ASII Kini Genggam Hampir 85% Saham AUTO Usai Tender Sukarela, Apa Dampaknya bagi Pemegang Saham?
Afif Alfaris•October 14, 2026

Key Takeaways
- ASII membeli hingga 238,44 juta saham AUTO (4,947%) di harga Rp3.600, senilai sekitar Rp858,39 miliar, dengan periode tender 13 Oktober hingga 11 November 2026.
- Kepemilikan ASII naik dari 80% menjadi sekitar 84,95%. Aksi ini bukan untuk delisting, dan porsi publik tetap di atas 15%.
- Premi 35,57% dihitung terhadap harga acuan 90 hari, sedangkan terhadap harga pasar terkini selisihnya sekitar 5,9%.
- Bila saham yang diserahkan melebihi target, pembelian dilakukan proporsional, dan porsi yang tidak terbeli kembali mengikuti harga pasar setelah periode tender.
ASII Gelar Tender Sukarela AUTO, Ini Skema dan Jadwalnya
PT Astra International Tbk (ASII) resmi menggelar penawaran tender sukarela atas saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), anak usahanya di bidang komponen otomotif. Tender sukarela (voluntary tender offer) adalah penawaran membeli saham dari pemegang publik di harga tertentu tanpa kewajiban untuk ikut. Skemanya sebagai berikut.
Tabel 1. Skema Tender Sukarela
| Item | Keterangan |
| Pihak yang melakukan tender | PT Astra International Tbk (ASII) |
| Saham yang dituju | Hingga 238.442.293 saham AUTO (4,947%) |
| Harga | Rp3.600 per saham |
| Nilai maksimal | Rp858,39 miliar, dari kas internal ASII |
| Kepemilikan ASII | 80% menjadi hingga 84,947% |
| Porsi publik setelah tender | Sekitar 15,05% (hitungan Ajaib) |
| Sekuritas yang ditunjuk | PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk |
| Dasar aturan | POJK 54/POJK.04/2015 tentang Penawaran Tender Sukarela |
Periode tender beririsan dengan jadwal dividen interim AUTO, seperti terlihat berikut.
Tabel 2. Jadwal Penting
| Tanggal | Peristiwa |
| 31 Agustus | Pengumuman rencana tender |
| 9 Oktober | Pernyataan tender efektif dari OJK |
| 13 Oktober | Awal periode tender, sekaligus cum date dividen interim |
| 14 Oktober | Ex date dividen interim |
| 15 Oktober | Recording date dividen |
| 26 Oktober | Pembayaran dividen Rp72,52 per saham |
| 11 November | Akhir periode tender |
| 18 November | Pembayaran dana tender |
*Cum date adalah batas akhir membeli saham di pasar reguler agar berhak atas dividen. Jadwal awal yang diumumkan pada Agustus (periode 8 Oktober hingga 6 November) telah bergeser, dan masa tender dapat diperpanjang sesuai POJK 54/2015.
Setelah skemanya jelas, pertanyaan berikutnya adalah alasan ASII menambah kepemilikan.
Alasan ASII Menambah Kepemilikan, dan Kenapa Bukan untuk Delisting
Tender ini ditujukan untuk memperkuat lini otomotif dan menambah porsi laba AUTO yang diterima ASII, sejalan dengan fokus alokasi modal grup pada otomotif, jasa keuangan, serta pertambangan dan alat berat sejak Mei 2026. Di sisi lain, pemegang saham publik mendapat kesempatan merealisasikan investasinya di harga berpremi.
ASII menegaskan tidak ada rencana delisting, go private, maupun merger, dan posisinya sebagai pengendali tidak berubah. Delisting atau penghapusan pencatatan saham dari bursa biasanya didahului tender atas hampir seluruh saham publik, sedangkan tender ini tetap menjaga porsi publik di atas 15%.
Pada semester I 2026, AUTO membukukan pendapatan Rp10,9 triliun (naik 13,2%) dan laba bersih Rp1,15 triliun (naik 22,6%), serta membagikan dividen interim Rp72,52 per saham atau sekitar 30% dari laba semester I. Hitungan dari sisi ASII sebagai berikut.
Tabel 3. Hitungan dari Sisi ASII (Hitungan Ajaib)
| Item | Nilai |
| Dana yang dikeluarkan | Rp858,39 miliar |
| Tambahan porsi laba per tahun (laba semester I disetahunkan × 4,947%) | Sekitar Rp114 miliar |
| Imbal hasil laba atas dana | Sekitar 13% |
| PER AUTO di harga tender | Sekitar 7,5 kali |
*Ilustratif. Laba setahun penuh dapat berbeda dari laba semester I yang disetahunkan. PER adalah rasio harga saham terhadap laba per saham. Manajemen ASII memperkirakan tambahan laba sekitar Rp110 miliar hingga Rp115 miliar per tahun.
Dari sisi pemegang saham publik, kunci keputusannya ada pada cara membaca premi.
Baca juga: ASII Tawar Saham AUTO Rp3.600, Simak Prospek dan Valuasinya
