Ajaib
Menu

Saham

Cara Beli Saham di Pasar Negosiasi untuk Pemula

SarifaDecember 23, 2025

Beli Saham Murah

Cara beli saham di pasar negosiasi perlu dipelajari pemula agar memahami jalur transaksi saham di luar pasar reguler yang sah dan diawasi BEI. Dengan jumlah investor pasar modal Indonesia menembus 20,04 juta SID dan nilai transaksi harian rata-rata mencapai Rp17,67 triliun pada 2025, kebutuhan akan mekanisme alternatif seperti pasar negosiasi saham semakin relevan.

Dalam sistem perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat tiga jenis pasar, yakni pasar reguler, pasar tunai, dan pasar negosiasi. Transaksi di pasar negosiasi memiliki fungsi, jam perdagangan, serta mekanisme yang berbeda dari pasar reguler. Berikut penjelasan lengkapnya!

Apa Itu Pasar Negosiasi Saham?

Pasar negosiasi saham adalah segmen perdagangan di BEI yang mempertemukan penjual dan pembeli melalui proses tawar-menawar langsung. Harga dan jumlah saham ditentukan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak, lalu dicatat dan diproses melalui sistem JATS INET. 

Perbedaan pasar negosiasi dengan pasar reguler, transaksi di pasar negosiasi tidak mengikuti antrean bid dan offer terbuka. Kesepakatan menjadi inti transaksi, sehingga harga dapat berada di atas atau di bawah harga pasar reguler. 

Mekanisme ini berada di bawah pengawasan BEI dan memiliki dasar aturan yang jelas. Selama memenuhi ketentuan fraksi harga sesuai Peraturan II-A Kep-00003/BEI/04-2025 dan batas auto rejection, transaksi dinyatakan sah.

Siapa saja yang bisa bertransaksi di pasar negosiasi saham? Dalam praktiknya, pasar ini lebih sering digunakan investor institusi, pemegang saham besar, atau pihak yang melakukan transaksi khusus. 

Investor ritel dapat bertransaksi di pasar negosiasi melalui perusahaan sekuritas sebagai anggota bursa. Investor ritel juga dapat memanfaatkannya untuk menjual saham odd lot, saham gocap, atau saham yang likuiditasnya sangat rendah di pasar reguler.

Alasan Investor Membeli Saham di Pasar Negosiasi

Pasar negosiasi saham hadir untuk menjawab kebutuhan transaksi yang tidak dapat diselesaikan di pasar reguler. Berikut alasan umum investor menggunakan mekanisme ini:

1. Akuisisi saham dalam jumlah besar

Investor institusi menggunakan pasar negosiasi untuk membeli saham dalam volume besar tanpa mengganggu harga pasar. Transaksi dilakukan sekaligus melalui satu kesepakatan untuk mengurangi volatilitas dan risiko lonjakan harga.

2. Restrukturisasi kepemilikan saham

Pasar negosiasi sering dipakai saat terjadi perubahan struktur pemegang saham. Transaksi dilakukan antar pihak yang telah bersepakat sebelumnya. Mekanisme ini lazim dalam aksi korporasi non-publik.

3. Private deal antar investor

Kesepakatan jual-beli dapat terjadi secara langsung tanpa antrean publik. Harga pun dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pihak. Namun, bursa tetap berperan sebagai pencatat dan pengawas.

4. Transaksi saham tidak likuid

Saham dengan order book kosong sulit diperdagangkan di pasar reguler. Pasar negosiasi menjadi satu-satunya jalur yang realistis. Ini umum terjadi pada saham gocap.

5. Penyelesaian saham odd lot

Saham hasil corporate action sering berjumlah di bawah 1 lot. Pasar negosiasi memungkinkan transaksi tanpa batasan round lot. Tentunya, fleksibilitas ini sangat membantu investor ritel.

Cara Beli Saham di Pasar Negosiasi untuk Pemula

Sebelum masuk ke tahapan teknis, pemula perlu memahami bahwa cara beli saham di pasar negosiasi menuntut persiapan khusus dibanding pasar reguler. Hal ini dikarenakan mekanisme pasar negosiasi berbeda dengan pasar reguler.

Syarat utama transaksi di pasar negosiasi antara lain investor wajib memiliki rekening efek aktif, dana yang cukup, serta akses komunikasi dengan sekuritas. Pemahaman risiko menjadi syarat utama agar keputusan tetap rasional.

