IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 0,37%, Ini Top Gainer & Top Loser LQ45
Ratih Mustikoningsih•August 21, 2026

Key Takeaways
- IHSG ditutup menguat 0,37% ke level 6.525, dengan nilai transaksi mencapai Rp17,47 triliun dan volume perdagangan 591 juta lot.
- AMRT, BBNI, dan BUMI memimpin daftar top gainer LQ45, sementara UNVR, MEDC, dan KLBF menjadi tiga saham dengan penurunan terbesar.
- Rupiah menguat ke Rp17.705 per dolar AS setelah indeks dolar AS (DXY) turun 1,03% ke 98,6. Dari sisi emiten, TAPG menerima total dividen Rp768,97 miliar dari 10 anak usaha yang dimiliki melalui PT Agro Multi Persada (AMP).
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.525
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan dengan penguatan 0,37% atau 24,10 poin ke level 6.525 pada perdagangan hari ini. Sepanjang sesi, IHSG bergerak dalam rentang 6.507-6.551, menunjukkan perdagangan yang tetap positif meski indeks sempat bergerak fluktuatif di sepanjang sesi.
Aktivitas transaksi juga terbilang solid dengan nilai transaksi Rp17,47 triliun, volume mencapai 591 juta lot, dan frekuensi perdagangan sebanyak 2,26 juta kali. Secara mingguan, IHSG telah menguat 1,93%, memperlihatkan momentum positif yang masih bertahan di pasar saham domestik.
Statistik Pasar
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| IHSG | 6.525 (+0,37%) |
| High / Low | 6.551 / 6.507 |
| Nilai Transaksi | Rp17,47 triliun |
| Volume Transaksi | 591 juta lot |
| Frekuensi Transaksi | 2,26 juta kali |
Top Gainer & Top Loser LQ45 Hari Ini
Top 5 Gainer LQ45
Top 5 Loser LQ45
Rupiah Menguat saat DXY Turun, TAPG Terima Dividen Rp768 Miliar
Rupiah menguat Rp17.705 per dolar AS setelah indeks dolar AS (DXY) turun 1,03% ke level 98,6 pada 21 Agustus 2026. Di pasar komoditas, harga emas melanjutkan reli dengan kenaikan 1,5% ke level US$4.583 per ons pada 21 Agustus. Kenaikan harga emas tersebut berlangsung bersamaan dengan meningkatnya imbal hasil obligasi AS, yang secara historis cenderung bergerak berlawanan. Fenomena ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap lonjakan beban utang pemerintah AS dan keberlanjutan fiskal (fiscal sustainability) setelah pemerintah mengumumkan pembelian obligasi AS tenor panjang. Pasar juga mencermati meningkatnya ekspektasi inflasi.
Dari sisi emiten, PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) mendapatkan dividen dari 10 anak usaha yang dimiliki melalui PT Agro Multi Persada (AMP). TAPG memiliki 94,93% saham AMP, sementara total dividen yang telah diputuskan pada 20 Agustus 2026 mencapai Rp768,97 miliar.
Mulai Trading Saham dengan Ajaib
Penguatan IHSG, pergerakan top gainer dan top loser LQ45, serta dinamika rupiah dan DXY menjadi bagian dari perkembangan pasar yang mewarnai perdagangan hari ini. Di saat yang sama, aksi korporasi seperti penerimaan dividen TAPG turut menjadi informasi yang dapat melengkapi pemantauan terhadap saham-saham yang sedang menjadi perhatian pasar.
Untuk mengikuti pergerakan saham secara lebih praktis, kamu bisa mulai trading saham di Ajaib. Pantau berita, pergerakan harga, dan berbagai informasi pasar untuk membantu kamu mengambil keputusan trading dengan lebih terinformasi. Download aplikasi Ajaib di Play Store & App Store sekarang!
Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Sumber: Keterbukaan Informasi BEI (21/8), Ajaib Research
Profil Penulis
Financial Expert Ajaib
Ratih Mustikoningsih merupakan Financial Expert di Ajaib yang memiliki pengalaman lebih 10 tahun di pasar modal Indonesia, khususnya dalam analisis saham dan strategi investasi. Melalui artikel dan edukasi yang ia sajikan, Ratih membantu investor memahami fundamental perusahaan, dinamika pasar, serta mengambil keputusan investasi saham yang lebih tepat.
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!