Ragam Kebutuhan Sekunder agar Milenial Tidak Salah Mengerti

Ragam Kebutuhan Sekunder agar Milenial Tidak Salah Mengerti
Ragam Kebutuhan Sekunder agar Milenial Tidak Salah Mengerti

Pembagian kebutuhan menjadi primer, sekunder dan tersier adalah pelajaran yang kita semua dapatkan saat masih duduk di bangkus SD. Meskipun saat itu mudah menghapal kategorinya tapi toh praktiknya tak segampang itu. Setelah dewasa banyak dari kita sulit membedakan mana yang kebutuhan sekunder dan primer. 

Hal ini membuat pengaturan keuangan kita kacau dan dompet pun jadi tak sehat. Belum lagi jika berhadapan dengan penawaran diskon atau promo yang membuat gelap mata. Mendadak semua hal naik kelas jadi kebutuhan primer.

Apa itu Kebutuhan Sekunder?

Kebutuhan sekunder menduduki peringkat kedua setelah kebutuhan primer. Di mana, kebutuhan primer merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi, dan jika tidak dapat mengancam kelangsungan hidup manusia. Contoh kebutuhan primer adalah pangan (makanan), sandang (pakaian), dan papan (tempat tinggal).

Sedangkan kebutuhan sekunder boleh dipenuhi ketika kebutuhan primer manusia tersebut telah terpenuhi dengan baik. Kebutuhan ini tidak mengancam kelangsungan hidup, namun jika tidak dipenuhi bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Sehingga, bukan merupakan kebutuhan mendesak, kebutuhan sekunder tetap penting untuk dipenuhi manusia dan bersifat subyektif. Di mana, tiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.

Daftar Kebutuhan Sekunder

Ajaib akan memberikan 3 daftar kebiasaan atau barang yang seharusnya dikategorikan sebagai kebutuhan sekunder. Simak baik-baik ulasan di bawah ini agar kamu bisa makin cermat mengatur keuanganmu. 

#1 Gadget terbaru

Gadget sekarang sudah menjadi kebutuhan utama semua orang karena kemudahan untuk berkomunikasi. Pekerjaan juga sangat terbantu dengan gadget yang mumpuni. Namun harap dipahami jika gadget merupakan kebutuhan tersier, yaitu kebutuhan yang dipenuhi sesudah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi.

Jadi jangan tergoda dan langsung ingin ikut membeli ketika ada gadget keluaran terbaru dirilis. Pertimbangkan dengan benar apakah handphone atau laptop tersebut memang benar kamu butuhkan. Lebih jauh lagi apakah gadget tersebut bisa membantu menunjang kinerjamu. Jika jawabannya tidak maka sebaiknya tunda saja keinginan beli baru dan gunakan gadget yang lama. 

#2 Makan di restoran

Penelitian menunjukkan jika mberbagai alasan salah satunya eksistensi. Jangan terjebak pola hidup ini dengan mengurangi makan di 2 tempat tersebut. Pilihlah tempat makan yang bersih namun ramah di kantong agar tidak boros. 

Makan di restaurant boleh saja sekali-kali dilakukan dalam kesempatan khusus seperti merayakan ulang tahun. Kalau memang senang makan enak, cobalah dengan memasak sendiri di rumah. Manfaatkan akun Youtube para chef terkenal untuk memasak kembali menu-menu yang biasa mereka buat. 

#3 Nonton bioskop

Nonton bioskop bukan lagi barang mewah khususnya bagi millenial. Apalagi sekarang film Indonesia makin banyak yang bagus selain produksi Hollywood. Millenial pasti mengeluarkan uang untuk ke bioskop paling tidak seminggu sekali. Belum lagi ditambah dengan jajan minuman dan cemilannya yang mahal itu maka tambah jebol lah pengeluaranmu. 

Mulai sekarang, coba kurangi kebiasaan ke bioskop ini. Pilih benar-benar mana film yang jadi incaran dan harus ditonton di bioskop. Untuk beberapa film drama yang tak butuh sound effect menggelegar mungkin kamu bisa streaming agar lebih hemat. Selain itu, kurangi jajan di bioskop dengan makan kenyang sebelum ke bioskop. 

Cara Mengatur Keuangan untuk Memenuhi Kebutuhan Sekunder

Setelah kamu mengetahui beberapa daftar kebutuhan sekunder, di bawah ini Ajaib juga akan memberikan beberapa cara yang dapat diterapkan dalam mengatur keuangan untuk memenuhi kebutuhan sekunder seperti:

#1. Membuat Daftar Kebutuhan

Untuk memenuhi kebutuhan sekunder, hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah menentukan dan membuat daftar apa saja yang termasuk ke dalam kebutuhan sekunder versi kamu. Kamu bisa dapat membuatnya dengan mengacu kepada faktor yang telah dijelaskan di atas, atau dengan panduan bahwa ketiadaan hal tersebut akan mengganggu kehidupan kita. Sehingga, jika hidup kamu masih berjalan dengan baik dan kegiatan sehari-hari tetap lancar tanpa adanya hal tersebut, berarti hal tersebut bisa jadi bukan kebutuhan sekunder.

#2. Memenuhi Skala Prioritas

Pastikan kamu memprioritaskan kebutuhan primer sebelum memikirkan kebutuhan sekunder. Cobalah ingat bahwa bagaimanapun juga kebutuhan primer adalah hal yang sangat mendasar untuk dipenuhi. Setelah itu dipenuhi, barulah kamu bisa memenuhi kebutuhan sekunder yang dimiliki.

#3. Belanja dengan Efektif

Sebelum kamu memutuskan untuk memenuhi kebutuhan sekunder, kamu harus pastikan bahwa kamu membelanjakan uang kamu secara efektif. Kamu bisa coba dengan melakukan perbandingan harga juga memilih produk yang berkualitas agar lebih awet dan tidak membuat kita sering membeli lagi di kemudian hari.

#4. Menabung dan Menabung

Tidak ada cara mengatur keuangan yang baik tanpa adanya menabung dengan rutin dan disiplin. Prinsip menabung sendiri masih banyak orang yang salah kaprah, di mana mereka menabung dengan uang yang tersisa setelah membelikan kebutuhannya. Padahal menabung yang baik dilakukan dengan menyisihkan sejumlah uang di awal kamu mendapatkan penghasilan, baru kemudian membelanjakan sisanya untuk membeli yang dibutuhkan.

Hal yang mungkin luput diajarkan saat sekolah dulu adalah kategorisasi investasi sebagai kebutuhan primer. Umumnya, kebutuhan utama hanya berkisar sandang, pangan, dan papan. Padahal kini investasi sangatlah penting untuk keamanan dari segi finansial. Ada banyak investasi yang bisa dilakukan oleh pemula salah satunya dengan membeli reksa dana. Kamu bisa melakukan investasi reksa dana pertamamu bersama dengan Ajaib. Uangmu akan dikembangkan jauh lebih maksimal daripada kesenangaan sesaat dari beli iPhone terbaru, nonton bioskop atau makan di restauran yang Instagramable. 


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Mulai Investasi Reksa Dana Dengan Ajaib.
Ayo bergabung dengan Ajaib, aplikasi investasi online terbaik! Bebas biaya pendaftaran, bisa tarik dana kapan saja. Modal awal min. Rp10.000.
Facebook Comment
Artikel Terkait