Jam perdagangan pasar negosiasi mengikuti ketentuan BEI. Waktu transaksi yakni Senin-Kamis pukul 09.00-12.00 dan 13.30-16.30 WIB, serta Jumat pukul 09.00–11.30 dan 14.00–16.30 WIB. Waktu penyelesaian transaksi ditentukan berdasarkan kesepakatan, maksimal T+2.

Berikut cara beli saham di pasar negosiasi yang perlu dipahami:

  1. Menentukan Saham dan Tujuan Transaksi

Investor perlu menentukan saham yang ingin dibeli beserta alasannya. Apakah karena saham sulit likuid, ingin membeli odd lot, atau mengejar harga khusus. Tujuan yang jelas membantu proses negosiasi lebih terarah.

  1. Menghubungi Sekuritas atau Broker

Investor Ajaib dapat menghubungi customer service untuk menyampaikan minat transaksi pada pasar negosiasi. Komunikasi awal berisi kode saham, jumlah lembar, dan kisaran harga. Broker bertindak sebagai penghubung resmi antar pihak.

  1. Proses Pencarian Lawan Transaksi

Sekuritas akan menawarkan minat beli kepada nasabah lain atau jaringan internal. Proses ini memerlukan waktu transaksi yang lebih panjang karena bergantung pada ketersediaan penjual. Tidak semua saham langsung menemukan pasangan transaksi.

  1. Negosiasi Harga dan Jumlah Saham

Jika lawan transaksi ditemukan, proses tawar-menawar dimulai. Harga dapat berubah beberapa kali hingga tercapai kesepakatan. Di tahap ini, posisi tawar sangat bergantung pada likuiditas saham.

  1. Kesepakatan dan Input ke Sistem Bursa

Setelah harga disepakati, sekuritas memasukkan transaksi ke JATS INET. Kesepakatan mulai mengikat saat penawaran jual dan beli bertemu di sistem. Transaksi tercatat resmi oleh BEI.

  1. Konfirmasi dan Penyelesaian Transaksi

Investor menerima konfirmasi dari sekuritas. Penyelesaian dilakukan sesuai kesepakatan atau maksimal T+2. Saham dan dana dipindahkan secara per transaksi tanpa sistem netting.

Contoh Proses Transaksi Saham di Pasar Negosiasi 

Seorang investor ingin membeli 75 lembar saham gocap yang tidak memiliki antrean di pasar reguler. Investor menghubungi customer service Ajaib dan menyampaikan minat beli di harga Rp20 per saham. Sekuritas kemudian mencari penjual yang bersedia.

Penjual mengajukan harga Rp30, lalu terjadi negosiasi hingga disepakati di Rp25 per saham. Setelah kesepakatan tercapai, transaksi dimasukkan ke JATS INET. Investor menerima konfirmasi, dan saham masuk ke portofolio sesuai jadwal settlement.

Keuntungan & Risiko Membeli Saham di Pasar Negosiasi

Pasar negosiasi saham menawarkan fleksibilitas yang tidak tersedia di pasar reguler. Namun, fleksibilitas tersebut datang bersama risiko yang perlu dipahami sejak awal.

Keuntungan Pasar Negosiasi

  1. Fleksibilitas jumlah saham: Investor dapat membeli saham dalam jumlah ganjil. Tidak terikat aturan 1 lot. Ini ideal untuk penyelesaian odd lot.
  2. Fleksibilitas harga transaksi: Harga ditentukan berdasarkan kesepakatan. Investor berpeluang memperoleh harga khusus. Kondisi ini jarang terjadi di pasar reguler.
  3. Solusi saham tidak likuid: Saham tanpa bid-offer tetap dapat diperdagangkan. Pasar negosiasi menjadi jalur alternatif. Likuiditas secara personal dapat ditingkatkan.
  4. Minim dampak ke harga pasar: Transaksi besar tidak mengganggu harga di pasar reguler. Stabilitas harga lebih terjaga. Cocok untuk transaksi volume besar.
  5. Legal dan diawasi bursa: Seluruh transaksi dicatat BEI dan mekanisme memiliki dasar aturan resmi. Investor tetap berada dalam sistem yang aman.

