Saham AS

IPO Anthropic: Amended S-1 Rilis Revenue US$17 Miliar, Namun Rugi Operasional

Muhammad Razid Alvian•November 3, 2026

Key Takeaways

  • Anthropic mengajukan amended S-1 ke SEC pada 2 November 2026, dengan revenue Q3 sekitar US$17 miliar.
  • Revenue tumbuh 47% QoQ, tetapi perusahaan mencatat operating loss US$567 juta setelah sebelumnya membukukan operating profit US$974 juta.
  • Total purchase commitments meningkat menjadi US$895,4 miliar, dengan sekitar US$70 miliar jatuh tempo dalam 12 bulan.
  • Kas dan investasi jangka pendek Anthropic mencapai sekitar US$132 miliar per akhir September.
  • Sebagian investor dilaporkan mendorong valuasi IPO lebih konservatif di kisaran US$1,5-1,6 triliun, sementara harga IPO resmi belum diumumkan.

Revenue Anthropic Tumbuh 47%, tetapi Kembali Rugi

Anthropic resmi mengajukan amended S-1 atau pembaruan dokumen pendaftaran IPO kepada Securities and Exchange Commission (SEC) pada Senin (2/11/2026). Pengajuan ini menjadi pembaruan pertama sejak perusahaan memublikasikan S-1 pada 26 Oktober 2026, sekaligus mengungkap kinerja keuangan kuartal III 2026.

Revenue Anthropic mencapai sekitar US$17 miliar pada kuartal III 2026, meningkat 47% secara kuartalan dibandingkan US$11,6 miliar pada Q2. Meski masih tumbuh, laju tersebut melambat cukup tajam dari pertumbuhan 144% yang dicatat pada kuartal sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, revenue Anthropic masih meningkat lebih dari 12 kali lipat dari US$1,4 miliar pada Q3 2025.

Namun, pertumbuhan pendapatan tersebut tidak diikuti perbaikan profitabilitas operasional. Anthropic justru mencatat operating loss sebesar US$567 juta pada Q3, berbalik dari operating profit US$974 juta pada Q2.

Kerugian operasional ini dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk biaya compute jangka pendek sebesar US$5 miliar dan biaya non-cash US$2 miliar terkait program donation-matching karyawan. Selain itu, diskon dan penurunan harga setelah peluncuran model baru memangkas sekitar US$600 juta dari revenue Q3.

Anthropic juga mencatat net loss sekitar US$23,3 miliar pada Q3 dan sekitar US$104 miliar selama sembilan bulan. Namun, sebagian besar kerugian tersebut berasal dari perubahan nilai wajar convertible notes dan SAFE yang bersifat non-cash, berdasarkan laporan relay Stock Titan dan Stocktwits.

Di sisi likuiditas, Anthropic memiliki kas dan investasi jangka pendek sekitar US$132 miliar per akhir September 2026.

Perkembangan perusahaan teknologi seperti Anthropic turut membuka peluang di pasar saham Amerika. Manfaatkan momentum tersebut dengan trading 600+ saham Amerika di Ajaib tanpa hidden fee dan bergabung bersama jutaan trader lainnya.

Komitmen Compute Anthropic Membengkak Jadi US$895,4 Miliar

Selain kinerja keuangan, amended S-1 juga mengungkap peningkatan besar dalam komitmen belanja compute Anthropic. Total purchase commitments perusahaan naik menjadi US$895,4 miliar, dibandingkan lebih dari US$500 miliar dalam dokumen S-1 sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, sekitar US$70 miliar akan jatuh tempo dalam 12 bulan, sementara sekitar US$450 miliar memiliki kewajiban pembayaran hingga akhir 2030.

Sejumlah perusahaan teknologi menjadi pemasok utama dalam komitmen tersebut. Broadcom tercatat memiliki komitmen sekitar US$161,2 miliar, diikuti Google sebesar US$121,3 miliar, unit AI SpaceX hingga US$120,5 miliar, dan Amazon sekitar US$110 miliar.

Besarnya komitmen ini menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan investor dalam menilai kebutuhan pendanaan Anthropic. Di tengah pertumbuhan bisnis AI, perusahaan juga menghadapi kewajiban belanja infrastruktur komputasi dalam skala besar.

Investor Dorong Valuasi IPO Anthropic Lebih Rendah

Di tengah pembaruan kinerja keuangan dan peningkatan komitmen compute, valuasi IPO Anthropic juga menjadi perhatian investor.

Menurut laporan The Wall Street Journal (WSJ), sebagian investor menyarankan Anthropic untuk membidik valuasi IPO yang lebih konservatif, yakni sekitar US$1,5 triliun hingga US$1,6 triliun. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan valuasi sekitar US$2 triliun yang sebelumnya dibahas.

Laporan tersebut didasarkan pada sumber anonim. Karena itu, kisaran valuasi tersebut belum dapat dianggap sebagai target harga resmi IPO Anthropic.

Perkembangan ini menambah perhatian pasar terhadap bagaimana Anthropic menentukan valuasi di tengah pertumbuhan revenue yang tinggi, kerugian operasional, dan besarnya komitmen belanja compute.

Amended S-1 Anthropic Belum Ungkap Harga IPO

Meski telah memperbarui dokumen pendaftaran IPO, amended S-1 yang diajukan pada 2 November 2026 masih belum mencantumkan kisaran harga maupun jumlah saham yang akan ditawarkan kepada publik.

Dengan demikian, investor masih perlu menunggu pembaruan dokumen berikutnya untuk mengetahui detail penawaran saham Anthropic.

Perhatian pasar selanjutnya tertuju pada penerbitan amended S-1 yang memuat kisaran harga IPO serta pelaksanaan roadshow yang dijadwalkan paling cepat pada 10 November 2026.

Selain mencermati saham perusahaan teknologi seperti Anthropic, trader juga dapat mempertimbangkan ETF Amerika untuk membantu diversifikasi portofolio melalui satu instrumen. Dengan pilihan aset yang lebih beragam, kamu bisa menyesuaikan strategi investasi dengan profil risiko. Download Ajaib untuk trading saham dan ETF Amerika dalam satu aplikasi.

Google Play StoreApple App Store

Disclaimer: Transaksi US Stocks mengandung risiko dan berpotensi menyebabkan kerugian. Kinerja suatu produk investasi saat ini atau di masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa datang. Informasi yang terkandung dalam tulisan/artikel ini merupakan opini yang disiapkan melalui proses riset pasar dan analisis internal perusahaan. Anda tetap berkewajiban untuk menganalisis setiap produk investasi untuk memastikan setiap keputusan investasi dan keputusan untuk menjual dan/atau membeli produk investasi adalah berdasarkan pertimbangan dan keputusan anda sendiri. Tulisan/artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk kerugian maupun keuntungan yang timbul dari pengambilan keputusan transaksi.

Profil Penulis

Muhammad Razid Alvian adalah SEO Writer di Ajaib yang aktif menulis konten edukasi seputar saham, reksa dana, kripto, hingga keuangan secara umum. Berbekal strategi SEO dan riset yang tepat, ia berkomitmen menyajikan informasi investasi yang mudah diakses, akurat, serta mudah dipahami oleh semua kalangan.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!