Premi 35,57% Dihitung dari Mana? Membaca Harga Tender dengan Tepat
POJK 54/2015 mewajibkan harga tender lebih tinggi dari rata-rata harga tertinggi harian selama 90 hari sebelum pengumuman. Premi 35,57% dihitung dari acuan tersebut, sehingga besarnya selisih bergantung pada titik pembanding yang dipakai.
Tabel 4. Harga Tender terhadap Beberapa Titik Acuan
| Titik acuan | Harga | Selisih ke Rp3.600 |
| 1 Juli 2026 | Rp2.350 | +53,2% |
| Acuan 90 hari sebelum pengumuman | Rp2.655,41 | +35,6% |
| Penutupan hari pengumuman (31 Agustus) | Rp3.430 | +5,0% |
| 12 Oktober (sesi I) | Rp3.400 | +5,9% |
*Acuan 90 hari adalah rata-rata harga tertinggi harian selama 90 hari sebelum pengumuman.
Premi besar terutama relevan bagi pemegang dengan harga beli di bawah Rp2.700. Bagi pembeli baru, ruang selisihnya tipis dan masih disertai risiko penjatahan.
Anda dapat menggunakan fitur Order Queue di Ajaib Terminal untuk memantau seberapa tebal antrean jual AUTO di bawah harga tender Rp3.600.
Selisih harga hanyalah satu sisi, karena tidak semua saham yang diserahkan pasti terbeli.
Penjatahan Proporsional, Kenapa Tidak Semua Saham Pasti Dibeli
Pasal 23 POJK 54/2015 mengatur bahwa bila saham yang ditawarkan melebihi jumlah yang akan dibeli, pembelian dilakukan proporsional dengan memperhatikan satuan lot. Porsi publik AUTO sekitar 964 juta saham, sedangkan targetnya 238,4 juta saham, sehingga bila seluruh pemegang publik ikut, hanya sekitar 24,7% saham tiap pemegang yang terbeli.
Pasal 25 juga memberi ruang bagi pemegang saham untuk menarik kembali sahamnya kapan saja sebelum periode tender berakhir. Simulasi berikut menghitung hasil bagi pembeli di Rp3.400 sebelum cum date.
Tabel 5. Simulasi Hasil bagi Pembeli di Rp3.400 sebelum Cum Date (Termasuk Dividen Rp72,52)
| Porsi terbeli | Sisa di Rp3.400 | Sisa di Rp3.000 | Sisa di Rp2.655 | Titik impas harga sisa |
| 100% | +8,0% | +8,0% | +8,0% | Tidak berlaku, seluruh saham terbeli |
| 50% | +5,1% | -0,8% | -5,9% | Sekitar Rp3.055 |
| 24,7% | +3,6% | -5,3% | -12,9% | Sekitar Rp3.238 |
*Hitungan Ajaib, belum memperhitungkan biaya transaksi dan pajak. “Sisa” adalah harga saham yang tidak terbeli setelah tender. Skenario bersifat ilustratif, bukan proyeksi harga.
Simulasi ini menjadi dasar menimbang pilihan sesuai posisi masing-masing.
Menyerahkan atau Menahan? Kerangka Keputusan Pemegang Saham
Pertimbangan tiap profil terangkum berikut.
Tabel 6. Kerangka Keputusan
| Profil | Pertimbangan utama | Catatan risiko |
| Pemegang lama dengan harga beli jauh di bawah Rp3.600 | Merealisasikan premi | Hanya sebagian yang mungkin terbeli |
| Investor jangka panjang | Kinerja dan dividen AUTO | Harga dapat menyesuaikan setelah tender selesai |
| Trader yang membeli untuk selisih | Selisih sekitar 5,9% ditambah dividen | Penjatahan proporsional dan harga setelah 11 November |
Harga Tender Bukan Harga Wajar di Pasar Sekunder
Penopang beli di Rp3.600 hanya berlaku selama periode tender. Setelah 11 November, harga kembali ditentukan fundamental, yaitu PER sekitar 7,1 kali di harga Rp3.400, imbal hasil dividen, dan prospek industri otomotif. Harga AUTO juga sudah naik sekitar 45% dari 1 Juli hingga 28 Agustus, sehari bursa sebelum pengumuman, sehingga sebagian sentimen sudah tercermin dalam harga.
Perhatikan Irisan dengan Dividen Interim
Pastikan dalam prospektus apakah saham yang diserahkan sebelum recording date 15 Oktober tetap berhak atas dividen. Karena periode tender berlangsung hingga 11 November, menyerahkan saham setelah tanggal tersebut menjadi alternatif yang perlu dicek.
Anda dapat menggunakan fitur Broker Summary di Ajaib Terminal untuk melihat apakah pembelian AUTO selama periode tender didominasi akumulasi atau distribusi.
Apa pun keputusannya, pergerakan AUTO selama dan setelah periode tender dapat dipantau langsung.
Cara Memantau Saham AUTO Selama dan Setelah Periode Tender di Ajaib Terminal
Berikut urutan langkahnya.
Langkah 1, Pantau Selisih Harga terhadap Rp3.600 di Order Queue
Cek antrean beli dan jual AUTO di Order Queue untuk melihat seberapa dekat harga pasar dengan harga tender.

Langkah 2, Cek Transaksi Besar di Done Details
Perhatikan transaksi lot besar di Done Details, terutama menjelang akhir periode tender.

Langkah 3, Bandingkan Akumulasi Periode Tender dan Setelahnya di Broker Summary
Di Broker Summary, bandingkan rentang 31 Agustus hingga 11 November dengan periode setelah 11 November.

Langkah 4, Pantau Transaksi Pengendali di Insider
Lewat menu Insider, pantau laporan perubahan kepemilikan ASII di AUTO setelah tender selesai.
Langkah 5, Bandingkan Harga dengan Acuan Sebelum Pengumuman di Chart
Bandingkan harga AUTO dengan acuan Rp2.655 dan Rp3.400 untuk menilai seberapa jauh harga menyesuaikan setelah tender.

Cara mengikuti tender. Secara umum, pemegang saham menyampaikan formulir penawaran melalui sekuritas tempat sahamnya disimpan, lalu saham dipindahkan ke rekening sekuritas yang ditunjuk di KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia). Untuk prosedur di Ajaib, hubungi layanan pelanggan Ajaib sebelum periode tender berakhir.
Dengan rutinitas ini, keputusan dapat diambil berdasarkan data selama jendela tender yang terbatas.
Bersiap Menghadapi Tender Sukarela AUTO di Ajaib dan Mulai Trading
Tender sukarela memberi pilihan, bukan kewajiban, dan nilainya bergantung pada harga beli serta horizon investasi masing-masing. Berikut persiapannya.
- Simpan AUTO di Watchlist. Pantau pergerakannya selama dan setelah periode tender.
- Catat tanggal kunci. 15 Oktober untuk recording date dividen, 11 November untuk akhir tender, dan 18 November untuk pembayaran.
- Gunakan Fast Trade. Manfaatkan Fast Trade saat volatilitas meningkat menjelang akhir periode tender.
Pantau pergerakan sahamnya dan mulai trading lebih cepat dan powerful dengan Ajaib Terminal. Download sekarang!
Disclaimer: Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Sumber:
- Bisnis.com, “Astra (ASII) Gelar Tender Sukarela Saham AUTO Rp858,39 Miliar” (12 Oktober 2026)
- Bisnis.com, “ASII Gelar Tender Offer Saham AUTO Besok, Cek Info Detailnya” (12 Oktober 2026)
- Bisnis.com, “Bos Astra Ungkap Alasan ASII Kerek Kepemilikan Saham di AUTO” (10 September 2026)
- IDX Channel, “ASII Kantongi Restu OJK Gelar Tender Sukarela Saham AUTO, Simak Jadwalnya” (12 Oktober 2026)
- Bloomberg Technoz, “ASII Mulai Tender Sukarela Saham AUTO Hari Ini, Harga Premium” (12 Oktober 2026)
- Otoritas Jasa Keuangan, “POJK Nomor 54/POJK.04/2015 tentang Penawaran Tender Sukarela” (2015)
- IDX Channel, “Saham Astra Otoparts (AUTO) Melesat 47 Persen dalam 2 Bulan, Tender Offer Jadi Katalis” (31 Agustus 2026)
- IDN Financials, “Laba AUTO Naik 22,6% Jadi Rp1,15 Triliun di Semester I” (27 Juli 2026)
- IDN Financials, “AUTO Bagi Dividen Interim Rp349,5 Miliar, Setara Payout 30%” (6 Oktober 2026)
Profil Penulis
Writer
-
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!