Investasi

Perbedaan Saham dan Waran, Mana yang Lebih Menguntungkan?

perbedaan saham dan waran

Ajaib.co.id – Apa yang dimaksud dengan waran dan saham, dan apa saja perbedaan saham dan waran? Baca informasi ini yang membahas detail tentang waran dan saham.

Saham adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh perusahaan di bawah stempel bersama dan dikirim ke anggota, berisi jumlah saham yang dipegangnya dan jumlah yang dibayarkan. Dokumen tersebut berfungsi sebagai bukti kepemilikan saham oleh pemegang saham.

Saham tidak sama dengan waran. Secara teknis, waran adalah dokumen yang menandakan bahwa pemegangnya berhak atas saham yang disebutkan di dalamnya. Ini layaknya kupon yang dibagikan secara gratis, dan pemiliknya bebas untuk memanfaatkannya atau tidak.

Sebagian orang berpikir bahwa kedua dokumen ini adalah hal yang sama, namun sebenarnya ada perbedaan antara saham dan waran.

Definisi Saham

Saham adalah surat berharga yang merupakan bukti sah dari kepemilikan jumlah saham perusahaan atau seseorang terhadap suatu perusahaan. Setiap perusahaan baik itu publik atau swasta harus mengeluarkan sertifikat saham kepada para pemegang sahamnya, kecuali dalam kasus di mana saham tersebut disimpan dalam sistem dematerialisasi.

Pemilik saham memilki hak untuk terlibat dalam kepemilikan sebagian dari perusahaan bersangkutan. Misalnya, perusahaan X menjual beberapa sahamnya kepada perusahaan Z, maka dengan otomatis perusahaan Z juga berperan sebagai pemilik perusahaan X.

Jika kamu telah berinvestasi saham sebuah perusahaan, maka kamu telah menjadi pemilik saham perusahaan bersangkutan, sekaligus juga berhak mendapatkan keuntungan perusahaan dalam bentuk dividen. Selain itu, jika perusahaan membukukan keuntungan, kamu bisa mengambil keuntungan dari naiknya harga saham tersebut dari waktu ke waktu.

Sertifikat saham berisi rincian berikut ini:            

  • Nama Perusahaan
  • Nama dan alamat pemegang saham
  • Jumlah saham yang diterbitkan
  • Nilai nominal
  • Dana yang dibayarkan saham tersebut
  • Kelas saham
  • Perangko dan tanda tangan  dua direktur dan sekretaris perusahaan

Sertifikat saham dikeluarkan oleh perusahaan dalam waktu 3 bulan dari penjatahan saham untuk pemohon, yang dikeluarkan di bawah stempel umum perusahaan.

Keuntungan Investasi Saham

Imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan suku bunga yang ditawarkan oleh bank. Pemegang saham berhak atas dua bentuk keuntungan berikut ini:

Dividen

Ini adalah sejumlah uang yang dibayarkan kepada pemegang saham dari keuntungan perusahaan. Dividen biasanya dibayarkan pada akhir tahun buku (dividen final), namun ada beberapa perusahaan juga membayar dividen interim.

Beberapa pemegang saham memilih untuk mencairkan dividen sementara, yang lain lebih memilih untuk menginvestasikan kembali jumlah uang yang berhak mereka dapatkan dalam bisnis yang disebut konsep reinvestasi dividen.

Keuntungan Modal

keuntungan modal atau capital gain adalah keuntungan yang diperoleh dari penjualan investasi, dan keutungan ini dikenai pajak dan persyaratan tertentu.

Kekurangan Investasi Saham

Harga saham terbentuk berdasarkan permintaan dan penawaran saham, dan diperdagangkan setiap hari kerja, maka dari itu volatilitasnya tinggi, dan tentu saja memiliki risiko lebih tinggi. Kamu perlu meluangkan waktu untuk mengambil keputusan dalam berinvestasi saham.

Jika ingin dapat meraih keuntungan dari saham, kamu harus waspada dan mempelajari perubahan pasar saham secara terus menerus. Ini biasanya memakan waktu yang signifikan.

