Saham

Apakah Saham Garuda Akan Mengudara di 2020 Ini?

Apakah Saham Garuda Akan Mengudara di 2019 Ini?

Ajaib.co.id – Kegiatan traveling pastinya akan semakin nyaman Jika menggunakan jasa maskapai pesawat terbaik di Indonesia. Tentu saja, pilihan maskapai pesawat terbang setiap orang pasti berbeda-beda, mungkin saja pilihan pesawat terbang tersebut jatuh kepada Garuda Indonesia.

Garuda Indonesia merupakan maskapai penerbangan besar di Indonesia yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh pemerintah Indonesia. Apakah kamu ada yang tertarik untuk memiliki saham di perusahaan penerbangan ini? Jika iya, kamu bisa simak informasi menarik berikut ini yang sudah Ajaib persiapkan untuk kamu.

Perkembangan Laporan Keuangan Garuda Awal 2020

PT Garuda Indonesia Tbk kode emiten saham GIAA dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 11 Februari 2011. Harga saham IPO Garuda kala itu Rp750 per saham, saham yang dilepas ke publik sebesar 27,98% sebanyak 6.335.738.000 saham. Ketika itu dana IPO yang terkumpul mencapai Rp4,75 triliun.

Menurut catatan CNBCIndonesia, laporan keuangan Garuda Indonesia pada tahun 2019 mencatatkan laba bersih sebesar US$ 6,99 juta atau setara dengan Rp 112 miliar (asumsi kurs Rp 16,.000/US$), membalikkan rugi bersih tahun 2018 sebesar US$ 231,16 juta (Rp 3,6 triliun), kerugian yang dibukukan setelah pelaporan ulang atau restatement.

Kini, kinerja Garuda sedikit terganggu karena pembatasan perjalanan akibat pandemi corona. Pada kuartal I-2020, pendapatan garuda turun hingga 33% mencapai US$736,7 juta.

Berdasarkan liputan TrenAsia, Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Mitra Piranti mengatakan secara umum pendapatan operasional perseroan pada kuartal I-2020 mengalami penurunan kurang lebih sebesar 33% jika dibandingkan dengan periode kuartal I-2019.

“Penurunan pendapatan operasional ini terutama diakibatkan oleh menurunnya pendapatan penumpang yang kontribusinya terhadap total pendapatan usaha yang mencapai lebih dari 80%,” kata dia dalam surat penjelasan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa, 21 April 2020.

Hal ini ditunjang dengan semakin baiknya kinerja brand pada kuartal I-2019 dan pendapatan layanan penerbangan berjadwal sebesar US$ 924,93 juta dollar, tumbuh sebesar 11,6% dibandingkan periode yang sama sebelumnya sebesar US$ 828,49 dollar.

Relaksasi Perpanjangan Tenor Surat Utang

Relaksasi perpanjangan tenor surat utang dan pinjaman dana talangan yang akan dijamin oleh Kementerian Keuangan bersama Kementerian BUMN menjadi angin segar bagi emiten penerbangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Menurut analis FAC Sekuritas, Wisnu Prambudi Wibowo menyatakan sejumlah relaksasi yang dipaparkan Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dapat menambah napas dari emiten pelat merah tersebut.

Hal ini direspon positif oleh pasar tercermin kenaikan harga saham GIAA sebesar 15 persen atau 36 poin ke level Rp276 pada penutupan pasar 7 Juni 2020. Baginya, kenaikan harga saham garuda indonesia ini bisa menguntungkan investor dalam jangka pendek.

Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra juga mengatakan bahwa kunci utama dalam menghadapi era ini adalah adalah menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan dengan tren permintaan dan penawaran pada era kenormalan baru seperti saat ini.

Menurut Irfan, ffisiensi menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam menghadapi era new normal. Di mana, mindset bisnis penerbangan juga harus terus berevolusi menyelaraskan dengan realitas kondisi yang ada.

Sejak diberlakukannya era ke normalan baru, burung besi ini juga telah melakukan serangkaian upaya pemulihan kinerja perusahaan yang fokus utamanya adalah memastikan beban operasi bergerak dinamis dengan tantangan kinerja yang ada saat ini, seperti melakukan renegosiasi biaya sewa pesawat sekaligus, memperpanjang masa sewa pesawat, melakukan renegosiasi kewajiban perusahaan yang akan jatuh tempo, hingga melakukan program efisiensi biaya dengan memprioritaskan keselamatan dan layanan penerbangan.

Nah, bagi kamu yang ingin memulai investasi saham, ada rencana memanfaatkan momen ini untuk membeli saham burung besi terbesar di Indonesia? Jika iya, kamu bisa mempelajari kinerja saham Garuda Indonesia melalui Ajaib.

Setelah itu, kamu juga bisa membelinya langsung di aplikasi Ajaib. Di sini, kamu bisa membeli saham garuda kapan dan di mana saja secara online. Lalu berapa uang yang harus kamu keluarkan untuk membeli saham ini? Mulai dari Rp100 ribu, kamu sudah bisa menjadi investor emiten penerbangan garuda Indonesia.

Nah, bagi kamu yang masih belum memahami dan membaca situasi tentang dunia saham, kamu bisa memulai investasi reksa dana di Ajaib. Di sini kamu bisa memulai investasi reksa dana kapan dan di mana saja secara online hanya dengan Rp10 ribu. Jadi tunggu apalagi? Yuk jadi investor terbaik di Ajaib sekarang!

Artikel Terkait