Banking, Perencanaan Keuangan

Memilih Gadai Ijazah? Coba Pertimbangkan Hal Berikut Ini Dulu!

Sumber: Pexels

Ajaib.co.id – Selain sertifikat rumah dan kendaraan, memilih gadai ijazah juga bisa dijadikan opsi bagi kamu yang ingin memperoleh pinjaman uang.

Walaupun begitu, hal ini masih menimbulkan pertanyaan bagi banyak orang di luar sana. Salah satunya adalah aman atau tidaknya menggadaikan ijazah di sebuah lembaga keuangan saat ini.

Hal ini selaras dengan minimnya jumlah lembaga keuangan yang menerima ijazah sebagai sebuah agunan.

Pegadaian Tidak Menerima Gadai Ijazah

Pegadaian adalah salah satu contoh lembaga keuangan yang tidak menerima ijazah sebagai jaminan untuk meminjam uang. 

Ada alasan yang membuat lembaga-lembaga keuangan di luar sana masih enggan untuk menerima ijazah sebagai jaminan, salah satunya.

  • Punya Risiko Besar

Di mata pemberi pinjaman seperti Pegadaian, menjadikan ijazah sebagai salah satu jaminan dinilai punya risiko yang besar. 

Salah satu risiko yang perlu ditanggung oleh lembaga keuangan adalah nasabah tidak mengembalikan uang pinjaman. 

Hal ini bisa dikarenakan, nasabah tersebut kabur karena menganggap bahwa ijazah yang dijaminkan di lembaga keuangan dianggap tidak bernilai. Sehingga, mereka tidak merasa dirugikan bila harus kehilangan ijazah tersebut.

Ini adalah alasan utama mengapa banyak lembaga keuangan di luar sana yang enggan menerima ijazah sebagai jaminan untuk peminjaman uang. 

Syarat Gadai Ijazah untuk Memperoleh Pinjaman

Walaupun Pegadaian tidak menerima ijazah sebagai jaminan untuk peminjaman uang. Ternyata, masih ada lembaga keuangan lainnya yang bersedia menerima ijazah sebagai jaminan. 

Namun, ijazah yang bisa digadaikan tidak boleh sembarangan melainkan ada syarat-syarat yang perlu dipenuhi oleh nasabah. 

1. Tahun Terbit Ijazah

Jika kamu ingin menggadaikan ijazah terbaru milikmu yang terbit pada tahun 2021 ini. Ijazah milikmu tersebut tidak akan diterima oleh lembaga keuangan. Mengapa?

Karena syarat gadai ijazah adalah tahun terbit dokumen tersebut harus 3 tahun terakhir. Jadi, bila kamu ingin mengajukan pinjaman uang dengan menjaminkan ijazah. 

Pastikan, bahwa ijazah yang ingin digadaikan merupakan terbitan 3 tahun terakhir.

2. Melengkapi Dokumen Lainnya

Selain ijazah, ada pula dokumen-dokumen lainnya yang perlu kamu persiapkan di antaranya.

  • Fotokopi KTP.
  • Fotokopi KK.
  • Fotokopi Akta Kelahiran.

3. Tenor Singkat

Menerima ijazah sebagai jaminan dinilai oleh lembaga keuangan punya risiko yang besar. Oleh sebab itu, jika ada lembaga keuangan yang menerima gadai ijazah.

Umumnya, lembaga keuangan tersebut tidak akan berani untuk memberikan jangka waktu peminjaman yang cukup lama. Misalnya hanya beberapa bulan saja, dan paling lama hanya 1 tahun.

4. Suku Bunga Tinggi

Risiko yang besar, mau tidak mau membuat lembaga keuangan juga harus menyesuaikannya dengan pemberian suku bunga pinjaman yang cukup tinggi. 

Hal ini sebanding dengan risiko gagal bayar yang bisa menimpa lembaga keuangan. Sehingga, tak heran bila peminjaman uang dengan jaminan ijazah punya suku bunga pinjaman yang cukup tinggi.

5. Perjanjian Tertulis

Syarat gadai ijazah yang terakhir adalah menyertakan surat perjanjian tertulis. Dokumen ini perlu ada untuk menghindari permasalahan yang bisa terjadi di kemudian hari.

Kelima syarat di atas adalah hal-hal yang perlu kamu ketahui saat mengajukan pinjaman uang dengan jaminan ijazah. 

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Gadai Ijazah

Pengambilan keputusan finansial saat ini adalah kemampuan yang perlu dilatih dan diasah oleh setiap orang sejak dini. 

Tak terkecuali, pengambilan keputusan finansial saat memutuskan ingin menggadaikan ijazah di lembaga keuangan. Sebelum gadai ijazah, alangkah baiknya kamu memikirkan hal-hal berikut ini terlebih dahulu

1. Apakah Benar-benar Membutuhkan Uang

Hal pertama yang perlu dipikirkan secara matang-matang adalah apakah kamu saat ini benar-benar membutuhkan uang atau tidak.

Banyak orang di luar sana yang sering menyalahkangunakan uang pinjaman hanya untuk hal-hal yang bersifat keinginan. Jika tujuanmu meminjam adalah untuk hal-hal tersebut.

Kamu lebih baik tidak menggadaikan ijazah milikmu di lembaga keuangan. Melainkan, kamu bisa menahan hasratmu tersebut untuk membeli gadget baru dan memenuhi keinginan gaya hidup. Dan, lebih berfokus kepada dana untuk kebutuhan sehari-hari.

Sehingga, kamu akan berpikir dua kali untuk menggadaikan ijazah milikmu untuk memperoleh pinjaman di lembaga keuangan.

2. Pertimbangkan untuk Memilih Lembaga Keuangan Terpercaya

Memilih lembaga keuangan terpercaya adalah hal yang bisa kamu pertimbangkan selanjutnya sebelum gadai ijazah.

Sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman dan menggadaikan ijazah di sebuah lembaga keuangan. Alangkah baiknya, kamu menggali informasi lebih dalam terlebih dahulu terkait lembaga keuangan tersebut agar tidak buntung di kemudian hari. 

3. Plafon Kredit Tidak Sesuai

Plafon kredit yang kamu peroleh dengan menggadaikan ijazah di sebuah lembaga keuangan, tidak mungkin punya plafon kredit yang lebih besar dibanding agunan sertifikat rumah dan kendaraan.

Hal ini perlu kamu cermati, lantaran banyak orang yang mudah tertipu dengan modus ini. Karena tergiur dengan plafon kredit yang sangat besar. Tapi, alih-alih dapat uangnya ternyata ijazah milikmu dibawa kabur.

4. Punya Risiko Jangka Panjang

Keputusan finansial yang salah akan mempengaruhi kondisi keuanganmu di kemudian hari. Sama halnya dengan keputusanmu untuk menggadaikan ijazah guna memperoleh pinjaman. 

Jika hasil pinjaman tersebut tidak digunakan sesuai dengan porsinya, kesalahan finansial ini pasti akan kamu rasakan dampaknya hingga tahun-tahun mendatang.

Oleh karena itu, sebelum berutang pastikan bahwa kamu memang benar-benar butuh uang tersebut. Dan, alokasikanlah uang tersebut sesuai dengan tujuan keuangan yang semestinya.

Ijazah adalah sebuah surat penting. Sehingga, kamu perlu benar-benar mempertimbangkannya jika ingin digadaikan di lembaga keuangan. Bila kamu sudah mempertimbangkan risiko dan keuntungan dari gadai ijazah. 

Tentunya kamu akan punya gambaran apakah menjaminkan ijazah ini bermanfaat untuk keuangan. Atau, hanya akan membebani keuanganmu saja. Karena keputusan finansial yang bijak akan mempengaruhi masa depanmu

Artikel Terkait