Ajaib, Analisa Saham

Weekly Watchlist: Saham-saham Sektor Primer; CPO dalam Sepekan (23 – 27 Mei 2022)

Saham CPO

Pemerintah memutuskan untuk membuka kembali ekspor CPO (Crude Palm Oil) beserta produk turunanya mulai Senin, 23 Mei 2022. Sejak pelarangan ekspor CPO tanggal 28 April 2022, pasokan minyak goreng curah dalam negeri bertambah menjadi 211,6 ribu ton per bulan atau 108,74% dari kebutuhan nasional. Adapun sebelum pelarangan ekspor harga minyak goreng curah terpantau sebesar Rp19.800, namun saat ini sudah turun menjadi sebesar Rp17.500 per liter.

Berikut saham-saham sektor Primer; CPO yang menarik dicermati pada perdagangan bursa tanggal 23 – 27 Mei 2022:

Weekly Watchlist: Saham CPO Sepekan

Sentimen positif apa saja yang mempengaruhi saham-saham konsumen primer; CPO potensial dan bagaimana prospek bisnis emiten tiap-tiap saham? Simak penjelasan lengkapnya di sini!

1. PT Dharma Satya Nusantara Tbk – DSNG

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham DSNG melesat 20% sejak awal tahun hingga tanggal 20 Mei 2022 pada harga Rp600 per lembar sahamnya;
  • Saham CPO DSNG tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan dalam 30 hari terakhir sebesar Rp13 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham DSNG dalam 30 hari terakhir mencapai 4.025.280 lot;
  • Kinerja DSNG sepanjang 3 bulan pertama 2022 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 190% YoY atau sebesar Rp157,45 miliar, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba periode yang sama tahun 2021 senilai Rp54,36 miliar. Capaian tersebut menyebabkan laba per saham (EPS) DSNG juga naik menjadi Rp59 sepanjang 3 bulan pertama 2022 dari sebesar Rp21 per lembar saham pada tahun lalu.

Analisis Teknikal

Secara teknikal DSNG berada dalam fase bearish trend jangka menengah, pergerakan harga saat ini diatas pergerakan rata-rata MA-20 hari sejalan dengan momentum golden cross MACD line dan potensi penguatan lanjutan dari indikator volume serta stochastic oscillator pada area jenuh jual. DSNG berpotensi menguji  resistance di level harga 645 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 580.

2. PT Triputra Agro Persada Tbk – TAPG

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham TAPG melesat 15% sejak awal tahun hingga tanggal 20 Mei 2022 pada harga Rp715 per lembar sahamnya;
  • Saham TAPG tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan dalam 30 hari terakhir sebesar Rp37 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham TAPG dalam 30 hari terakhir mencapai 10.064.808 lot;
  • Kinerja TAPG sepanjang 3 bulan pertama 2022 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 512% YoY atau sebesar Rp837,50 miliar, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba periode yang sama tahun 2021 senilai Rp142,72 miliar. Sementara itu, penjualan bersih perseroan juga tercatat tumbuh sebesar 62% YoY atau senilai Rp2,19 triliun.

Analisis Teknikal

Secara teknikal TAPG berada dalam fase bullish trend jangka pendek dan berpotensi bertahan diatas pergerakan rata-rata MA-20 dan MA-100 hari sejalan dengan peningkatan indikator volume, MACD histogram serta stochastic oscillator pada area netral. TAPG berpotensi menguji resistance terdekat pada level harga 760 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 690.

3. PT PP London Sumatra Indonesia – LSIP

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham LSIP melesat 21% sejak awal tahun hingga tanggal 20 Mei 2022 pada harga Rp1.435 per lembar sahamnya;
  • Saham LSIP tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan dalam 30 hari terakhir sebesar Rp36 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham CPO LSIP dalam 30 hari terakhir mencapai 4.693.367 lot;
  • Kinerja LSIP sepanjang tahun 2021 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 79% YoY atau sebesar Rp1,23 triliun, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba pada tahun 2020 senilai Rp691,36 miliar. Sementara itu, penjualan bersih perseroan juga tercatat tumbuh sebesar 28% YoY atau senilai Rp4,52 triliun.

