












Verizon Communications Inc
Market Close Global πΊπΈ 22 July 2025 *Top Gainer $VZ +4.04% $ARM +3.30% $HSY +3.19% $NEM +2.87% *Top Losers $EQT -9.55% $LULU -2.86% $KMI -2.76% $CMG -2.73% *Data perdagangan 21 Juli
Market Recap Global πΊπΈ Pasar saham AS ditutup sedikit menguat pada perdagangan Senin kemarin (18/07). Index S&P 500 (+0.14%), NASDAQ (+0.38%), dan DJI (-0.04%). Morgan Stanley tetap bullish terhadap pasar saham AS berkat momentum earnings yang kuat. Mereka memperkirakan koreksi ringan di 3Q25 yang justru bisa menjadi peluang buy the dip, dan menargetkan indeks S&P 500 mencapai level 7,200 pada pertengahan 2026, naik dari proyeksi sebelumnya di 6,500. Meskipun ada risiko dari kenaikan Treasury yield di atas 4.5% dan tekanan tarif, strategi mereka tetap berfokus pada fundamental dengan valuasi sekitar 22x, sambil mengasumsikan penurunan suku bunga The Fed akan berlangsung secara bertahap. Verizon ( $VZ ) membukukan kinerja solid di 2Q25 dengan adjusted EPS sebesar US$1.22 dan revenue mencapai US$34,5 miliar, melebihi ekspektasi analis. Perusahaan mencatat penambahan 293.000 pelanggan broadband baru, didukung oleh strategi bundling dan akuisisi Frontier senilai US$20 miliar, meskipun kehilangan 9 ribu pelanggan postpaid. Manajemen menaikkan guidance FY25 dengan proyeksi pertumbuhan adjusted earnings di kisaran 1β―% hingga 3β―% dan free cash flow sebesar US$19,5 miliar sampai US$20,5 miliar, mendorong saham naik sekitar 4β―%. Alvin Timothy Murthi | Financial Expert Ajaib Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi.
$VZ Cetak EPS $1.28 di Q1 2026 β Postpaid Phone Net Adds Balik Positif Verizon ($VZ) melaporkan hasil Q1 2026 pada Senin, 27 April 2026, dengan adjusted EPS sebesar $1.28. Angka ini melampaui estimasi Wall Street sebesar $1.21 dan mencatatkan pertumbuhan 7,6% YoY, laju terkuat sejak 2021. Total revenue mencapai $34,4 miliar, naik 2,9% YoY, sementara consolidated adjusted EBITDA tumbuh 6,7% YoY ke angka $13,4 miliar yang menunjukkan margin operasional semakin sehat. Pencapaian paling signifikan dalam laporan ini adalah penambahan 55.000 pelanggan ponsel pascabayar bersih (postpaid phone net additions). Ini merupakan pertumbuhan positif pertama pada kuartal pertama sejak tahun 2013. Momentum ini menjadi sinyal kuat bahwa program transformasi yang dipimpin oleh CEO Hans Vestberg mulai memberikan hasil nyata dalam memperkuat basis pelanggan perusahaan. Manajemen menaikkan guidance FY2026 untuk adjusted EPS ke kisaran $4,95 hingga $4,99, naik dari range sebelumnya di $4,90 sampai $4,95. Proyeksi ini mengimplikasikan pertumbuhan 5% hingga 6%, lebih tinggi dari target awal. Saham VZ merespons positif dengan kenaikan sekitar 1,5% hingga 2,25% pada sesi Senin dan menetap di kisaran harga $47 setelah sempat melonjak di sesi pre-market. Insight: Daya tarik utama $VZ terletak pada statusnya sebagai raksasa telekomunikasi yang sedang dalam fase turnaround story. Dengan dividend yield yang kompetitif di sekitar 6,5% dan kenaikan guidance laba, saham ini menawarkan floor valuasi yang solid bagi investor. Meskipun pendapatan sedikit di bawah konsensus dan persaingan dengan AT&T serta T-Mobile tetap ketat, perbaikan performa operasional menjadikannya pilihan defensif yang menarik di tengah volatilitas pasar.
