Milenial

Kumpulan Cara Menagih Utang Teman, Ampuh!

dua orang teman yang menghitung bill

Ajaib.co.id – Menagih utang pada teman adalah hal yang cukup rumit dilakukan. Kenapa? Ada beberapa faktor yang kadang jadi ganjalan, mulai dari teman yang pura-pura amnesia hingga balik marah saat utangnya ditagih. Belum lagi potensi rusaknya pertemanan karena permasalahan uang yang sebetulnya tidak bisa disepelekan.

Lalu, bagaimana cara menagih utang pada teman yang telah meminjam dan telah melewati tenggat waktunya? Redaksi Ajaib merekomendasikan beberapa cara yang mungkin bisa kamu lakukan melalui artikel berikut ini.

1. Mengingatkan Baik-Baik Sebelum Jatuh Tempo

Mengingatkan baik-baik adalah cara pertama yang mungkin bisa kamu lakukan untuk menagih utang pada teman. Hal ini dilakukan agar teman bisa memiliki waktu untuk mengembalikan pinjaman uang darimu tanpa harus terburu-buru.

Selain itu, usahakan agar proses ini dilakukan saat kamu tidak terlalu membutuhkan uang yang dipinjam. Teman kamu merasa dihargai karena tidak diburu-buru. Cara menagihnya tetap sopan, secara langsung namun dikatakan secara baik-baik.

2. Membuat Perjanjian Hitam di Atas Putih

Perjanjian hitam di atas putih penting bagi kamu yang akan memberikan pinjaman dalam jumlah yang besar. Mungkin saat temanmu pinjam kamu tidak merasa perlu membuat perjanian, tapi kamu pasti akan membutuhkannya suatu saat nanti. Surat perjanjian harus berisi jumlah uang yang dipinjamkan, cara pembayaran, tenggat waktu pembayaran, dan nama jelas kamu sebagai pemberi utang dan temanmu sebagai peminjam.

Walau demikian, jangan sampai surat ini akhirnya harus menjadi bukti di pengadilan karena temanmu lari dari kewajiban. Jadi, ingatkan temanmu di awal bahwa ada utang yang harus dilunasi sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat.

3. Menceritakan Kebutuhanmu

Kalau sampai harus menagih utang, biasanya kita memang ada di kondisi sangat butuh uang karena banyak hal yang mendesak. Jujurlah ceritakan kondisi keuangan dan kebutuhanmu pada teman yang tak kunjung membayar utang. Hal ini bisa dilakukan secara baik-baik tanpa pertengkaran. Jika temanmu memang teman yang baik dan bisa dipercaya, dia pasti akan melakukan segala cara untuk melunasi utangnya karena tak mau melihat temannya kesusahan.

4. Menagih Utang Lewat Keluarganya

Ini adalah salah satu cara berikutnya untuk kamu yang kesulitan menagih utang secara langsung pada teman. Kamu bisa minta bantuan pada anggota keluarganya, lebih baik jika kamu mengenal saudara atau orang tuanya.

Usahakan untuk menceritakan soal pengembalian utang yang tak kunjung dilakukan oleh temanmu secara baik-baik pada keluarganya. Jangan lupa untuk minta saran agar temanmu itu bisa mengembalikan utang. Siapa tahu dengan proses yang baik-baik dijalankan ini, temanmu justru malah dibantu keluarga untuk bisa menyelesaikan utangnya padamu.

Walau baik-baik, tetap sadari ada risiko pertengkaran teman yang bisa muncul ketika kamu melakukan hal ini. Sedikit banyak, temanmu pasti akan merasa malu karena ketahuan tidak bisa membayar utang pada temannya. Namun, kadang jalan seperti ini harus ditempuh agar tidak ada potensi keributan yang lebih besar di masa yang akan datang.

5. Menagih Secara Langsung

Jika kamu memang sudah benar-benar membutuhkan uang yang dipinjam, menagih secara langsung jadi opsi yang harus ditempuh. Bukan pengingat atau obrolan basa-basi, menagih utang secara langsung mungkin bisa jadi hal yang membuat ragu karena ada potensi keributan, tapi kamu harus berani menghadapinya.

Jangan lupa untuk membawa bukti pengelakan-pengelakan dari janji pembayaran yang telah temanmu lakukan. Ceritakan juga usahamu yang telah menempuh semua jalan baik-baik agar temanmu tak perlu terburu-buru melunasi utangnya. Jika masih memungkinkan, tawarkan opsi cicilan berikut tenggat waktu baru saat bertemu.

6. Menyindir di Media Sosial

Hal ini jadi salah satu langkah akhir yang dilakukan jika semua hal yang bisa dilakukan baik-baik secara langsung telah dilakukan. Biasanya, hal ini harus dilakukan jikan temanmu terus memamerkan gaya hidup mewah padahal masih punya utang padamu. Jika ia punya uang untuk bersenang-senang, kenapa sampai tak bisa bayar utang? Itu yang ada di pikiranmu, bukan?

Saat ini, cara menagih utang dengan menyindir di sosial media populer karena jarang ada orang yang mau keburukannya jadi konsumsi netizen. Jika temanmu memang teman yang baik, dia pasti akan melunasi kewajibannya saat melihat status bernada menyindir, apalagi jika utangnya sudah jauh dari tenggat.

7. Menggunakan Bantuan Pihak Ketiga

Jika semua cara sudah ditempuh dan temanmu tak kunjung membayar utangnya, mintalah bantuan pada pihak ketiga. Pihak ketiga ini bisa jadi orang yang temanmu hormati sehingga dia tidak bisa mengelak dan lari dari kewajibannya.

Pasal 19 Ayat 2 UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia mengatur bahwa perjanjian utang piutang tidak bisa dipidanakan. Pasal tersebut berbunyi “Tidak ada seorangpun atas putusan pengadilan boleh dipidana penjara atau kurungan berdasarkan atas alasan ketidakmampuan untuk memenuhi suatu kewajiban dalam perjanjian utang piutang.”

Perkara utang-piutang ini bisa dibawa ke ranah perdata, selama ada dokumen-dokumen yang menjadi bukti. Contoh surat-surat ini adalah perjanjian utang-piutang, surat pengakuan utang, atau kuitansi. Catatannya, teman yang berutang ini harus memiliki aset agar bisa dilakukan proses sita jaminan dalam gugatan untuk melalui proses lelang. Hasil lelang itulah yang akan menjadi pembayaran atas utang yang telah dilakukan.

Bagaimana jika temanmu tidak punya aset yang bisa disita untuk jadi pembayaran? Hmm, kali ini kamu memang harus berhati besar agar bisa menerima sembari berharap temanmu bisa segera membayar utangnya.

Semoga sukses menagih utang!

Artikel Terkait