Saham

Ace Hardware Indonesia, Benarkah Sahamnya Menjanjikan?

ace hardware indonesia

Saat ini, siapa yang tidak kenal Ace Hardware Indonesia (ACES)? Ace Hardware Indonesia dapat ditemui di hampir setiap mal dan pusat perbelanjaan besar di kota-kota besar Indonesia. Melihat perkembangannya yang sangat pesat dengan terus dibukanya cabang-cabang baru, saham ACES pun mulai dilirik. Yuk, kenali lebih jauh PT Ace Hardware Indonesia dan prospek sahamnya!

Sekilas tentang Ace Hardware Indonesia

Ace Hardware Indonesia, atau disingkat ACES dalam bursa efek, didirikan pada 1995 di bawah perusahaan induk PT Kawan Lama Sejahtera. Perusahaan induknya sendiri merupakan pusat perlengkapan teknik dan industri nomor satu di Indonesia. ACES adalah pemegang lisensi dari ACE Hardware Corporation, Amerika Serikat, dan satu-satunya di Indonesia.

Sejak toko pertamanya dibuka di Supermal Karawaci, Tangerang, ACES terus berkembang. Hingga kini, ACES telah membuka lebih dari 190 toko di pusat-pusat keramaian Indonesia. Bahkan ACES juga membangun toko terbesar di dunia yang dibangun di Alam Sutera, Serpong, Tangerang seluas 15.000 meter persegi. ACES kini menjadi pionir serta pusat perlengkapan rumah dan gaya hidup terlengkap.

Tak sekadar menjual produk, ACES juga tak tanggung-tanggung dalam memberikan pelayanan. Inovasi layanan dilakukan melalui layanan pengantaran gratis, layanan perakitan gratis, kebijakan pengembalian barang dalam 10 hari, jaminan harga, dan lain-lain. Pelanggan mendapatkan nilai lebih dari sekadar berbelanja.

Menebak Pergerakan Saham ACES

Apakah saham dari perusahaan besar yang tengah berkembang dijamin menguntungkan? Belum tentu. Memang salah satu indikator penting dalam memilih saham adalah kinerja perusahaan yang baik. Lantas, kinerja seperti apa yang disebut baik? Faktor-faktor apa yang turut berpengaruh terhadap harga sahamnya?

Ya, tentu saja banyak faktor yang berpengaruh terhadap naik turunnya harga saham. Begitu pula dengan saham ACES yang sempat mengalami kondisi terbaik di suatu waktu. Namun, ada juga kabar tak mengenakkan di mana harga saham ACES sempat mengalami tren penurunan pada akhir 2019, sebagaimana dilansir oleh katadata.co.id.

Masih dari sumber yang sama, Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus menerangkan bahwa saham ACES belum juga menunjukkan tren membaik karena industri retail sendiri sedang melemah. Hal tersebut disebabkan oleh daya beli masyarakat yang menurun.

Kabar baiknya, kondisi tersebut bersifat sementara. Para investor pun masih menjadikan saham ACES sebagai primadona mengingat ACES konsisten dalam melakukan pemasaran penjualan. Seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat, diharapkan harga saham ACES akan kembali mengalami kenaikan.

Mengutip penelitian Mirae Asset yang dilansir market.bisnis.com, hingga kuartal keempat tahun 2019, ACES mampu mencatat pendapatan sebesar Rp879,1 miliar. Jumlah tersebut diharapkan dapat membukukan keseluruhan pendapatan tahunan ACES menjadi Rp8,1 triliun.

Prediksi Pertumbuhan Saham ACES

Prediksi pertumbuhan perusahaan tentunya menjadi informasi yang sangat penting bagi investor. Prediksi tersebut akan menentukan apakah seorang investor akan meneruskan investasinya pada suatu perusahaan. Baik kamu yang sudah berinvestasi di ACES maupun yang belum, informasi prediksi dapat dijadikan patokan dalam membuat keputusan.

Pada 2020, ACES berencana menambah sejumlah gerai baru di luar Jakarta. Target penambahan yang ditetapkan adalah sejumlah 15 gerai, baik gerai tunggal maupun gerai yang menyatu dengan pusat perbelanjaan. Penambahan gerai merupakan salah satu strategi untuk menjaga pertumbuhan penjualan. Strategi lainnya untuk meningkatkan profit adalah melalui platform online ruparupa.com yang menjadi sarana online eksklusif Ace Hardware.

Sekilas informasi soal rencana strategi untuk meningkatkan pertumbuhan penjualan merupakan kabar baik. Apa lagi, ACES kini juga masuk dalam daftar indeks saham LQ45 dan IDX30 yang berlaku hingga Juli 2020. LQ45 adalah indeks pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdiri dari 45 perusahaan dengan kapitalisasi pasar tertinggi dalam 1-2 bulan terakhir. Sedangkan IDX30 adalah indeks yang mengukur performa harga 30 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

Banyak hal dapat berpengaruh pada naik turunnya nilai saham, seperti situasi politik, sosial, dan ekonomi. Misalnya, Tahun Baru Imlek dan bencana banjir adalah dua hal yang paling mungkin berpengaruh pada saham ACES. Menurut tim riset perusahaan sekuritas IndoPremier sebagaimana dikutip oleh stocks.asia, Tahun Baru Imlek dan banjir memungkinkan PT Ace Hardware Indonesia membukukan pertumbuhan penjualan (SSSG) yang cukup memuaskan pada Januari 2020.

Penguatan rupiah sebenarnya juga dapat membantu meningkatkan SSSG ACES. Sayangnya, kemungkinan adanya impor yang tertunda dari Tiongkok dapat menghapus peluang tersebut. Adanya ketidakpastian akan membatasi potensi pertumbuhan. Dengan demikian, pengamat dari IndoPremier pada waktu tersebut menyarankan untuk menahan dulu saham ACES yang telah dibeli (hold) dan menunggu dulu hingga mencapai target harga saham (target price) sebesar Rp1.700. Saat ini, harga saham ACES masih berada di kisaran Rp1.680 (data per 7 Februari 2020).

Bagi kamu yang berniat membeli saham ACES atau tengah menimbang-nimbang untuk mempertahankan atau menjualnya, semoga informasi di atas bermanfaat untukmu ya.

Atau, kamu masih pemula dan sama sekali belum pernah mencoba investasi saham atau reksa dana? Jangan takut untuk mencoba. Kini ada aplikasi Ajaib yang memudahkan pemula untuk mulai berinvestasi di reksa dana terbaik. Tak perlu belajar lama-lama sebelum mulai karena kamu akan mendapatkan rekomendasi dari para ahli Ajaib. Kamu tak perlu bingung memilih jenis reksa dana terbaik untuk menempatkan danamu. Coba sekarang juga dengan mengunduh aplikasi Ajaib di App Store atau Google Play!


 Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait