Saham AS

Wall Street Hari Ini: Nasdaq Naik 0,64%, DJI dan S&P 500 Menguat, Investor Nantikan Data Inflasi AS

Miftahul Khaer•October 12, 2026

Key Takeaways:

  • Wall Street ditutup menguat pada Jumat (9/10/2026), dengan DJI naik 0,83%, S&P 500 menguat 0,59%, dan Nasdaq Composite bertambah 0,64%.
  • Saham semikonduktor menekan Nasdaq sepanjang pekan di tengah kekhawatiran terhadap prospek pendapatan OpenAI dan keberlanjutan reli saham AI.
  • Investor akan mencermati laporan keuangan bank besar, data inflasi CPI AS, dan sejumlah agenda perusahaan teknologi pada pekan ini.
  • Berdasarkan data market close 12 Oktober 2026, Palantir (PLTR) memimpin top gainer dengan kenaikan 5,17%, sedangkan AT&T (T) menjadi top loser dengan penurunan 10,82%.
  • Fortinet (FTNT), CrowdStrike (CRWD), dan Micron Technology (MU) masuk dalam daftar saham pilihan dengan potensi upside masing-masing 5,69%, 9,82%, dan 7,43% berdasarkan skenario trading yang tersedia.

DJI, S&P 500, dan Nasdaq Kompak Menguat

Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada Jumat (9/10/2026). Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 0,83%, S&P 500 menguat 0,59%, sedangkan Nasdaq Composite bertambah 0,64% ke level 27.366,17 poin.

Penguatan ini terjadi setelah Nasdaq terkoreksi lebih dari 1% pada perdagangan sehari sebelumnya. 

Meski ketiga indeks berhasil ditutup di zona positif, pergerakan saham teknologi, khususnya semikonduktor, masih menjadi perhatian karena tekanan sepanjang pekan membatasi penguatan Nasdaq.

Top Gainers dan Top Losers Saham AS

Berdasarkan data market close US Stock per 12 Oktober 2026, sejumlah saham mencatatkan kenaikan dan penurunan terbesar.

Top Gainer

StockReturn
$PLTR+5.17%
$PANW+5.09%
$CRWD+4.57%
$COIN+4.30%

Top Loser

StockReturn
$T-10.82%
$VZ-10.14%
$HPQ-6.91%
$DE-4.85%

Saham Semikonduktor Tekan Nasdaq di Tengah Kekhawatiran AI

Salah satu faktor yang membebani Nasdaq sepanjang pekan adalah pelemahan saham semikonduktor. Tekanan tersebut muncul di tengah kekhawatiran investor terhadap prospek pendapatan OpenAI dan keberlanjutan reli saham berbasis kecerdasan buatan (AI).

OpenAI dilaporkan mencatatkan pendapatan tahunan berjalan sekitar US$50 miliar pada akhir September. Angka tersebut lebih rendah daripada US$68 miliar yang sebelumnya diberitakan, sehingga menambah perhatian pasar terhadap prospek bisnis AI.

Sejalan dengan tekanan tersebut, Arm Holdings (ARM) memimpin penurunan mingguan, disusul Intel (INTC). Dalam kinerja bulanan, Arm terkoreksi 13,40%, Intel turun 12,26%, dan Teradyne (TER) melemah 10,32%.

Namun, pelemahan tidak terjadi pada seluruh saham yang berkaitan dengan teknologi. Constellation Energy (CEG), misalnya, mencatatkan kenaikan bulanan sebesar 15,66%, didukung kesepakatan nuklir bersama Google.

Investor Nantikan Laporan Keuangan Bank dan Data Inflasi AS

Setelah melewati perdagangan yang diwarnai tekanan saham semikonduktor, perhatian investor beralih ke sejumlah agenda ekonomi dan perusahaan pada pekan ini. Laporan keuangan bank besar dan data inflasi menjadi dua katalis utama yang patut dicermati.

Berikut sejumlah agenda penting Wall Street yang perlu diperhatikan pekan ini:

  • Selasa: Laporan keuangan perusahaan besar. JPMorgan (JPM), Goldman Sachs (GS), Wells Fargo (WFC), Citigroup (C), dan Johnson & Johnson (JNJ) dijadwalkan merilis laporan keuangan. Kinerja perusahaan-perusahaan tersebut akan menjadi perhatian investor dalam mengevaluasi perkembangan bisnis dan saham terkait.
  • Rabu: Rilis CPI September dan Beige Book The Fed. Data Consumer Price Index (CPI) September menjadi salah satu katalis utama pekan ini. Inflasi inti diperkirakan naik 2,4%. Investor juga akan mencermati Beige Book dari Federal Reserve (The Fed) untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi ekonomi AS.
  • Kamis: Laporan TSM, agenda Tesla, dan data PPI AS. Taiwan Semiconductor (TSM) dijadwalkan melaporkan kinerja keuangan, sedangkan Tesla (TSLA) akan memperkenalkan Roadster generasi terbaru. Agenda lainnya mencakup konferensi semikonduktor SEMICON West, acara produk rumah pintar Apple (AAPL), laporan bulanan OPEC, serta rilis Producer Price Index (PPI) AS.

Rekomendasi Saham AS Hari Ini: FTNT, CRWD, dan MU

Di tengah pergerakan pasar yang dipengaruhi berbagai katalis, trader dapat mempertimbangkan saham dengan skenario trading dan level harga yang telah ditentukan. Fortinet (FTNT), CrowdStrike (CRWD), dan Micron Technology (MU) memiliki potensi upside yang berbeda.

SahamBuyTarget PriceStop LossUpside
FTNTUS$189,35US$200,13US$182,74+5,69%
CRWDUS$261,53US$287,21US$245,40+9,82%
MUUS$1.029,02US$1.105,48US$990,18+7,43%

1. Fortinet (FTNT)

Fortinet (FTNT) memiliki potensi upside sebesar 5,69% dengan target harga US$200,13. Skenario trading ini menggunakan pendekatan breakout continuation, yaitu mengantisipasi kelanjutan kenaikan harga untuk menguji area resistance psikologis US$200.

Dengan entry di US$189,35, target harga berada sekitar US$10,78 lebih tinggi. Sementara itu, stop loss di US$182,74 berfungsi sebagai batas risiko apabila harga bergerak berlawanan dengan skenario yang ditetapkan.

2. CrowdStrike (CRWD)

CrowdStrike (CRWD) menawarkan potensi upside sebesar 9,82%, tertinggi di antara tiga saham dalam daftar rekomendasi ini. Skenario trading mengandalkan pantulan harga dari trendline support untuk menguji resistance lokal menjelang level psikologis US$290.

Target harga ditetapkan pada US$287,21, sedangkan batas stop loss berada di US$245,40. Dengan demikian, skenario ini mengandalkan keberlanjutan pemulihan harga dari area support menuju resistance yang dituju.

3. Micron Technology (MU)

Micron Technology (MU) memiliki potensi upside sebesar 7,43% melalui strategi buy on dip atau kelanjutan pola ascending channel. Pendekatan ini mengandalkan pemulihan harga dari batas bawah kanal naik untuk menguji resistance lokal.

Dalam skenario ini, target harga berada di US$1.105,48, sementara stop loss ditetapkan pada US$990,18. Micron juga memiliki risk/reward ratio 1,97, lebih tinggi dibandingkan Fortinet dan CrowdStrike berdasarkan skenario yang diberikan.

Pantau Pergerakan Saham AS di Ajaib

Pantau pergerakan indeks Wall Street dan temukan peluang trading saham AS bersama Ajaib. Download aplikasi Ajaib sekarang untuk memantau harga saham AS secara real-time dan menganalisis saham incaranmu sebelum mengambil keputusan trading.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Profil Penulis

Miftahul Khaer
Miftahul Khaer

Financial Expert Ajaib

Miftahul Khaer merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam mengikuti perkembangan pasar saham Amerika Serikat. Ia menyajikan analisis dan edukasi mengenai saham AS, kondisi ekonomi global, serta strategi investasi yang membantu investor memahami peluang di pasar internasional.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!