IHSG Menguat 4 Hari Beruntun ke 5.439, Laba BMRI 3Q26 Rp15,1 T, VKTR dan ENRG Rebound
Ratih Mustikoningsih•October 23, 2026

Key Takeaways:
- IHSG naik +0,95% ke 5.439,26 dan menguat empat hari beruntun, dengan kenaikan +4,9% dalam sepekan.
- Investor asing masih mencatatkan net sell Rp1,62 triliun di pasar reguler. BBCA terkoreksi -2,90%.
- BMRI membukukan laba bersih 3Q26 Rp15,1 triliun (+13,9% yoy), tetapi NIM turun ke 4,43%.
- Setelah periode HMETD berakhir, VKTR melonjak +16,96% dan ENRG naik +7,98%.
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 0,95% ke Level 5.439,26

IHSG menguat empat hari berturut-turut. Pada perdagangan Jumat (23/10), indeks ditutup naik +0,95% atau +51,35 poin ke level 5.439,26. Penguatan ini terjadi meskipun investor asing melanjutkan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp1,62 triliun di pasar reguler.

Secara mingguan, IHSG naik +4,9%. Kenaikan ini menjadi reli setelah pekan sebelumnya indeks terkoreksi tajam -14,9% akibat wacana reklasifikasi Indonesia dari Emerging Market ke Standalone Market.
Sentimen Makro: Harga Minyak Brent dan Rupiah Jadi Perhatian
Pelaku pasar perlu tetap cermat walaupun IHSG sedang mengalami technical rebound, karena kondisi makro eksternal masih tidak pasti. Ada dua faktor yang perlu diperhatikan:
- Harga minyak Brent naik +1,23% ke USD 114,56 per barel. Kenaikan ini memicu kekhawatiran lonjakan inflasi dari energi impor (imported inflation).
- Nilai tukar Rupiah terdepresiasi 8,2% ke Rp18.097 per Dolar AS. Kondisi ini berpotensi menekan stabilitas moneter dan memperpanjang risiko outflow dari pasar saham domestik.
Top Gainer dan Top Loser Saham LQ45 Hari Ini
Penguatan IHSG hari ini tertahan oleh koreksi saham BBCA sebesar -2,90%, di tengah tekanan jual bersih investor asing yang masih berlanjut.
| No | Top Gainer LQ45 | Perubahan | Top Loser LQ45 | Perubahan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | AKRA | +5,30% | AMRT | -3,24% |
| 2 | UNTR | +4,12% | BBCA | -2,90% |
| 3 | DEWA | +3,88% | BBTN | -2,56% |
| 4 | MBMA | +3,87% | MDKA | -2,23% |
| 5 | ADMR | +3,16% | ISAT | -1,92% |
Pasar sedang bergerak cepat di tengah arus keluar dana asing dan sentimen makro. Pantau pergerakan IHSG, saham LQ45, dan data transaksi secara real-time lewat Ajaib Terminal. Promo broker fee Rp0 untuk transaksi di Ajaib Terminal.
BMRI Cetak Laba Bersih 9M26 Rp45,5 Triliun, Naik 20,7% yoy

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan pertumbuhan kredit konsolidasi sebesar +15,4% yoy menjadi Rp1.694 triliun pada 9M26. Pendapatan non-bunga tumbuh +14,3% yoy menjadi Rp35,4 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh pendapatan fee dari aplikasi Livin’ yang naik +42,3% yoy.
| Kinerja BMRI | Nilai | Pertumbuhan |
|---|---|---|
| Kredit Konsolidasi (9M26) | Rp1.694 triliun | +15,4% yoy |
| Pendapatan Non-Bunga (9M26) | Rp35,4 triliun | +14,3% yoy |
| Pendapatan Fee Livin’ (9M26) | – | +42,3% yoy |
| Laba Bersih/PATMI (9M26) | Rp45,5 triliun | +20,7% yoy |
| Laba Bersih (3Q26) | Rp15,1 triliun | +13,9% yoy; +0,63% qoq |
| NIM Konsolidasi | 4,43% | vs 4,78% (9M25) |
Kredit dan laba BMRI tumbuh, tetapi marjin bunga bersih (NIM) konsolidasi turun ke 4,43% dari 4,78% pada 9M25. Penurunan ini mencerminkan tingginya biaya dana (cost of fund) serta tekanan pada imbal hasil kredit (loan yield) di tengah likuiditas yang terbatas akibat suku bunga tinggi.
Saham BMRI merespons positif kenaikan laba bersih tersebut dan naik +15,04% dalam sepekan (23/10), meskipun marjin masih tertekan.
VKTR dan ENRG Rebound Usai Periode HMETD Berakhir

Periode perdagangan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) berakhir pada 21 Oktober 2026 untuk ENRG dan 23 Oktober 2026 untuk VKTR. Setelah itu, kedua saham kompak naik tajam karena terbebas dari tekanan jual akibat aksi korporasi (rights overhang).
| Saham | Harga (23/10) | Perubahan (23/10) | Koreksi Pekan Sebelumnya |
|---|---|---|---|
| VKTR | 400 | +16,96% | -42,02% |
| ENRG | 880 | +7,98% | -11% |
Lonjakan VKTR menjadi sinyal pembalikan arah setelah saham ini sempat terkoreksi tajam pada pekan sebelumnya.
Pantau Pergerakan Saham & Mulai Trading di Ajaib
IHSG sedang rebound, dan saham seperti BMRI, VKTR, dan ENRG mencatatkan pergerakan signifikan. Mulai trading saham dengan data dan fitur yang lengkap di Ajaib Terminal dan aplikasi Ajaib. Nikmati promo broker fee Rp0 untuk transaksi di Ajaib Terminal.
Sumber: Ajaib Research, Keterbukaan Informasi BEI
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Profil Penulis

Financial Expert Ajaib
Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!