Definisi Waran

Waran adalah hak yang diberikan kepada pemegang saham untuk membeli saham dengan harga pelaksanaan (harga exercise) dan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan oleh perusahaan penerbit waran.

Waran dberikan secara gratis, dan ini adalah hak bukan kewajiban. Jika investor tidak ingin menggunakan hak-nya untuk membeli saham, maka tidak jadi masalah, hanya saja investor tidak mendapatkan saham perusahaan tersebut.

Biasanya waran muncul dengan disertakan di saham-saham IPO, tapi seringkali juga muncul di saham-saham bukan IPO. Jika waran disertakan dengan saham IPO, maka waran diberikan secara gratis kepada investor yg membeli saham IPO.

Karena sifat waran yang dapat diperjual-belikan atau diperdagangkan di pasar sekunder, seperti layaknya saham, maka investor dapat membeli waran di pasar sekunder.

Waran merupakan instrumen derivatif. Jangka waktu penebusan waran biasanya dapat mencapai kurang lebih 2 tahun. Tujuan dari waran adalah lebih kepada sebagai pemanis supaya saham IPO terjual habis, bahkan oversubscribe.

Waran dapat dikenali dengan kode W di belakang nama saham utama. Misalnya saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk memilki kode saham PGAS, sedangkan untuk kode waran ditulis PGAS-W

Keuntungan Waran

Harga waran lebih rendah. Sebaliknya, leverage dan kemungkinan keuntungan yang diawarkan lebih besar, seringkali menjadikannya keuntungan investasi yang bagus.

Waran dapat menjadi investasi yang bagus dalam segala jenis pasar. Dalam pasar bullish, ini dapat memberi investor keuntungan yang signifikan. Di pasar bearish, ini dapat memberi perlindungan tambahan pemiliknya. Ini terjadi karena meskipun harga saham turun, harga yang lebih rendah dari waran akan mengurangi kerugian.

Kekurangan Waran

Nilai saham bisa turun ke nol. Ini dapat menimbulkan kerugian lain bagi seseorang yang telah berinvestasi dalam waran. Jika penurunan ke nol terjadi sebelum waran dilaksanakan, waran tersebut akan berakhir tanpa nilai penebusan.

Pemilik waran bukan anggota perusahaan yang sebenarnya, tidak memiliki hak suara atau dividen. Sementara pemegang saham biasanya memiliki hak untuk memilih fungsi perusahaan, pemegang waran tidak. Pemilik waran akan terkena dampak kebijakan perusahaan, tetapi tidak memiliki suara dalam pengambilan keputusan.

Perbedaan Saham dan Waran

Seperti disebutkan sebelumnya bahwa saham dan waran merupakan hal yang berbeda, dan dari penjelasan tentang definisi, keuntungan dan kekurangan antara keduanya bisa disimpulkan poin-poin perbedaan keduanya sebagai berikut :

  • Saham merupakan kewajiban setiap perusahaan publik atau swasta untuk diberikan kepada pemegang sahamnya, sedangkan waran tidak diwajibkan, dan terkadang hanya untuk pemanis supaya saham IPO terjual habis
  • Pemilik saham berhak untuk memilki hak untuk memilih fungsi perusahaan, pemegang waran tidak, karena mereka bukan anggota perusahaan.
  • Waran seperti halnya kupon, ada masa berlakunya, sedangkan saham tidak. Jadi jika pemilk waran tidak membeli saham hingga lewat tanggal kadaluarsa, maka akan dianggap hangus.
  • Waran diterima secara gratis, saham tidak.

Itulah pengertian, keuntungan dan kerugiannya, serta perbedaan saham dan waran. Dapat dikatakan bahwa saham adalah dokumen yang lebih penting daripada waran, karena investor saham memilki hak atas segala keputusan atau kebijakan perusahaan atau emiten tempatnya berinvestasi, sedangkan waran hanya menunjukkan hak atas saham perusahaan.

Jadi bagaimana setelah kamu mengetahui informasi tentang perbedaan saham dan waran, apakah kamu hanya tertarik pada saham atau waran saja? Atau keduanya ingin kamu coba milki? Apapun itu, pastikan kamu telah mempelajarinya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan berinvestasi.

Artikel Terkait