IHSG Turun 0,35%, BYAN +20% Sumbang 45,49 Poin
Ratih Mustikoningsih•September 18, 2026

Key Takeaway
- IHSG terkoreksi 0,35% atau 22,69 poin ke level 6.439 pada sesi 1, Jumat (18/9/2026).
- Saham blue chip mengalami pelemahan, tercermin dari IDX30 yang turun 1,35% dan LQ45 turun 1,34%, dengan outflow di BBCA Rp222 miliar dan BMRI Rp108 miliar.
- BYAN naik 20% dan secara mandiri menopang IHSG sebesar 45,49 poin atau setara +0,704%.
- Sektor energi naik 0,90% dan sektor industri menguat 0,42%.
- KIJA menjadi salah satu saham yang dicermati pada sesi 2 dengan level support 173 dan resistance 194.
IHSG Sesi 1 Turun 0,35% ke 6.439
IHSG bergerak melemah pada perdagangan sesi 1 Jumat (18/9/2026). IHSG ditutup sementara di level 6.439, turun 0,35% atau 22,69 poin. Sepanjang sesi 1, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.521 dan terendah 6.433.
Aktivitas perdagangan sesi 1 mencatat nilai transaksi sebesar Rp7,50 triliun, dengan volume transaksi mencapai 149 juta lot dan frekuensi transaksi sebanyak 1,07 juta kali.
| Indikator | Sesi 1 |
| IHSG | 6.439 |
| Perubahan | -0,35% |
| Perubahan poin | -22,69 |
| High | 6.521 |
| Low | 6.433 |
| Nilai transaksi | Rp7,50 triliun |
| Volume transaksi | 149 juta lot |
| Frekuensi transaksi | 1,07 juta |
Asing Outflow Rp1,1 Triliun, Blue Chip Koreksi
Investor asing mencatat outflow sebesar Rp1,1 triliun di seluruh pasar ekuitas pada sesi 1.
Outflow tersebut didominasi oleh transaksi di pasar negosiasi saham BINA dengan nilai transaksi sebesar Rp738 miliar.
Selain itu, aksi profit taking juga terjadi pada saham blue chip. Hal tersebut tercermin dari pelemahan:
BYAN Naik 20%, Sumbang 45,49 Poin ke IHSG

Di tengah pelemahan IHSG, saham BYAN menjadi penopang utama indeks pada sesi 1. Harga saham BYAN melonjak 20% dan secara mandiri menyumbang sekitar 45,49 poin atau setara dengan +0,704% terhadap IHSG.
Kenaikan tersebut terjadi setelah adanya informasi mengenai transaksi akuisisi 30% saham BYAN oleh PT Jhonlin Baratama milik Haji Isam. Namun, nilai transaksi akuisisi tersebut belum dipublikasikan.
Dengan pergerakan BYAN yang naik 20% pada sesi 1, volatilitas saham tersebut masih menjadi perhatian pada sesi 2.
Pergerakan BYAN menjadi salah satu hal yang dicermati pada sesi 2 setelah kenaikan 20% dan kontribusinya sebesar 45,49 poin terhadap IHSG.
Selain itu, perkembangan pada sektor shipping turut menjadi perhatian setelah sektor energi dan infrastruktur mencatat penguatan pada sesi 1.
Pasar juga mencermati FTSE dan GDX karena rebalancing efektif pada hari ini.
Sementara itu, KLBF, PGEO, dan BRMS masih menjadi stock pick yang open dan dapat dipantau sesuai level TP/SL masing-masing.
Sektor Energi dan Industri Jadi Pemimpin
Pada sesi 1, sektor energi dan industri tercatat menguat. Sektor energi naik 0,90%, didominasi oleh saham BYAN serta saham-saham di sektor infrastruktur dan shipping energi.
Sementara itu, sektor industri menguat 0,42%, didukung oleh apresiasi saham ASII sebesar 0,20%.
| Sektor | Pergerakan |
| Energi | +0,90% |
| Industri | +0,42% |
Watchlist Sesi 2: Saham KIJA


- Closing Price Sesi 1: Rp188
- Support: Rp173
- Resistance: Rp194
KIJA berpotensi bullish reversal menuju resistance terdekatnya di Rp194, kemudian melanjutkan bullish continuation jangka menengah jika mampu bertahan di atas area support Rp173.
Pada sesi 1, investor asing mencatat akumulasi KIJA sekitar Rp4,8 miliar.
Jangan Lewatkan Pergerakan Pasar Hari Ini
Pantau data IHSG, arus modal asing, dan pergerakan saham-saham pilihan secara real-time hanya di Ajaib Terminal. Ambil keputusan trading yang lebih tepat waktu dengan data yang selalu ter-update.
Mulai pantau pasar sekarang di Ajaib dan atur strategi tradingmu dengan lebih cerdas!
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.
Artikel Terkait




Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!
