Ekonomi

Pengertian Negara Kapitalis dan Contoh Negara Kapitalis

Ajaib.co.id – Kapitalisme merupakan sebuah sistem ekonomi dengan ciri memberikan kebebasan penuh kepada tiap orang dalam melakukan kegiatan ekonomi. Setiap orang memiliki kesempatan untuk mengendalikan ekonomi seperti melalui perdagangan, industri, dan alat-alat produksi tentunya dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan.

Dengan kata lain, kapitalisme ini menciptakan sebuah sistem ekonomi di mana di dalamnya semua kegiatan ekonomi dilakukan oleh pihak swasta bukan pemerintah. Adapun pemerintah tetap memiliki tugas sebagai pengawas jalannya ekonomi. 

Lalu apa saja ciri-ciri dari kapitalisme ini? Pertama, adanya pengakuan atas hak-hak pribadi dari masing-masing individu. Kedua, kepemilikan alat-alat produksi oleh individu sehingga bisa menjalankan ekonomi dengan bebas. Ketiga, setiap individu bebas memilih pekerjaan atau usaha sendiri. Keempat, ekonomi bukan diatur oleh negara, akan tetapi mekanisme pasar yang memegang peranan penting.

Selanjutnya, yang kelima, pemerintah tetap memiliki peran dalam perekonomian, tapi peran yang dimiliki porsinya kecil dalam kegiatan ekonomi. Keenam, adanya motif yang menggerakkan perekonomian yakni untuk memperoleh laba. Ketujuh, manusia dipandang sebagai homo-economicus atau pribadi yang selalu mengejar keuntungan sendiri. Terakhir, sebuah paham individualisme didasarkan materialisme atau hedonisme. 

Bagaimana dengan perbedaan antara kapitalisme, sosialisme dan liberalism? Kalau kapitalisme kamu pasti sudah paham ya, fokus dari sistem ekonomi ini adalah memberikan kebebasan sepenuhnya kepada individu atau swasta untuk memiliki peran aktif dalam kegiatan ekonomi dengan tujuan ekonomi.

Sementara itu, kalau sosialisme adalah sistem ekonomi yang ditandai dengan kepemilikan sosial atas alat-alat produksi hingga manajemen pekerjanya. Adapun liberalisme biasanya kerap dikaitkan atau dimiripkan dengan kapitalisme. Sejatinya, liberalism ini sebuah ideologi yang berdasarkan pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama. Cita-cita utama dari ideologi ini yakni, masyarakat mampu bebas dalam berpikir dan persamaan hak. 

Negara-negara Penganut Kapitalis

  • Amerika Serikat

Saat membahas mengenai sistem kapitalis, biasanya negara yang terpikirkan pertama kali oleh kita pasti negara Amerika Serikat. Namun, negara ini sebetulnya menggunakan ideologi kapitalisme campuran. Melalui sistem ekonomi kapitalis ini, Amerika Serikat menjadi negara eksportir dan importir terbesar kedua di dunia. Adapun komoditas utama yang diekspor oleh negara Amerika Serikat berupa bahan-bahan kimia. 

Sebenarnya, keberadaan ideologi kapitalis di negara ini erat kaitannya dengan kondisi yang dimiliki oleh negara tersebut. Seperti kita ketahui, Amerika Serikat merupakan negara yang memiliki wilayah sangat luas dengan beragam iklim alhasil negeri ini memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah.

Tentunya, sumber daya alam ini didukung dengan pengembangan infrastruktur yang pesat. Sehingga mendukung peningkatan kapasitas produksi di negara tersebut. Dari sini bisa terlihat bahwa tahapan-tahapan kebijakan publik yang ada di negara tersebut turut mendorong produktivitas yang tinggi. 

  • Inggris

Negara selanjutnya yang menganut ideologi kapitalisme adalah Inggris. Negara ini juga merupakan negara yang terhitung memiliki perekonomian terbesar di dunia. Inggris juga sama dengan Amerika Serikat menggunakan ideologi kapitalisme campuran.

