Saham

IHSG Hari Ini Anjlok 1,88%, FORU Pimpin Transaksi, Saham VICI Reli 119,5%

Ratih Mustikoningsih•October 8, 2026

Key Takeaways

  • IHSG terkoreksi 1,88% ke level 6.031 pada perdagangan 8 Oktober 2026, disertai net foreign sell Rp848,28 miliar.
  • FORU menjadi salah satu saham paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp865,98 miliar dan ditutup menguat 9,72% ke Rp158.
  • VICI melonjak 119,5% sejak awal Agustus 2026 ke level Rp1.295, didorong kinerja keuangan serta sentimen pertumbuhan anorganik melalui rencana akuisisi brand baru.
  • Tekanan IHSG turut dipengaruhi sentimen risk-off akibat kenaikan harga minyak, imbal hasil obligasi AS, dan pelemahan nilai tukar rupiah.

IHSG Turun 1,88% ke Level 6.031

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam pada perdagangan Kamis, 8 Oktober 2026. IHSG ditutup turun 115,44 poin atau 1,88% ke level 6.031, setelah bergerak pada rentang 6.031–6.179.

IndikatorData
IHSG6.031
Perubahan-1,88%
High6.179
Low6.031
Nilai TransaksiRp12,79 triliun
Volume Transaksi631 juta lot
Frekuensi Transaksi1,95 juta kali
Net Foreign SellRp848,28 miliar

Tekanan pasar juga terlihat dari sejumlah indeks utama. Indeks LQ45 terkoreksi 1,99%, sementara IDX30 melemah 1,66%.

Dari sisi transaksi, perdagangan saham di BEI mencatat nilai transaksi sebesar Rp12,79 triliun, dengan volume mencapai 631 juta lot dan frekuensi transaksi sebanyak 1,95 juta kali.

Aksi jual investor asing turut memberikan tekanan terhadap pasar. Pada perdagangan hari ini, tercatat net foreign sell sebesar Rp848,28 miliar.

Tekanan Makroekonomi Global Bebani Pasar

Koreksi IHSG terjadi di tengah meningkatnya sentimen risk-off di pasar global. Harga minyak mentah Brent kontrak Desember 2026 sempat naik sekitar 5% secara intraday ke level US$105 per barel, seiring eskalasi ketegangan di Timur Tengah dan gangguan akibat badai di Amerika Serikat.

Badai Isaias di Teluk Meksiko turut mengancam fasilitas kilang. Sejumlah produsen besar seperti Shell dan Chevron disebut menghentikan sementara operasional produksi di wilayah tersebut.

Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi kenaikan inflasi akibat tekanan energi. Pada saat yang sama, US 10-Year Treasury Yield disebut menyentuh 5,35% pada 8 Oktober 2026.

Kenaikan yield obligasi AS dan pelemahan nilai tukar rupiah hingga Rp17.927 per dolar AS turut meningkatkan tekanan terhadap pasar saham domestik dan mendorong terjadinya capital outflow.

FORU Pimpin Saham Paling Aktif Ditransaksikan

Di tengah koreksi IHSG, PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) menjadi salah satu saham dengan aktivitas perdagangan tertinggi pada 8 Oktober 2026.

Setelah periode right issue berakhir pada 6 Oktober 2026, saham FORU sebelumnya mengalami serangkaian penurunan hingga menyentuh level Rp124. Pada perdagangan hari ini, FORU justru rebound dan ditutup naik 9,72% ke Rp158.

Nilai transaksi FORU mencapai Rp865,98 miliar, dengan volume perdagangan sekitar 53,66 juta lot.

Meski ditutup menguat, pergerakan FORU menjelang penutupan menunjukkan adanya tekanan jual. Berdasarkan riset, kondisi tersebut mengindikasikan potensi distribusi oleh big fund dan investor asing.

Investor asing tercatat membukukan net sell FORU sebesar Rp25,53 miliar, dengan penjualan terbesar disebut berasal dari broker AK senilai Rp24,8 miliar dan YU sebesar Rp4,5 miliar.

VICI Reli 119,5% Sejak Awal Agustus 2026

Saham VICI

Berbeda dengan pergerakan IHSG yang terkoreksi, PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) justru mencatat kenaikan signifikan.

Sejak awal Agustus hingga 8 Oktober 2026, saham VICI telah melonjak 119,5%, dari level Rp590 menjadi Rp1.295.

Kenaikan tersebut mendapat sentimen positif dari kinerja keuangan perseroan. Pada 1H26, laba bersih VICI meningkat 44,15% year-on-year (yoy) menjadi Rp80,7 miliar, sementara EBITDA tumbuh 38,08% yoy.

Selain pertumbuhan kinerja keuangan, VICI juga memiliki agenda pertumbuhan anorganik melalui rencana akuisisi beberapa brand baru. Sentimen tersebut turut menjadi salah satu faktor yang mendorong penguatan saham VICI.

VICI selama ini memproduksi berbagai produk perawatan diri dan kecantikan, di antaranya Herborist, Miranda, Nuface, CBD Professional, dan Secret Clean.

Investor juga akan mencermati agenda RUPSLB VICI yang dijadwalkan pada 29 Oktober 2026.

Daftar Saham LQ45 dengan Kinerja Terbaik dan Terburuk

Berikut lima saham LQ45 yang mencatat kenaikan dan penurunan terbesar pada perdagangan 8 Oktober 2026:

Top 5 Gainer LQ45PerubahanTop 5 Loser LQ45Perubahan
KLBF+2,65%CUAN-8,93%
AMRT+2,04%AMMN-6,40%
PGAS+1,41%EMTK-4,52%
ASII+0,42%UNTR-3,94%
ADMR+0,33%INDY-3,66%

Pantau Pergerakan Saham di Tengah Volatilitas Pasar

Pergerakan IHSG dan saham individual pada perdagangan hari ini Kamis, 8 Oktober 2026 menunjukkan bahwa volatilitas pasar masih tinggi di tengah tekanan sentimen global. Trader dan investor dapat mencermati pergerakan saham potensial sekaligus perkembangan aksi korporasi dan kinerja emiten sebelum mengambil keputusan investasi.

Pantau saham potensial dan mulai trading di Ajaib. Dan gunakan Ajaib Terminal untuk trading yang lebih powerful dan lebih cepat.

Google Play StoreApple App Store

Sumber: Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI.

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi  ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Profil Penulis

Ratih Mustikoningsih
Ratih Mustikoningsih

Financial Expert Ajaib

Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.

Artikel Populer

Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi

Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!