Market Close Global πΊπΈ 22 July 2025 *Top Gainer $VZ +4.04% $ARM +3.30% $HSY +3.19% $NEM +2.87% *Top Losers $EQT -9.55% $LULU -2.86% $KMI -2.76% $CMG -2.73% *Data perdagangan 21 Juli
Market Recap Global πΊπΈ Pasar saham AS ditutup sedikit menguat pada perdagangan Senin kemarin (18/07). Index S&P 500 (+0.14%), NASDAQ (+0.38%), dan DJI (-0.04%). Morgan Stanley tetap bullish terhadap pasar saham AS berkat momentum earnings yang kuat. Mereka memperkirakan koreksi ringan di 3Q25 yang justru bisa menjadi peluang buy the dip, dan menargetkan indeks S&P 500 mencapai level 7,200 pada pertengahan 2026, naik dari proyeksi sebelumnya di 6,500. Meskipun ada risiko dari kenaikan Treasury yield di atas 4.5% dan tekanan tarif, strategi mereka tetap berfokus pada fundamental dengan valuasi sekitar 22x, sambil mengasumsikan penurunan suku bunga The Fed akan berlangsung secara bertahap. Verizon ( $VZ ) membukukan kinerja solid di 2Q25 dengan adjusted EPS sebesar US$1.22 dan revenue mencapai US$34,5 miliar, melebihi ekspektasi analis. Perusahaan mencatat penambahan 293.000 pelanggan broadband baru, didukung oleh strategi bundling dan akuisisi Frontier senilai US$20 miliar, meskipun kehilangan 9 ribu pelanggan postpaid. Manajemen menaikkan guidance FY25 dengan proyeksi pertumbuhan adjusted earnings di kisaran 1β―% hingga 3β―% dan free cash flow sebesar US$19,5 miliar sampai US$20,5 miliar, mendorong saham naik sekitar 4β―%. Alvin Timothy Murthi | Financial Expert Ajaib Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi.
$VZ Cetak EPS $1.28 di Q1 2026 β Postpaid Phone Net Adds Balik Positif Verizon ($VZ) melaporkan hasil Q1 2026 pada Senin, 27 April 2026, dengan adjusted EPS sebesar $1.28. Angka ini melampaui estimasi Wall Street sebesar $1.21 dan mencatatkan pertumbuhan 7,6% YoY, laju terkuat sejak 2021. Total revenue mencapai $34,4 miliar, naik 2,9% YoY, sementara consolidated adjusted EBITDA tumbuh 6,7% YoY ke angka $13,4 miliar yang menunjukkan margin operasional semakin sehat. Pencapaian paling signifikan dalam laporan ini adalah penambahan 55.000 pelanggan ponsel pascabayar bersih (postpaid phone net additions). Ini merupakan pertumbuhan positif pertama pada kuartal pertama sejak tahun 2013. Momentum ini menjadi sinyal kuat bahwa program transformasi yang dipimpin oleh CEO Hans Vestberg mulai memberikan hasil nyata dalam memperkuat basis pelanggan perusahaan. Manajemen menaikkan guidance FY2026 untuk adjusted EPS ke kisaran $4,95 hingga $4,99, naik dari range sebelumnya di $4,90 sampai $4,95. Proyeksi ini mengimplikasikan pertumbuhan 5% hingga 6%, lebih tinggi dari target awal. Saham VZ merespons positif dengan kenaikan sekitar 1,5% hingga 2,25% pada sesi Senin dan menetap di kisaran harga $47 setelah sempat melonjak di sesi pre-market. Insight: Daya tarik utama $VZ terletak pada statusnya sebagai raksasa telekomunikasi yang sedang dalam fase turnaround story. Dengan dividend yield yang kompetitif di sekitar 6,5% dan kenaikan guidance laba, saham ini menawarkan floor valuasi yang solid bagi investor. Meskipun pendapatan sedikit di bawah konsensus dan persaingan dengan AT&T serta T-Mobile tetap ketat, perbaikan performa operasional menjadikannya pilihan defensif yang menarik di tengah volatilitas pasar.