Berita

Rekomendasi Saham Hari Ini: INCO, ARCI, dan IATA

Stephanie Irena•October 9, 2026

Key Takeaways:

  • Fenomena saving squeeze membuat porsi konsumsi masyarakat naik ke 74,9%, mengikis tabungan menjadi 15,4% dan cicilan kredit ke 9,7%.
  • PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) mengklarifikasi posisi pemegang saham utama di bawah Karya Pacific Group dan resmi lepas dari MNC Group.
  • Tiga saham pilihan Ajaib Sekuritas hari ini mencakup INCO (Accum Buy), ARCI (Trading Buy), dan IATA (Speculative Buy) yang berada di area support.

IHSG ditutup melemah -1,88% ke level 6.031 pada perdagangan kemarin. Tekanan ini dipicu gejala saving squeeze akibat lonjakan cost-push inflation.

Porsi konsumsi naik ke 74,9%, mengikis tabungan menjadi 15,4% dan cicilan kredit ke 9,7%. Fenomena ini menekan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) ke level 107,5.

Meskipun demikian, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) justru meningkat ke 128,7. Oleh karena itu, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dapat bertahan solid di zona optimis sebesar 118,1.

Selanjutnya, IHSG hari ini diprediksi bergerak bervariasi pada rentang 6.100–6.200. Memahami batas support-resistance ini tentu membantu kamu menentukan titik entry secara presisi.

Aksi Korporasi Stock Split PBSA: Cara Memanfaatkan Peluang Likuiditas

PT Paramita Bangun Sarana Tbk ($PBSA) berencana menggelar pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:2. Aksi korporasi ini mengubah nilai nominal saham dari Rp50 menjadi Rp25 per lembar.

Sementara itu, langkah tersebut telah mendapat persetujuan RUPSLB pada 18 September 2026 lalu. Perdagangan nominal baru di Pasar Reguler dan Negosiasi akan dimulai 14 Oktober 2026.

Tujuan utama aksi korporasi ini adalah untuk meningkatkan likuiditas perdagangan di pasar sekunder. Selain itu, harga yang lebih terjangkau turut memperluas partisipasi investor retail.

Oleh sebab itu, trader dapat mencermati potensi volatilitas harga menjelang tanggal efektif perdagangan baru. Manfaatkan momentum pergerakan harga tersebut untuk mengatur strategi trading jangka pendek.

Sentimen Global Wall Street: Dampak Sektor Teknologi AI Terhadap Pasar Lokal

Dari pasar global, bursa Wall Street tertekan akibat aksi profit taking pada sektor teknologi. Indeks Nasdaq Composite tercatat melemah -1,25% pada perdagangan kemarin.

Hal ini terjadi karena pasar mulai mengevaluasi monetisasi riil sektor AI setelah lonjakan belanja infrastruktur. Namun, sentimen negatif semakin terpicu oleh laporan kinerja keuangan OpenAI yang berada di bawah estimasi.

OpenAI mencatatkan pendapatan disetahunkan (annualized revenue) sebesar USD50 miliar pada September 2026. Padahal, angka ini jauh di bawah target awal pasar sebesar USD68 miliar.

Akibatnya, pencapaian tersebut menempatkan OpenAI di belakang Anthropic yang meraih USD65 miliar pada Juli 2026. Koreksi global ini akhirnya menjadi pengingat pentingnya selektif memilih saham teknologi domestik.

Saham Pilihan Ajaib Sekuritas 9 Oktober 2026

SahamRekomendasiHarga Target PriceStop Loss
INCOAccum BuyRp4.260Rp4.370Rp4.120
ARCITrading BuyRp1.240Rp1.270Rp1.220
IATASpeculative BuyRp101Rp104Rp98

INCO

  • Accum Buy: Rp4.260
  • TP: Rp4.370
  • Stop Loss: Rp4.120

Saham $INCO saat ini bertahan rapat di area support penting dengan konfirmasi kenaikan volume transaksi. Selain itu, indikator stochastic telah mengalami crossing di area oversold yang menandakan peluang rebound teknikal cukup terbuka.

Trader dapat mempertimbangkan strategi accum buy secara bertahap untuk memanfaatkan momentum pemulihan harga ini. Pastikan kamu tetap disiplin memasang stop loss di level Rp4.120 guna mengantisipasi risiko penurunan lebih lanjut.

ARCI

  • Trading Buy: Rp1.240
  • TP: Rp1.270
  • Stop Loss: Rp1.220

Pergerakan saham $ARCI masih tertahan kuat di area support dan berpotensi mengalami reversal jangka pendek. Sementara itu, grafik MACD histogram terlihat melemah terbatas namun tetap berada dalam momentum akumulasi.

Kondisi tersebut memberikan ruang entry yang cukup menarik bagi kamu yang menyukai strategi swing trading. Oleh sebab itu, target penguatan terdekat berada pada level Rp1.270 dengan membatasi risiko pada Rp1.220.

IATA

  • Speculative Buy: Rp101
  • TP: Rp104
  • Stop Loss: Rp98

Saham $IATA menunjukkan potensi reversal dari area support setelah tertekan dalam beberapa sesi perdagangan. Di samping itu, indikator MACD histogram juga menunjukkan pelemahan terbatas dalam fase akumulasi.

Di sisi korporasi, PT Karya Pacific Energy Tbk ($IATA) mengklarifikasi bahwa perseroan bukan lagi bagian dari MNC Group. Saat ini pemegang saham utamanya adalah PT Karya Pacific Investama di bawah naungan Karya Pacific Group sejak RUPST 22 Juni 2026.

Pantau Saham Pilihan Hari Ini di Ajaib

Menganalisis pergerakan teknikal saat kondisi pasar bergerak dinamis membutuhkan alat pantau yang responsif dan akurat. Kamu bisa mengeksekusi strategi trading serta memantau pergerakan harga saham secara real-time melalui fitur investasi saham di aplikasi Ajaib.

Oleh karena itu, yuk download aplikasi Ajaib sekarang dan manfaatkan Ajaib Terminal untuk pengalaman trading yang lebih cepat serta powerful!

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi  ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Google Play StoreApple App Store

Profil Penulis

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!