Berita

Prospek Antam (ANTM) Semakin Cerah di Semester II-2021

Sumber: Facebook/PT Antam Tbk

Ajaib.co.id – Kinerja keuangan dan fundamental PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diprediksi akan semakin membaik memasuki semester II tahun 2021. Didukung oleh beberapa katalis dan sentimen positif, yaitu segmen ritel maupun di bagian hulu.

Menurut Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra, pada segmen ritel ANTM ini akan terus memperkuat bisnisnya melalui penjualan logam mulia atau emas secara langsung kepada masyarakat luas.

Lanjutnya, penjualan langsung ini sangat baik sekali karena pasar emas itu yang besar ialah perorangan. Jadi, dengan memperbanyak gerai ritel di kota-kota di seluruh Indonesia penjualan secara langsung akan semakin meningkat.

Pada bagian di segmen hulu, ANTM juga semakin kokoh dan kuat fundamentalnya melalui produksi emasnya. Namun, ada catatan terkait penguatan modal.

“Seiring kebijakan moneter The Fed yang berpotensi dapat menahan masuknya arus modal asing ke dalam negeri, ini semua pihak harus waspada termasuk ANTM karena dengan kebijakan The Fed itu, fokus ekonomi lebih banyak ke penguatan modal,” tutur Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra.

Beliau menuturkan lebih lanjut, membaiknya kondisi perekonomian Amerika Serikat (AS) membuat The Fed memberikan sebuah sinyal untuk melakukan pengurangan stimulus moneter serta memberi kekhawatiran hengkangnya arus modal asing dari negara-negara berkembang, termasuk didalam nya adalah Indonesia. 

Memperhitungkan kondisi perekonomian dunia yang saat ini sedang mulai bangkit, dan masih berusaha untuk keluar dari gelombang ketiga COVID-19 di dunia, harga-harga komoditas emas menurutnya akan dipengaruhi oleh bagaimana The Fed di FOMC mengenai kebijakan tapering nya. Ini yang perlu diwaspadai ANTM.

Sentimen dari ketidakpastian jadwal tapering inilah yang diperkirakan dapat menekan harga emas nantinya.

Penjualan emas ANTM masih akan sangat tinggi, didukung oleh aktifitas masyarakat yang mulai peduli dengan investasi.

Hal tersebut menurutnya menjadi sentimen positif dari permintaan emas batangan yang tampaknya masih dalam tren yang sangat baik. Harga emas sendiri masih masuk dalam konsolidasi yakni dengan range antara 2.200-2.700.

Ariston menaksir, hingga akhir tahun 2021 ini perkiraan net profit yang akan dicatatkan oleh ANTM akan signifikan positif dengan faktor pendorong dari tren lanjutan penguatan harga nikel global. Serta pertumbuhan volume dari nikel ore dan FeNi.

Selain itu, beberapa sentimen yang akan mendorong kinerja ANTM adalah kesadaran investasi di masyarakat secara luas. Selanjutnya, untuk komoditas nikel, menurutnya akan sangat diuntungkan dengan adanya peralihan dari energi fosil ke energi terbarukan.

“Karena komoditas nikel menjadi komponen penting dalam green energy sehingga permintaan komoditas ini masih akan tetap baik bahkan secara jangka panjang nya atau hingga lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Sumber: Memasuki semester II 2021, prospek Antam (ANTM) diprediksi kian membaik, dengan perubahan seperlunya.

Artikel Terkait