Mengenal Saham INPC, Emiten Bank yang Naik 50% Sebulan Terakhir
Sarifa•January 6, 2026

Dalam sebulan terakhir, perhatian banyak investor tertuju pada Saham INPC yang mencetak kinerja luar biasa dengan kenaikan harga sekitar 50% (per 6 Januari 2026). Saham ini mewakili kepemilikan di PT Bank Artha Graha Internasional Tbk, sebuah bank umum swasta yang telah berdiri sejak 1973. Artikel ini akan mengupas tuntas profil, bisnis, kinerja keuangan, dan faktor di balik lonjakan harga saham ini, dengan bahasa yang mudah dipahami untuk kamu yang baru memulai investasi saham.
Mengenal PT Bank Artha Graha Internasional (INPC)
INPC adalah kode saham untuk PT Bank Artha Graha Internasional Tbk. Bank ini memiliki sejarah panjang, awalnya berdiri dengan nama PT Bank Inter-Pacific sebelum berganti nama pada tahun 2005. Sebagai bank umum, INPC melayani baik nasabah ritel seperti kita maupun korporasi, dengan jaringan cabang dan ATM tersebar di berbagai kota besar. Kantor pusatnya berada di Jakarta Selatan.
Segmen Bisnis dan Layanan INPC
Untuk memahami bagaimana bank ini menghasilkan uang, kita lihat layanan intinya:
- Segmen Produktif & Konsumer: Fokus pada penyaluran kredit, mulai dari pinjaman modal kerja untuk bisnis, kredit untuk UKM, hingga pinjaman konsumen.
- Segmen Retail & Treasury: Menghimpun dana masyarakat melalui produk seperti tabungan, giro, dan deposito berjangka. Bank juga mengelola produk treasury dan pasar uang.
- Layanan Digital (E-Banking): Menyediakan kemudahan transaksi melalui internet banking, mobile banking, virtual account, hingga layanan payroll dan e-statement untuk perusahaan.
Kinerja Keuangan Terkini: Analisis Data Q3 2025
Memeriksa kesehatan keuangan perusahaan adalah langkah penting sebelum investasi. Berdasarkan laporan keuangan hingga kuartal ketiga 2025 (9M25), berikut snapshot kinerja Saham INPC:
- Pendapatan dan Laba: INPC mencatat total pendapatan sekitar Rp 1.270,4 miliar. Namun, laba bersih yang diraih adalah Rp 55,7 miliar, mengalami penurunan signifikan dibanding periode sama tahun sebelumnya (Rp 127 miliar di Q3 2024).
- Kualitas Kredit (NPL): Rasio kredit bermasalah (gross NPL) naik menjadi 1,15% (dari 0,89% di Q3 2024). Meski demikian, rasio aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif justru turun menjadi 0,68%. Data ini perlu kamu pantau karena menunjukkan bagaimana bank mengelola risiko pinjamannya.
Pemilik INPC dan Susunan Manajemen
Mengenal pemilik INPC dan tim yang menjalankan perusahaan membantu menilai kualitas tata kelola. Berdasarkan data publik, kepemimpinan INPC terdiri dari:
- Dewan Direksi: Dipimpin oleh Andy Kasih sebagai Direktur Utama, didukung oleh Wakil Direktur Utama Christina Harapan serta direksi lainnya.
- Dewan Komisaris: Diketuai oleh Kiki Syahnakri, dengan Tomy Winata dan Sugianto Kusuma sebagai Wakil Komisaris Utama.
Melihat Lebih Dekat Harga INPC dan Potensi Dividen
Harga INPC telah menunjukkan performa yang sangat kuat dalam jangka pendek. Data di Ajaib per 6 Januari 2026 menunjukkan kinerja berikut:
- Kenaikan 1 bulan: +55.70%
- Kenaikan 6 bulan: +70.83%
- Harga tertinggi dalam setahun: Rp 332
- Kapitalisasi Pasar: Rp 4,93 Triliun
Bagi investor, Dividen INPC adalah salah satu daya tarik. Pembagian dividen tergantung pada kebijakan perusahaan dan kinerja labanya. Kamu bisa memantau pengumuman resmi mengenai dividen melalui aplikasi Ajaib, yang akan memberi notifikasi jika perusahaan yang sahamnya kamu pegang membagikan dividen.
Memahami Risiko di Balik Kenaikan Spektakuler
Kenaikan harga yang tajam seperti ini selalu diiringi pertanyaan: apakah sudah terlalu mahal? Beberapa metrik valuasi Saham INPC saat ini, seperti PER (Price to Earnings Ratio) yang berada di angka 66.35, tergolong tinggi. Ini bisa mencerminkan ekspektasi pertumbuhan sangat optimis di masa depan. Sebagai investor bijak, kamu perlu:
- Membedakan Momentum dan Nilai Dasar: Apakah kenaikan didukung peningkatan fundamental bisnis, atau sekadar sentimen pasar jangka pendek?
- Melakukan Riset Mandiri: Gunakan alat seperti screener saham dan analisis grafik di Ajaib untuk membandingkan INPC dengan saham sektor perbankan lainnya.
- Menerapkan Manajemen Risiko: Manfaatkan fitur Take Profit dan Stop Loss otomatis di aplikasi Ajaib untuk melindungi keuntungan dan membatasi kerugian.
Kesimpulan
Saham INPC dari PT Bank Artha Graha Internasional memang sedang menjadi sorotan dengan kinerja harga yang impresif. Namun, investasi yang cerdas selalu berangkat dari pemahaman mendalam, bukan sekadar mengikuti tren. Kamu perlu mempertimbangkan fundamental perusahaan yang menunjukkan tekanan pada laba, memantau Harga INPC dengan bijak, serta mengelola risiko dengan disiplin.
Ingin memulai analisismu sendiri? Kamu bisa melihat data keuangan lengkap, grafik interaktif, dan statistik terkini mengenai Saham INPC langsung di halaman khususnya di Ajaib.
Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Membeli dan Menjual Saham di Ajaib
Mulai Investasi Saham di Ajaib!
Ajaib adalah aplikasi investasi all-in-one, mulai dari Saham Indonesia, reksadana, obligasi, kripto, hingga saham Amerika. Ajaib hadir untuk memberikan pengalaman investasi yang lebih cepat, aman, dan handal. Yuk mulai berinvestasi di beragam instrumen di Ajaib. Proses pendaftarannya mudah dan 100% online. Sudah berizin dan diawasi OJK & BAPPEBTI.
Sumber: https://stocksetup.kontan.co.id/news/profil-emiten-inpc-saham-perbankan-yang-naik-50-dalam-sebulan-terakhir
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!