Dalam kapitalisme campuran, walaupun yang menguasai kegiatan perekonomian adalah sektor swasta, akan tetapi pemberlakuan pajak yang terhitung kompetitif juga diberlakukan. Dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial bagi rakyat negara tersebut.

Dengan adanya pembiayaan dari sektor pajak tersebut, maka tujuan pembangunan nasional dari negara Inggris dapat lebih mudah untuk dicapai. Dapat dikatakan bahwa sejatinya negara Inggris telah menerapkan ideologi ini sejak lama. Banyak pemodal besar yang telah mengembangkan usahanya sehingga usaha tersebut menjadi industri yang lebih besar lagi.

  • Jerman

Jerman merupakan salah satu negara yang terkenal dengan produk otomotifnya. Karena memang banyak industri yang berkembang di negara Jerman. Setiap industri yang ada di Jerman ini memiliki beragam karakteristiknya sendiri. Jerman pun merupakan negara yang menerapkan ideologi kapitalisme campuran.

Dengan menerapkan ideologi kapitalisme, negara Jerman juga ikut menerapkan tarif pajak yang kompetitif bagi industri yang ada di negaranya. Hal ini turut menyebabkan adanya pendidikan gratis bahkan hingga masa perkuliahan sarjana bagi warga negara di negara tersebut. Namun memang, bagi setiap warga negara Jerman tarif pajak yang diterapkan memang tinggi. Oleh karena itu, salah satu kewajiban warga negara ialah membayar pajak.

  • Perancis

Negara selanjutnya yang menganut ideologi kapitalisme yang keempat adalah negara Prancis. Negara ini juga terhitung memiliki sistem perpajakan yang hampir serupa dengan Inggris dan Jerman. Selain itu, negara Prancis juga cukup terkenal dengan industri mobilnya. Terdapat beberapa merek mobil di Perancis yang terkenal sebagai merek mobil mewah di dunia. Selain itu negara ini juga menjalin kerja sama berupa hubungan bilateral dengan Indonesia dan kerja sama multilateral dengan beberapa negara lain. 

  • Belanda

Negara yang menganut ideologi kapitalisme yang kita bahas selanjutnya adalah Belanda. Belanda merupakan salah satu negara yang menggunakan ideologi kapitalisme. Belanda merupakan negara yang terkenal di sektor industrinya. Salah satunya diketahui sebagai salah satu penghasil gas dan energi hijau terbesar di wilayah Eropa.

Di lain sisi, Belanda juga memiliki industri informasi dan teknologi yang cukup maju. Termasuk juga dalam pengembangan sektor pertaniannya sehingga menjadi salah satu sektor dengan komoditas ekspor yang tinggi. 

Apakah Indonesia negara kapitalis?

Sebelum berbicara lebih detail mengenai apakah Indonesia termasuk negara kapitalis. Kamu harus memahami juga kalau pada dasarnya, negara yang menerapkan prinsip kapitalisme memberikan kebebasan pada individu untuk membangun, memiliki, hingga mengoperasikan alat-alat produksi. Sehingga memang warga negara dibiarkan berkompetisi.

Banyak orang yang berpandangan kalau tidak ada satupun negara di dunia ini yang benar-benar menganut prinsip kapitalis murni ataupun sosialis murni. Melainkan yang dilihat dari sistem ekonomi negara-negara di dunia adalah seberapa kapitalis atau seberapa sosialis negara tersebut. Analoginya juga bisa apakah negara A lebih sosialis atau lebih kapitalis dari negara B.

Sehingga berdasarkan keterlibatan pemerintah Indonesia secara kuantitatif dalam perekonomian negara, Indonesia bisa dikatakan tergolong sebagai negara “kapitalis”. Karena aktivitas ekonomi sebagian besar memang berjalan sendiri, tanpa campur tangan pemerintah. Namun, Pemerintah tetap memegang peran sebagai pengawas jalannya perekonomian negara.

Sumber: 5 Tahap-Tahap Kebijakan Publik dan Pelaksanaannya, Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Pembangunan Nasional di Indonesia, dan 24 Kewajiban Warga Negara Dalam UUD 1945 dan UU, dengan perubahan seperlunya.

Artikel Terkait