisa mencapai nilai secara keseluruhan pada kapital yang diperjualbelikan oleh pasar forex.

Ada dan Tidak Adanya Dividen yang Dibagikan

Di dalam dunia saham, keuntungan yang akan didapat seorang trader terbagi menjadi dua jenis yaitu capital gain dan dividen. Capital gain merupakan selisih harga saham saat dibeli dan dijual. Sama halnya dengan keuntungan yang didapat juga oleh trader forex, di mana keuntungan didapat dari selisih antara mata uang asing satu dan lainnya.

Selain itu, trading saham juga mendapatkan keuntungan yang tidak didapat ketika trading forex yaitu dividen. Dividen merupakan laba saham per lembar yang dibagikan oleh perusahaan penerbit saham.

Nah, perbedaan yang ada pada kedua jenis investasi ini hanya informasi untuk seseorang yang ingin mencoba trading saham atau trading forex. Perbedaan ini tidak 100% menjamin seorang trader akan mendapatkan keuntungan besar. Dibutuhkan strategi dan rencana yang tepat untuk mendapatkan keuntungan sesuai dengan ekspektasi serta siap menghadapi risiko, baik trading saham atau trading forex.

Namun, jika kamu lebih memilih investasi dengan risiko yang terbilang rendah, reksa dana bisa menjadi pilihan. Apalagi, investasi reksa dana ini bisa dilakukan secara online melalui smartphone yaitu dengan aplikasi Ajaib. Ajaib dapat membantu kamu dalam berinvestasi reksa dana secara cepat, praktis, dan aman. 


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait