Milenial

Ingin Kuliah Jurusan Psikologi? Ini yang Dipelajari

Ajaib.co.id – Bagi adik-adik siswa SMA tahun terakhir, setelah lulus mau lanjut kuliah jurusan apa? Ada yang sudah ancang-ancang untuk ambil jurusan psikologi?

Beberapa tahun belakangan ini memang jurusan ini tidak pernah sepi peminat. Banyak calon mahasiswa yang tertarik belajar ilmu psikologi.

Meski banyak diminati, namun masih banyak gosip-gosip miring yang beredar seputar kuliah psikologi. Beberapa anggapan tersebut tentu sangat mempengaruhi keputusan para siswa SMA dalam memilih suatu jurusan yang bisa menyesatkan.

Misalnya ada gosip kalau kuliah di jurusan psikologi bisa baca pikiran orang, nyembuhin orang yang gangguan mental atau “sakit jiwa”.

Bahkan lebih parahnya lagi, ada yang beranggapan bahwa ilmu psikologi mengajarkan untuk memanipulasi pikiran orang seperti di film-film detektif. Buat orang psikologi pasti ketawa mendengar hal tersebut.

Daripada kamu mikir yang aneh-aneh tentang psikologi, sebaiknya pahami hakikat ilmunya terlebih dahulu. Jangan sampai kecewa jika ternyata kuliahnya tidak seasik seperti yang dipikirkan.

Pengertian Psikologi

Psikologi sendiri merupakan akar dari filosofi yang membahas tentang eksistensi manusia, mulai dari kepribadian manusia hingga perilakunya. Jadi, ilmu psikologi dapat dikatakan sebagai ilmu yang mempelajari tingkah laku dan mental manusia secara ilmiah.

Namun, seiring berjalannya waktu, ilmu psikologi mengalami perkembangan yang disertai dengan kemunculan teori-teori baru. Di era modern, ilmu psikologi berkembang pesat yang tidak hanya berpatokan pada rangkaian teori dan eksperimen saja. Ilmu ini juga menggandeng disiplin ilmu lainnya, yakni neurologi yang notabene berasal dari dunia medis.

Melalui pendekatan neurologi, para psikolog dapat melihat lebih detail proses aktivitas otak manusia. Psikolog bisa secara langsung melihat proses dibalik kinerja otak manusia yang kompleks dengan melihat impuls listrik, syaraf, hormon, serta mekanisme biologisnya. Dua gabungan ilmu tersebut dikenal dengan istilah neuropsikologi.

Pembagian Mata Kuliah Psikologi

Ada yang harus kamu ketahui sebelum memutuskan mengambil jurusan psikologi. Kuliah di sini sangat erat kaitannya dengan observasi, mengumpulkan data hingga mengolah data tersebut.

Kalau sudah berbicara data, pastinya ada sangkut pautnya dengan matematika. Ya, karena ada beberapa mata kuliah yang mengharuskan mahasiswanya mempelajari statistik.

Berikut ini adalah pembagian umum mata kuliah psikologi:

1.   Psikologi Umum dan Eksperimental

Menjadi psikolog berarti harus melakukan penelitian. Bagaimana penggunaan metodologi yang tepat, alat tes yang akurat, mencari sumber responden yang reliabel hingga melakukan pendekatan eksperimen untuk penelitian tersebut. Bagian ini jadi ilmu psikologi yang paling dasar.

Disini kemampuan kamu dalam merumuskan masalah penelitian serta membuat alat pengukuran psikologis merupakan kompetensi dasar yang perlu dimiliki.

2.   Psikologi Klinis

Masuk ke bagian psikologi klinis, seorang psikolog tidak akan lagi belajar pola umum perilaku manusia lagi. Akan tetapi sudah naik ke tingkatan dimana kamu akan membedah perilaku manusia secara mendalam. Khususnya dalam kondisi mental yang paling ringan sampai yang ekstrim.

Disini kamu akan dihadapkan dengan berbagai macam kondisi gangguan mental, seperti, depresi, gangguan bipolar, skizofrenia, antisosial, dan lain-lain.

Kamu mungkin pernah melihat serial atau film-film detektif yang berhadapan dengan psikopat. Nah, ilmu yang paling mendekati untuk menangani permasalah kondisi mental tersebut adalah psikologis klinis.

3.   Psikologi Perkembangan

Psikologi perkembangan mengajarkan bagaimana suatu proses perkembangan mental manusia dari lahir (bayi) sampai menua. Setiap proses yang dilalui itu dapat dikaji secara ilmiah, baik itu cara mendidik anak, perkembangan masa remaja, krisis-krisis remaja, dan lain sebagainya.

Pengembangan ilmu ini harus dilakukan secara aktif terus menerus sehingga penelitiannya membutuhkan waktu sampai bertahun-tahun. Apalagi seiring dengan perubahan zaman, perkembangan manusia pun ikut terkena dampaknya.

Maka tak heran jika isu-isu perkembangan manusia selalu jadi riset yang terus dijalani untuk kemudian dijadikan bahan keilmuan bagi dunia psikologis di masa mendatang.

4.   Psikologi Industri dan Organisasi

Bagian mata kuliah yang satu ini berfokus pada psikologi industri, perusahaan serta organisasi. Dari namanya, kamu sudah bisa menebak kalau bagian ini berhubungan erat dengan MSDM (Manajemen Sumber Daya Manusia) atau HRD.

Ilmu ini mengajarkan untuk membuat suatu kondisi psikologis setiap individu dan juga interaksi antar individu di dalam perusahaan atau organisasi jadi lebih baik demi meningkatkan produktivitas kerja.

Hal ini karena dalam dunia industri interaksi antas manusianya lebih kompleks, mulai dari perekrutan pekerja, masalah komunikasi internal, hingga penentuan layout ruang kerja.

5.   Psikologi Pendidikan

Seorang psikologi juga perlu berkontribusi untuk masyarakat karena pendidikan merupakan kunci dari berkembangnya peradaban manusia. Oleh karena itu, proses pendekatannya harus tepat.

Mata kuliah ini membuatmu ahli dalam memetakan suatu kebutuhan, tujuan, apa saja detail-detail yang dipersiapkan, serta pendekatan untuk mengajar anak kecil sampai remaja.

Misalnya, bagaimana pendekatan yang tepat untuk pendidikan anak usia dini (TK/Paud), lalu cara mendidik pelajar agar punya motivasi belajar, hingga merancang pelatihan bagi karyawan atau staff tertentu.

Profesi untuk Lulusan Psikologi

Jangan dikira lulusan jurusan psikologi hanya bekerja di bidang HRD atau psikolog yang menangani gangguan atau kesehatan mental saja. Ada beberapa profesi yang cocok setelah selesai kuliah psikologi, yaitu:

  • Ahli Psikometri : biasanya melakukan eksperimen membuat alat tes psikologi.
  • Research and Development (RND) : umumnya bekerja di biro pusat statistik, lembaga riset independen, dan lain-lain.
  • Konsultan Psikologi: sering dibutuhkan untuk menganalisa perilaku, mengenali tipe kepribadian, sampai menyusun program pengembangan personel di lembaga-lembaga hukum dan peradilan (kepolisian, kejaksaan, intelijen, KPK, kantor pengacara).
  • Terapis : membantu dan mengawasi perkembangan anak berkebutuhan khusus.

Sebenarnya masih banyak peluang atau prospek kerja jurusan psikologi asalkan kamu bisa meramu semua kemampuan dan ilmu yang sudah didapat,

Artikel Terkait