Investasi

Daftar Peer to Peer Lending Terbaik & Tepercaya di Indonesia

Daftar Peer to Peer Lending Terbaik dan Tepercaya di Indonesia

Daftar peer to peer lending ini diharapkan bisa membantu kamu untuk memilih platform pinjam-meminjam uang secara online. Pelaku usaha mikro atau perorangan yang membutuhkan modal untuk tumbuh akan terhubung dengan pendana yang mencari alternatif pendanaan yang lebih menguntungkan dibanding instrumen pendanaan konvensional.

Di Indonesia, platform Peer to Peer (P2P) Lending semakin tumbuh dan berkembang, di bawah ini ada beberapa platform yang bisa menjadi alternatif kamu yang membutuhkan modal.

Amartha 

Amartha merupakan salah satu layanan pinjam meminjam uang berbasis P2P Lending yang menghubungkan pendana urban dengan pengusaha mikro dan kecil di pedesaan. Berdiri pada tahun 2010, sebagai microfinance dan menjadi P2P Lending pada tahun 2016, membuka akses permodalan untuk Perempuan Tangguh, pengusaha kecil dan mikro di pelosok desa.

Kelebihan Amartha ini bisa menjangkau ke pelosok daerah, sehingga membuka peluang bagi para pelaku usaha mikro dan kecil berkualitas untuk tumbuh. Riwayat pinjaman dapat dijadikan referensi dalam mendapatkan pinjaman lebih besar dari bank atau lembaga keuangan lainnya di masa depan. Pendanaan dari Amartha disalurkan untuk usaha produktif di tempat mereka tinggal, yang saat ini tersebar di berbagai pedesaan di Indonesia.

KoinWorks

Perusahaan P2P Lending Indonesia ini menghubungkan Pendana dan Peminjam dalam sebuah platform online untuk saling memenuhi kebutuhan finansial. Dengan mengubah sistem tradisional menjadi akses keuangan yang lebih mudah dan cepat, juga terjangkau, KoinWorks mempermudah kamu untuk mewujudkan tujuan finansialnya dan membuat pendanaan lebih bermanfaat bagi para Pendana.

KoinWorks juga menyediakan sistem penilaian kelayakan kredit yang ketat dan komprehensif, juga menggunakan sistem pembayaran real-time melalui rekening virtual, serta teknologi termutakhir dan inovatif yang meningkatkan pengalaman penggunaan bagi seluruh pengguna baik sebagai Pendana maupun Peminjam.

Seluruh Peminjam bisa mengajukan pinjaman untuk tujuan bisnis, modal usaha, pendidikan, kesehatan, maupun pinjaman karyawan sepenuhnya secara online dan akan dipertemukan dengan Pendana dalam sebuah platform online setelah pengajuan pinjamannya disetujui tim KoinWorks.

Di dalam platform, setiap Pendana bisa memilih sendiri ke mana modal pendanaannya akan dialokasikan berdasarkan tingkat bunga, tenor, risiko, hingga tujuan peminjaman. Artinya, Pendana dapat memilih sendiri siapa Peminjamnya.

Modalku

Startup P2P Lending ini bekerja sama dengan dana bantuan dari investor Singapura. Di mana, setiap pinjaman memiliki suku bunga yang berbeda-beda dan disesuaikan dengan kondisi pada pasar, jumlah nominal investasi, dan pilihan pinjaman bagi debitur. Perusahaan menjamin akan bersikap transparan terkait bunga. Kisarannya, mencapai 12%-24%. Setiap pengembalian dana yang disetorkan akan dikenakan biaya sebesar 3%.

Perlu diketahui, profil penerima pinjaman P2P akan dirahasiakan dari investor. Informasi yang dapat diketahui investor adalah performa usahanya serta profil perusahaan. Untuk menjadi investor, kamu harus berusia minimal18 tahun dan memasukkan deposit paling sedikit Rp10 juta. Berikutnya kamu bisa berinvestasi dengan saldo minimal 1 juta.

Danamas

Danamas merupakan merek dari perusahaan Peer to Peer Lending yang berdiri sejak tahun 2000 dengan nama PT Komunindo Arga Digital, kemudian untuk mempermudah konsumen berganti nama menjadi PT Pasar Dana Pinjaman yang berdiri dibawah naungan Sinarmas Financial Service. Danamas berkomitmen memberikan pinjaman sebagai solusi bagi pelaku usaha produktif, terutama usaha mikro untuk meningkatkan usahanya yang selalu disebabkan oleh alasan klasik yaitu kekurangan modal. Hal ini akan mempermudah akses pendanaan dari lembaga keuangan kerena satu dan lain hal terutama dalam persyaratan untuk memperoleh kredit.

Investree

Investree merupakan fintech P2P Lending yang memiliki misi sebagai online marketplace yang mempertemukan orang dengan kebutuhan pendanaan dengan orang yang bersedia meminjamkan dananya. Tidak hanya meningkatkan perolehan Lender, Investree juga membuat pinjaman menjadi lebih terjangkau dan mudah diakses Borrower.