Risiko Pasar Negosiasi

  1. Likuiditas lanjutan rendah: Saham sulit dijual kembali. Tidak ada jaminan terdapat pembeli berikutnya. Risiko tertahan cukup besar.
  2. Harga tidak mencerminkan pasar: Harga bersifat subjektif. Risiko salah valuasi lebih tinggi. Investor perlu analisis mandiri.
  3. Proses transaksi lebih lama: Tidak instan seperti pasar reguler. Mencari lawan transaksi membutuhkan waktu. Diperlukan kesabaran sampai transaksi selesai.
  4. Posisi tawar investor ritel lemah: Penjual sering berada di posisi kurang menguntungkan. Harga bisa jauh di bawah pasar. Kerugian perlu diperhitungkan.
  5. Ketergantungan pada broker: Transaksi bergantung komunikasi dengan sekuritas. Kesalahan informasi berpotensi merugikan. Pilih broker terpercaya.

Biaya dan Pajak Transaksi di Pasar Negosiasi

Transaksi di pasar negosiasi tetap dikenakan biaya dan pajak. Struktur biayanya mirip pasar reguler, namun memiliki karakteristik tersendiri. Berikut beberapa komponen biaya dan pajak yang kenakan:

1. Fee Transaksi Sekuritas

Besaran fee ditetapkan oleh masing-masing sekuritas. Investor perlu konfirmasi sejak awal. Transparansi biaya sangat penting agar tidak ada kesalahpahaman.

2. Biaya OTC Tambahan

Jika transaksi melibatkan dua broker berbeda, dapat muncul biaya tambahan. Besarannya mengikuti ketentuan internal sekuritas. Hal ini juga perlu diperhitungkan.

3. Pajak Penjualan Saham

Pajak final penjualan saham sebesar 0,1% tetap berlaku. Ketentuan ini sama dengan pasar reguler. Pemotongan akan dilakukan otomatis.

Tips Aman Beli Saham di Pasar Negosiasi untuk Pemula

Agar transaksi berjalan aman, investor pemula perlu cermat dan hati-hati. Pasar negosiasi saham menuntut kesiapan mental dan kelengkapan informasi. Ikuti tips berikut:

1. Gunakan Sekuritas Tepercaya

Pastikan sekuritas yang digunakan terdaftar dan diawasi OJK. Komunikasi harus jelas dan terdokumentasi. Hindari transaksi informal.

2. Pahami Kondisi Saham

Pelajari fundamental dan risiko saham. Bandingkan juga dengan harga pasar reguler. Jangan hanya tergiur harga murah.

3. Tentukan Batas Harga Rasional

Tetapkan batas harga sebelum negosiasi, lalu disiplin pada rencana awal. Hindari keputusan yang emosional.

4. Cermati Detail Kesepakatan

Pastikan harga, jumlah, dan waktu settlement jelas. Konfirmasi ulang sebelum eksekusi. Ingat, kesalahan kecil dapat berdampak besar.

5. Hindari keputusan terburu-buru

Pasar negosiasi membutuhkan kesabaran karena negosiasi dapat berlangsung lama. Keputusan tenang akan memberi hasil lebih optimal.

Apakah Pasar Negosiasi Cocok untuk Investor Pemula?

Pasar negosiasi menawarkan fleksibilitas yang tidak dimiliki pasar reguler. Mekanisme ini berguna untuk transaksi khusus seperti odd lot dan saham tidak likuid. Namun, risikonya juga lebih tinggi dan menuntut pemahaman mendalam.

Bagi pemula, pasar negosiasi sebaiknya digunakan setelah memahami pasar reguler. Cara beli saham di pasar negosiasi perlu dijalankan dengan pendampingan broker dan literasi yang memadai. Investasi saham dapat dilakukan dengan aman bila didukung pemahaman mekanisme yang tepat. Dengan fitur lengkap, edukasi berkelanjutan, dan pendampingan profesional, Ajaib sebagai aplikasi pasar nego saham membantu investor bertransaksi secara cerdas dan terukur. Mulai investasi saham bersama Ajaib dengan lebih percaya diri.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Membeli dan Menjual Saham di Ajaib

Mulai Investasi Saham di Ajaib!

Ajaib adalah aplikasi investasi all-in-one, mulai dari Saham Indonesia, reksadana, obligasi, kripto, hingga saham Amerika. Ajaib hadir untuk memberikan pengalaman investasi yang lebih cepat, aman, dan handal. Yuk mulai berinvestasi di beragam instrumen di Ajaib. Proses pendaftarannya mudah dan 100% online. Sudah berizin dan diawasi OJK & BAPPEBTI.

Google Play StoreApple App Store

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!