Analisis Teknikal

Secara teknikal LSIP dalam fase konsolidasi atau sideways jangka menengah dan berpotensi pembalikan arah sesuai dengan pergerakan harga yang masih kuat diatas rata-rata MA-20 dan MA-100 hari. Indikator volume menguat bersamaan dengan stochastic oscillator serta momentum MACD histogram yang mulai masuk pada area positif. LSIP berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 1.535 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 1.395

4. PT Gozco Plantations Tbk – GZCO

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham GZCO melesat 215% sejak awal tahun hingga tanggal 20 Mei 2022 pada harga Rp230 per lembar sahamnya;
  • Saham GZCO tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan dalam 30 hari terakhir sebesar Rp66 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham GZCO dalam 30 hari terakhir mencapai 58.203.434 lot;
  • Kinerja GZCO sepanjang tahun 2021 berhasil membukukan laba bersih setelah pada tahun sebelumnya merugi. Laba bersih tercatat sebesar Rp13,54 miliar. Sementara itu, penjualan bersih perseroan juga tercatat tumbuh sebesar 74% YoY atau senilai Rp707,10 miliar sepanjang tahun 2021 dari Rp406,92 miliar pada tahun 2020.

Analisis Teknikal

Secara teknikal GZCO dalam fase bullish trend sejak awal tahun sejalan dengan penguatan indikator volume serta MACD line yang berpotensi golden cross serta penguatan dari stochastic oscillator pada area netral. GZCO berpotensi menguji resistance Higher High di level harga 248 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 220.

5. PT Salim Ivomas Pratama Tbk – SIMP

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham CPO SIMP melesat 11% sejak awal tahun hingga tanggal 20 Mei 2022 pada harga Rp510 per lembar sahamnya;
  • Saham SIMP tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan dalam 30 hari terakhir sebesar Rp3,4 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham SIMP dalam 30 hari terakhir mencapai 1.251.670 lot;
  • Kinerja SIMP sepanjang tahun 2021 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 320% YoY atau sebesar Rp979,55 miliar, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba pada tahun 2020 senilai Rp233,44 miliar. Sementara itu, penjualan bersih perseroan juga tercatat tumbuh sebesar 36% YoY atau senilai Rp19,66 triliun.

Analisis Teknikal

Secara teknikal SIMP berada dalam fase konsolidasi atau sideways trend jangka menengah dan berpotensi reversal trend dengan melanjutkan pembentukan bullish harami pattern pada dua pekan lalu. Harga saat ini berada kuat diatas pergerakan rata-rata MA-20 dan MA-100 hari sejalan dengan terbatasnya MACD histogram pada area negatif serta penguatan dari stochastic oscillator pada area netral. SIMP berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 540 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 496.

6. PT Tunas Baru Lampung Tbk – TBLA

Kinerja Saham & Prospek Kedepan

  • Harga saham CPO TBLA masih stagnan 0% sejak awal tahun hingga tanggal 20 Mei 2022 pada harga Rp800 per lembar sahamnya;
  • Saham TBLA tergolong likuid di pasar dengan rata-rata volume perdagangan dalam 30 hari terakhir sebesar Rp1,3 miliar per harinya;
  • Volume perdagangan pada saham TBLA dalam 30 hari terakhir mencapai 302.385 lot;
  • Kinerja TBLA sepanjang tahun 2021 berhasil membukukan laba bersih yang tumbuh 18% YoY atau sebesar Rp842,56 miliar, lebih tinggi jika dibandingkan dengan capaian laba pada tahun 2020 senilai Rp714,48 miliar. Sementara itu, penjualan bersih perseroan juga tercatat tumbuh sebesar 47% YoY atau senilai Rp15,97 triliun.

Analisis Teknikal

Secara teknikal TBLA dalam fase konsolidasi atau sideways sejak awal tahun, berpotensi pembalikan arah sesuai dengan pergerakan yang sedang mencoba breakout harga rata-rata MA-20 hari.  Indikator volume menguat bersamaan dengan stochastic oscillator serta momentum MACD histogram yang mulai masuk pada area positif. TBLA berpotensi menguji resistance terdekat di level harga 840 dengan pertimbangan support terdekat pada level harga 780.

Riset oleh Tim Financial Expert Ajaib:

  • Chisty Maryani
  • Fadli Julian
  • Ratih Mustikoningsih
  • Muhammad Syahrizannas

Disclaimer: Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Ajaib membuat informasi di atas melalui riset internal perusahaan, tidak dipengaruhi pihak manapun, dan bukan merupakan rekomendasi, ajakan, usulan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi jual/beli Efek. Harga saham berfluktuasi secara real-time. Harap berinvestasi sesuai keputusan pribadi.

Artikel Terkait