Ajaib
Menu

Berita

Moody’s Beri Rating Baa2 untuk Danantara, IHSG Terkoreksi 4,11% ke Bawah 6.000

SalsabillaJune 4, 2026

Moody’s Beri Rating Baa2 untuk Danantara, IHSG Terkoreksi 4,11% ke Bawah 6.000

PT Danantara Investment Management (DIM) resmi memperoleh peringkat kredit Baa2 dari Moody’s Ratings dengan outlook negatif. Penetapan rating tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena dirilis di tengah tekanan yang melanda pasar saham domestik, di mana Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan 3 Juni 2026 ditutup turun 4,11% ke level 5.941,066.

Di tengah meningkatnya aksi jual dan arus keluar dana asing, pelaku pasar turut mencermati implikasi dari rating perdana Danantara. Meski seluruh lembaga pemeringkat global yang memberikan penilaian masih menempatkan Danantara pada kategori investment grade, sejumlah faktor seperti outlook negatif dan persepsi terhadap tata kelola menjadi sorotan pasar dalam jangka pendek.

Moody’s Tetapkan Rating Baa2, Danantara Tetap Berstatus Investment Grade

Moody’s Ratings memberikan peringkat Baa2 kepada PT Danantara Investment Management (DIM) dengan outlook negatif. Rating tersebut setara dengan sovereign rating Indonesia yang saat ini juga berada pada level Baa2 dengan outlook negatif.

Dalam laporannya, Moody’s menyebut penilaian tersebut didukung oleh hubungan kredit yang kuat antara Danantara dan pemerintah Indonesia. Lembaga pemeringkat itu mengklasifikasikan DIM sebagai Government-Related Issuer (GRI) dan menggunakan pendekatan top-down, sehingga peringkat lebih banyak ditentukan oleh keterkaitannya dengan negara dibandingkan kekuatan kredit mandiri perusahaan.

Lembaga PemeringkatRatingOutlook
Moody’sBaa2Negatif
Fitch RatingsBBBMengikuti sensitivitas sovereign
S&P Global RatingsBBB/A-2Stabil

Moody’s juga tidak memberikan Baseline Credit Assessment (BCA) kepada DIM. Hal tersebut karena perusahaan masih berada pada tahap awal pengembangan, memiliki rekam jejak yang terbatas, dan belum memiliki operasi mandiri yang signifikan. Di sisi lain, Moody’s menilai struktur kepemilikan dan tata kelola menjadi faktor pendukung utama rating. DIM dimiliki sepenuhnya oleh BPI Danantara dan setiap perubahan kepemilikan harus dilakukan melalui perubahan undang-undang. Keterkaitan manajemen dan dewan antara Danantara dan DIM juga dinilai mendukung keselarasan strategi investasi dan pengambilan keputusan.

Pasar Cermati Outlook Negatif dan Persepsi Tata Kelola

Meski memperoleh status investment grade, pasar turut menyoroti outlook negatif yang diberikan Moody’s. Sebab, Outlook tersebut dapat mengindikasikan adanya kemungkinan penurunan rating di masa depan apabila faktor-faktor risiko yang menjadi perhatian tidak menunjukkan perbaikan.

Sentimen tersebut muncul bersamaan dengan tekanan yang terjadi di pasar saham. Berdasarkan data perdagangan, IHSG ditutup melemah 4,11% ke level 5.941,066. Tercatat hanya 69 saham yang menguat, sementara 692 saham melemah dan 54 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp25,2 triliun dengan net foreign sell sebesar Rp864,07 miliar. Kehadiran Danantara masih dalam tahap penelaahan oleh pelaku pasar terkait dampaknya terhadap perekonomian nasional dan pengaruh Danantara terhadap pasar saham tidak terjadi secara langsung karena perusahaan tersebut bukan entitas publik.

Namun demikian, terdapat sejumlah aspek yang masih menjadi perhatian pasar, antara lain:

  • Outlook negatif dari Moody’s: Menunjukkan masih adanya faktor risiko yang perlu diperhatikan dalam pengembangan Danantara.
  • Persepsi tata kelola BUMN: Pasar terus mencermati implementasi governance dan transparansi dalam pengelolaan investasi.
  • Kebijakan ekspor melalui Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI): Kebijakan ini berpotensi menjadi bottleneck apabila tidak dijalankan secara fair dan proper.

Analis Soroti Area Support 5.800 dan Peluang Rebound IHSG

Dari sisi teknikal, pelemahan IHSG membuat level 6.000 yang sebelumnya dianggap sebagai area support berhasil ditembus. Setelah penutupan di level 5.941,066, perhatian pasar kini tertuju pada area support berikutnya di sekitar 5.800. Selama area 5.800 masih mampu bertahan, peluang terjadinya technical rebound tetap terbuka. Ia menilai pemulihan indeks dapat didorong oleh saham-saham konglomerasi yang sebelumnya mengalami aksi profit taking cukup besar.

Dengan demikian, fokus pasar saat ini tidak hanya tertuju pada rating Danantara semata, tetapi juga pada perkembangan tata kelola, implementasi kebijakan bisnis, arus dana asing, serta kemampuan IHSG mempertahankan area support penting dalam jangka pendek.

Pantau Perkembangan Pasar Saham Melalui Ajaib

Perkembangan rating Danantara, pergerakan dana asing, dan dinamika IHSG menjadi informasi yang banyak diperhatikan pelaku pasar saat ini. Dengan mengikuti perkembangan pasar secara rutin, kamu bisa memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai sentimen yang memengaruhi pergerakan saham. Untuk memantau pasar dan mulai investasi saham dengan lebih praktis, kamu bisa memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia di Ajaib. Download aplikasi Ajaib sekarang!

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko. Pastikan Anda melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Google Play StoreApple App Store

Sumber:

  • https://emitennews.com/news/rating-danantara-oleh-moodys-bayangi-ihsg-apa-ada-peluang-rebound
  • https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8516928/danantara-dapat-outlook-negatif-dari-moodys

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!

Moody’s Beri Rating Baa2 untuk Danantara, IHSG Terkoreksi 4,11% ke Bawah 6.000 - Ajaib