Investree sendiri menawarkan return rata-rata 17.5% dengan besaran imbal hasil sesuai resiko peminjam. Untuk menjadi investor di P2P Lending ini, kamu harus menyetorkan dana minimal Rp1 juta sebagai pinjaman pribadi, sementara untuk pembiayaan bisnis kkamu harus memberikan modal minimal Rp5 juta dan bisa ditambah dengan kelipatan Rp1 juta. Jadi, ketika kamu ingin berinvestasi di sana, kamu bisa memilih, apakah ingin menyalurkan dana ke orang pribadi atau ke entitas usaha.

Dengan memulai investasi di Investree, perusahaan ini tidak membebankan biaya transaksi apa pun, namun dana kamu baru bisa ditarik beserta bunganya setelah akhir periode pinjaman.

Uang Teman

Uang Teman adalah salah satu perusahaan dari PT Digital Alpha Indonesia serta Digital Alpha Group Pte Ltd. Perusahaan ini bisa membantu kamu memberikan pinjaman dana dalam jangka pendek untuk kebutuhan bisnis serta konsumsi. Untuk saat ini, peer to peer lending ini baru beroperasi di beberapa kota besar di Indonesia sepeti Jabodetabek, Balikpapan, Jambi, Lampung, Palembang, Makassar, Bali, Semarang, Surabaya, Bandung, Klaten, Magelang, Solo, dan Yogyakarta.

Akseleran

Perusahaan ini sejatinya adalah portal crowdfunding yang telah terintegrasi di tanah air. Artinya, platform yang satu ini merupakan salah satu P2P Lending yang menjadi perantara dalam mempertemukan pengusaha pemula serta UKM yang membutuhkan pinjaman atau modal untuk mengembangkan atau merintis usaha. Di mana, akseleran juga memiliki kumpulan orang atau perusahaan pemberi pinjaman yang memiliki dana lebih untuk mendanai pinjaman UKM tersebut.

Perusahaan ini bediri dengan fokus untuk memberikan akses pendanaan yang mudah bagi pelaku usaha kecil dan menengah sekaligus menyediakan sarana investasi bagi semua investor dengan return yang signifikan namun tetap sesuai dengan risikonya.

Akseleran adalah peer-to-peer lending platform di Indonesia yang menghubungkan UKM yang membutuhkan pinjaman untuk mengembangkan usaha dengan kumpulan pemberi pinjaman yang memiliki dana lebih untuk mendanai pinjaman tersebut.

Itulah beberapa daftar perusahaan Peer to Peer Lending yang ada di Indonesia. Sebelum kamu memutuskan untuk meminjam dana atau memberikan dana di perusahaan tersebut, pastikan kamu mengecek mengenai legalitas perusahaan tersebut, dan pastikan perusahaan tersebut telah terdaftar dan di awasi oleh lembaga Otoritas Negara yang akan bertanggung jawab atas risiko yang mungkin terjadi dalam kegiatan pinjam meminjam di P2P Lending. Salah satu lembaga yang bertanggung jawab di sini adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Peraturan Mengenai Peer to Peer Lending di Indonesia

Untuk mengetahui P2P Lendig di Indonesia, kamu bisa melihat regulasi dan peraturan OJK yang telah mengatur soal ini. Menurut Peraturan OJK 77/2016, P2P adalah Layanan pinjam meminjam uang secara langsung antara Kreditur/Lender (Pemberi Pinjaman) dan Debitur/Borrower (Penerima Pinjaman) berbasis teknologi informasi. OJK menyebut ini sebagai Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI).

Dari definisi tersebut, cara kerja investasi ini harus memiliki 4 langkah yaitu registrasi anggota, pengajuan pinjaman, pelaksanaan pinjaman, hingga pembayaran pinjaman (dari Borrower kepada Lender), sebagai berikut:

a. Registrasi Keanggotaan: Pengguna (Pemberi/Penerima pinjaman) melakukan registrasi secara online melalui smartphone.

b. Pengajuan Pinjaman. Penerima pinjaman mengajukan pinjaman, kemudian pemberi pinjaman memilih penerima pinjaman yang akan didanai.

c. Pelaksanaan Pinjaman. Pemberi dan Penerima pinjaman akan menandatangani perjanjian pinjam meminjam.

d. Pemberi pinjaman mengirimkan dana yang dipinjamkan. Penerima pinjaman menerima dana.

e. Pembayaran Pinjaman. Penerima pinjaman membayar pinjamannya kepada Pemberi pinjaman.

Dengan pertemuan lender dan borrower, maka perusahaan P2P tidak melakukan penghimpunan dana. Bahkan OJK mengeluarkan peraturan bahwa dana lender yang di escrow account dan virtual milik penyelenggara P2P Lending hanya boleh mengendap paling lama 2 hari.

Bacaan menarik lainnya:

Sadono Sukirno. (2012). Makroekonomi Teori Pengantar Edisi Ketiga. Jakarta: Rajawali Pers


Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait