Pengendali PGUN Gadaikan Seluruh Sahamnya ke Bank Mandiri, Memahami Risiko Gadai Saham bagi Trader
Afif Alfaris•October 13, 2026

Key Takeaways
- Tiga pengendali PGUN menggadaikan seluruh 5.300.386.932 sahamnya (92,38%) untuk kredit Jhonlin Baratama di Bank Mandiri.
- Berbeda dari repo, kepemilikan dan hak suara tetap pada pemberi gadai, kecuali terjadi wanprestasi dan jaminan dieksekusi.
- Free float 7,62% dan rata-rata volume harian ±129 ribu saham membuat harga sensitif terhadap order kecil.
- Plafon, tenor, dan covenant (syarat perjanjian kredit) belum dibuka, sehingga keterbukaan lanjutan dan progres free float 12,5% menjadi data utama.
Gadai Saham PGUN dan Hal yang Perlu Dipahami Trader
Pada 7 Oktober 2026, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) mengungkapkan gadai 92,38% saham pengendalinya ke Bank Mandiri dan menjawab permintaan penjelasan BEI pada 9 Oktober. Harga ditutup Rp8.475 pada 12 Oktober, terkoreksi 8,9% dari Rp9.300 sebelum keterbukaan.
Berikut beda gadai dan repo, pemicu perubahan kendali, likuiditas, dan cara memverifikasi sinyal. Ringkasan awalnya ada di Pengendali JARR & PGUN Gadaikan 100% Kepemilikan Saham ke BMRI, Ada Apa?
Kronologi Gadai Saham PGUN ke Bank Mandiri
Sebelum menimbang risikonya, pahami pihak yang terlibat dan informasi yang sudah dibuka.
Tabel 1. Struktur Gadai Saham PGUN
| Pemberi gadai | Saham digadaikan | Porsi |
| PT Araya Agro Lestari (AAL) | 2.205.667.896 | 38,44% |
| PT Citra Agro Raya (CAR) | 2.194.718.786 | 38,25% |
| PT Baramega Citra Mulia Persada | 900.000.250 | 15,69% |
| Total | 5.300.386.932 | 92,38% |
*Masing-masing menggadaikan 100% kepemilikannya, dari total 5.737.848.882 saham.
Linimasanya sebagai berikut.
Tabel 2. Linimasa
| Tanggal | Peristiwa |
| 9 Juni | Public expose, target free float 12,5% |
| 16 September | Low Tuck Kwong dan Elaine Low sepakat menjual BYAN ke Jhonlin Baratama |
| 28 dan 30 September | Pemberitahuan gadai ke PGUN dan tanggal akta gadai |
| 1 Oktober | Adendum BYAN menjadi 10.084.088.370 saham |
| 7 Oktober | Keterbukaan gadai, surat BEI, crossing BYAN |
| 12 Oktober | PGUN Rp8.475, IHSG -2,59% |
Berikut jawaban atas pertanyaan BEI.
Tabel 3. Permintaan Penjelasan BEI dan Jawaban PGUN
| Pertanyaan BEI | Jawaban PGUN |
| Debitur dan kreditur | Jhonlin Baratama dan Bank Mandiri |
| Plafon, tenor, jadwal bayar, tujuan dana | Tidak mengetahui rinciannya |
| Covenant, rasio jaminan, dan tambahan jaminan | Tidak dijawab rinci |
| Aliran dana atau jaminan dari emiten | Tidak ada, termasuk corporate guarantee |
| Riwayat penjaminan | Belum pernah dijaminkan |
| Kaitan volatilitas Agustus | Tidak ada, masih penjajakan internal |
Gadai Saham Bukan Repo, Ini Bedanya bagi Pemegang Saham Publik
Keduanya memakai saham untuk memperoleh dana, tetapi dampaknya pada kepemilikan berbeda. Repo adalah penjualan saham dengan janji membeli kembali.
Tabel 4. Gadai Saham vs Repo Saham
| Aspek | Gadai | Repo |
| Dasar hukum | KUHPerdata Pasal 1150 dst., UU PT Pasal 60 | POJK 9/POJK.04/2015 |
| Kepemilikan | Tetap pada pemberi gadai | Wajib beralih (Pasal 3 ayat 1) |
| Hak suara | Tetap (UU PT Pasal 60 ayat 4) | Mengikuti pemilik tercatat |
| Saham baru | Tidak ada | Tidak ada |
| Saat gagal bayar | Eksekusi lewat penjualan | Pemberi dana sudah pemilik |
| Pelaporan ke OJK | Laporan menjaminkan saham bila minimal 5% hak suara (POJK 4/2024) | Laporan perubahan kepemilikan |
Kepemilikan dan Hak Suara Tetap pada Pemberi Gadai
Pengendali PGUN tidak berubah, free float tetap 7,62%, dan dividen mengikuti akta gadai. Laporan ke OJK memuat nilai pinjaman, tetapi belum tentu muncul di keterbukaan publik.
Kapan Kendali PGUN Dapat Berubah
Kendali hanya berubah bila Jhonlin Baratama wanprestasi, karena penerima gadai tidak boleh otomatis memiliki saham, melainkan menjualnya melalui dua makelar ahli (Pasal 1155 KUHPerdata) di pasar reguler atau negosiasi.
Karena bank dibatasi menyertakan modal di luar sektor keuangan (POJK 26/2024), pembeli hasil eksekusi berpotensi menjadi pengendali baru. Skenario ini bersyarat, dan PGUN meyakini kemampuan debitur.
Hitungan Ajaib, Skala Agunan, Likuiditas, dan Valuasi PGUN
Angka berikut membandingkan blok gadai dengan perdagangan harian PGUN.
Nilai Blok Gadai pada Beberapa Level Harga
Tabel 5. Hitungan Ajaib Nilai Blok Gadai
| Harga | Dasar | Nilai blok | Kapitalisasi pasar |
| Rp8.300 | Terendah 22 September | Rp43,99 T | Rp47,62 T |
| Rp8.475 | Penutupan 12 Oktober | Rp44,92 T | Rp48,63 T |
| Rp9.300 | Penutupan 6 Oktober | Rp49,29 T | Rp53,36 T |
| Rp11.275 | Tertinggi 18 September | Rp59,76 T | Rp64,69 T |
*T = triliun rupiah. Nilai indikatif, bukan nilai pinjaman. Setiap 10% perubahan harga setara ±Rp4,49 triliun.
Loan-to-value (LTV) adalah pinjaman dibagi nilai agunan setelah haircut atau potongan nilai. Karena rasio jaminan belum dijawab, level harga pemicu sebaiknya tidak diasumsikan.
Free Float 7,62% dan Ukuran Likuiditas Harian
Tabel 6. Hitungan Ajaib Likuiditas PGUN
| Indikator | Nilai |
| Saham publik / asing | 437.461.950 (7,62%) / 0,00% |
| Volume harian, rata-rata / median | ±129.100 / ±63.050 saham |
| Nilai transaksi, rata-rata / median | ±Rp1,25 miliar / ±Rp0,59 miliar |
| Volume 8 dan 12 Oktober | ±97.200 dan ±94.800 saham |
| Volume dibagi saham publik / blok dibagi volume | ±0,03% / ±41.000 kali |
*22 sesi, 7 September hingga 6 Oktober.
Median jauh di bawah rata-rata karena aktivitas terkonsentrasi, misalnya 875,8 ribu saham pada 17 September. Satu fraksi Rp25 setara ±0,29% harga, dengan rentang 52 minggu Rp5.250 hingga Rp29.525.
Blok sebesar itu tidak realistis diserap pasar reguler, sehingga lazim berpindah di pasar negosiasi. Volume pascaketerbukaan di atas median tetapi di bawah rata-rata.
Anda dapat menggunakan fitur Broker Summary di Ajaib Terminal untuk melihat dominasi broker Local dan Foreign saat volume PGUN berubah.
Kinerja dan Valuasi sebagai Pembanding Harga
Tabel 7. Kinerja dan Valuasi PGUN
| Metrik | Nilai | Catatan |
| Penjualan S1 2026 | Rp304,97 miliar | -20,8% yoy, ±97,6% ke pihak berelasi |
| Laba kotor S1 2026 | Rp149,33 miliar | Margin 49,0% vs 39,5% |
| Laba bersih S1 2026 | Rp44,51 miliar | -46,7%, penyusutan Rp42,43 miliar vs Rp1,01 miliar |
| PER / PBV pada Rp8.475 | ±404 / ±25,3 kali | Laba 12 bulan Rp120,29 miliar (EPS ±Rp20,96), ekuitas Rp1,92 triliun |
Margin kotor membaik, sedangkan laba tertekan penyusutan nonkas. Setelah naik 2.205% pada 2025, PER dan PBV menunjukkan harga lebih dibentuk permintaan dan penawaran, sehingga katalis informasi lebih menentukan.
Kaitan dengan Transaksi BYAN dan Rencana Free Float PGUN
Fakta kedua isu ini perlu dipisahkan dari interpretasi.
Debitur yang Sama dengan Pembeli Saham BYAN
Jhonlin Baratama membeli 10.084.088.370 saham BYAN (30,25%) di pasar negosiasi pada 7 Oktober di Rp2.588, senilai Rp26,10 triliun atau 79,9% di bawah harga reguler. Afiliasinya melalui Jhony Saputra, pemegang saham AAL dan CAR sekaligus komisaris Jhonlin Baratama.
Tujuan dana belum diungkapkan dan PGUN bukan pihak transaksi BYAN, sehingga variabel kuncinya adalah kemampuan debitur membayar kredit.
Target Free Float 12,5% saat Saham Pengendali Dijaminkan
Peraturan I-A mewajibkan emiten berkapitalisasi minimal Rp5 triliun mencapai free float 12,5% paling lambat 31 Maret 2027, lalu 15% pada 2028. Kekurangan PGUN sekitar 279,8 juta saham (4,88%), senilai ±Rp2,37 triliun atau ±2.170 kali volume harian.
Opsinya meliputi pelepasan bertahap, private placement, secondary offering atau accelerated bookbuilding, dan program ritel, yang lazimnya memerlukan pengaturan dengan penerima gadai. Pengumuman metodenya menjadi katalis likuiditas.
Anda dapat menggunakan fitur Done Details dan Inventory Analysis di Ajaib Terminal untuk menelusuri transaksi besar dan posisi broker.
Skenario Saham PGUN yang Perlu Dicermati Trader
Selama rincian fasilitas belum terbuka, pendekatan skenario lebih tepat.
Tabel 8. Skenario Jangka Pendek
| Skenario | Konfirmasi | Level acuan | Pembatal |
| Positif, keterbukaan memperjelas fasilitas atau free float | Ditutup di atas Rp8.825, volume di atas ±129 ribu | Rp9.300 hingga Rp9.350 | Ditutup di bawah Rp8.475 |
| Konsolidasi, tanpa informasi baru | Volume sekitar ±63 ribu | Rp8.300 hingga Rp8.825 | Keluar rentang dengan volume tinggi |
| Penyesuaian lanjutan, ketidakpastian bertambah | Ditutup di bawah Rp8.300, volume di atas rata-rata | Rp7.800, lalu Rp7.650 | Ditutup di atas Rp8.475 |
*Level dari harga Juli hingga Oktober 2026, mudah tertembus order kecil. ARB 15% hingga akhir 2026, lalu 20% untuk harga di atas Rp5.000.
Koreksi 12 Oktober perlu dibaca bersama pelemahan IHSG. Manajemen risikonya sebagai berikut.
- Ukuran posisi. Sesuaikan dengan volume harian.
- Pakai limit order. Tetapkan harga sendiri.
- Hindari mengejar harga. Antrean tipis membuat harga mudah melompat.
Anda dapat menggunakan fitur Fast Trade di Ajaib untuk mengeksekusi order terkendali dengan info trade limit dan max sell dalam satu panel.
Cara Memverifikasi Sinyal Saham PGUN di Ajaib Terminal
Langkah berikut membantu Anda membaca PGUN dari data, bukan sentimen.
Langkah 1, Atur Tipe Investor Local dan Foreign di Broker Summary
Atur periode sejak 7 Oktober dengan tampilan Net, lalu bandingkan net buy dan net sell.

Langkah 2, Cek Aliran Dana Asing di Foreign Flow
Dengan kepemilikan asing 0,00%, aliran asing sekecil apa pun merupakan informasi baru.
Langkah 3, Telusuri Transaksi Besar di Done Details
Pakai filter dan mode Buy Only atau Sell Only untuk transaksi di atas ±631 lot.

Langkah 4, Baca Akumulasi dan Distribusi di Inventory Analysis
Atur periode dan tambahkan broker. Data tersedia setelah pasar tutup.

Langkah 5, Kelola Order dengan Info Trade Limit dan Max Sell di Fast Trade
Cek kedalaman antrean sebelum memilih harga.
Bersiap Memantau Saham PGUN di Ajaib dan Mulai Trading
Arah PGUN berikutnya banyak ditentukan keterbukaan lanjutan. Berikut persiapannya.

- Watchlist. Tambahkan PGUN, JARR, dan BMRI.
- Order Book. Cek kedalaman antrean sebelum memasang limit order.
- Batas risiko. Tetapkan sebelum masuk posisi.
Pantau pergerakan sahamnya dan mulai trading lebih cepat dan powerful dengan Ajaib. Download sekarang!
Disclaimer: Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib Sekuritas membuat informasi ini melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.
Sumber:
- PT Pradiksi Gunatama Tbk, “Keterbukaan Informasi Gadai Saham” (7 Oktober 2026) dan “Jawaban atas Permintaan Penjelasan BEI” (9 Oktober 2026)
- PT Bayan Resources Tbk, “Adendum Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat” (6 Oktober 2026)
- Bursa Efek Indonesia, “Peraturan I-A” (31 Maret 2026)
- OJK, “POJK 4/2024” dan “POJK 9/POJK.04/2015”, serta UU 40/2007 dan KUHPerdata
- Bisnis.com, “Ada Transaksi Nego Rp26,1 Triliun Saham BYAN” (7 Oktober 2026) dan “PGUN Cetak Laba Bersih Rp44,5 Miliar Semester I/2026” (25 Juli 2026)
- CNBC Indonesia, “Kejar Free Float, Anak Haji Isam Bakal Lepas 4,8% Saham PGUN” (9 Juni 2026)
Profil Penulis
Writer
-
Artikel Terkait





Artikel Populer
Daftar 100% Online, Tanpa Minimum Investasi
Tentukan sendiri jumlah investasi sesuai tujuan keuanganmu!