Asuransi & BPJS

5 Alasan Mengapa Asuransi Mahal Beserta Faktor-faktornya

mengapa asuransi mahal

Ajaib.co.id – Kebanyakan masyarakat Indonesia belum memiliki produk asuransi sebagai proteksi diri. Alasannya karena besar premi asuransi dianggap mahal dan lebih baik uangnya digunakan untuk kebutuhan yang lain saja. Namun jika kamu memahami mengapa asuransi mahal rasanya kamu akan benar-benar paham akan manfaatnya di masa depan.

Kepemilikan asuransi jiwa di Indonesia sendiri masih sangat minim. Menurut Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, pemegang polisnya baru mencapai 25,24 persen dari total penduduk Indonesia pada 2017. Jumlah preminya sendiri dikalkulasi sudah mencapai Rp 194,42 triliun pada tahun yang sama. Meski demikian, jumlah ini belum ideal jika dibandingkan dengan jumlah penduduknya.

Ada banyak faktor yang mendasari keengganan masyarakat memiliki asuransi jiwa. Biaya kerap menjadi alasan utama. Padahal dengan memiliki produk asuransi jiwa, kamu berkesempatan untuk mendapatkan manfaat perlindungan di masa depan. Apalagi dengan pola kehidupan masa kini yang memiliki risiko dari berbagai arah.

Memang besaran premi satu dengan yang lainnya tidak bisa dipatok sama. Ada banyak faktor yang membedakan mengapa asuransi mahal bagi si A namun bagi si B tidak semahal itu. Perusahaan asuransi memang menerapkan sistem tertentu untuk memahami tingkatan risiko pemilik polis. Semakin berisiko tinggi kondisinya, biasanya semakin mahal pula biaya preminya.

Berbagai Alasan yang Jadi Penyebab Mengapa Asuransi Mahal

Memiliki asuransi jiwa saat ini adalah langkah yang tepat untuk bekal di masa depan. Karena kita semua tidak akan tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. Saat ini mungkin semua terasa kondusif namun kita tidak tahu akan perubahan yang terjadi dalam jangka waktu panjang.

Bisa saja ada hal buruk yang terjadi di masa depan. Memiliki asuransi bisa menjadi salah satu pertolongan di masa sulit itu. Kamu boleh berencana semaksimal mungkin tapi selalu ada kemungkinan risiko terjadi di masa depan.

Karena itulah, memiliki asuransi sangat disarankan untuk perencanaan keuangan yang matang. Bahkan posisinya harus didahulukan sebelum kamu berinvestasi. Tujuannya untuk memastikan kebutuhanmu baik di masa sekarang atau mendatang terpenuhi.

Hanya saja, pertanyaan yang sering muncul saat hendak mengajukan asuransi adalah, mengapa asuransi mahal? Terlepas dari mahal atau tidaknya asuransi jiwa, itu sebanding dengan apa yang akan kamu dapatkan kelak. Terlebih jika kamu adalah seorang tulang punggung keluarga yang memberikan penghidupan. Memiliki asuransi jiwa merupakan rencana jangka panjang yang bagus.

Premi untuk asuransi jiwa memang berbeda-beda untuk setiap perusahaan. Namun dalam praktiknya, premi yang harus dibayarkan untuk asuransi jiwa bersifat fluktuatif atau berubah-ubah. Ada beberapa faktor yang membuat kamu harus membayar lebih mahal sedikit.

Jika kamu merasa membayar premi lebih mahal dari temanmu dengan paket yang sama di perusahaan asuransi yang sama. Maka bisa jadi karena beberapa hal yang tidak kamu sadari. Berikut beberapa hal yang membuatmu bertanya mengapa asuransi mahal:

1. Kamu Adalah Perokok Aktif

Jika kamu merupakan seorang perokok aktif, maka wajar bila premi asuransi jiwa yang kamu bayar lebih mahal. Hal tersebut karena merokok dianggap penyebab dari munculnya berbagai masalah kesehatan dengan biaya perawatan yang mahal.

Berbagai kampanye yang menyatakan merokok itu berbahaya sudah sering dilakukan. Bahkan gambar mengerikan akibat tetap merokok sudah banyak beredar. Namun hal tersebut seperti tidak dianggap serius oleh perokok namun tidak bagi perusahaan asuransi.

Bisa jadi karena faktor itu yang membuat premi asuransi kamu lebih mahal jika dibandingkan dengan yang bukan perokok. Maka dari itu, sebaiknya kamu menghentikan kebiasaan merokokmu agar tidak terlalu memberatkan premi asuransi jiwa.

2. Faktor Berat Badan

Faktor berat badan yang tidak ideal merupakan salah satu penyebab mengapa asuransi mahal. Karena memiliki berat badan berlebih rentan dengan penyakit kronis. Alasan tersebutlah mungkin yang membuat premi asuransi jiwamu mahal.

Biasanya orang dengan berat badan berlebih akan mendapatkan premi yang lebih tinggi pula. Namun hal tersebut bukan berarti pihak asuransi akan melihat dari penampilan fisik saja. Pihak asuransi tetap akan memintamu melakukan pengecekan kesehatan.

Jika hasil pengecekan kesehatan mengatakan bahwa kamu sehat-sehat saja. Kamu bisa mendapatkan premi asuransi harga normal. Kebanyakan penyedia jasa asuransi memberikan toleransi maksimal 10 Kg dari berat badan normal.

Jika kamu memiliki berat badan yang terlalu tinggi dari patokan, maka besar kemungkinannya kamu akan mendapatkan premi yang lebih tinggi pula. Namun biasanya tiap perusahaan asuransi bisa menetapkan kebijakan yang berbeda.

3. Pekerjaanmu Memiliki Resiko Tinggi

Hal lain yang bisa menjadi alasan mengapa premi asuransimu mahal adalah karena pekerjaanmu memiliki resiko kecelakaan yang tinggi. Sebagai contoh adalah pekerja lapangan. Jika dibandingkan dengan pekerja kantoran, pekerja lapangan memiliki resiko kecelakaan lebih tinggi.

Karena itu, premi asuransi pekerja tambang jelas jauh lebih mahal dibandingkan pegawai bank. Selain pekerjaan yang beresiko tinggi, lokasi pekerjaan yang sulit dijangkau juga menjadi salah satu faktor mengapa premi asuransi jiwa mahal.

Jenis pekerjaan yang membuatmu harus sering bepergian dengan transportasi umum juga menjadi pertimbangan pihak asuransi. Hal ini sebenarnya sangat masuk di akal jika biaya yang harus dikeluarkan pihak asuransi nantinya juga lebih besar.

Jadi kamu jangan kaget jika premi yang harus kamu bayar lebih mahal. Melihat resiko yang tinggi tentu premi juga akan semakin tinggi. Namun itu sebanding jika melihat kemungkinan terburuk dari pekerjaanmu.

4. Memiliki Rekam Medis yang Kurang Baik

Saat kamu hendak mengajukan asuransi jiwa, umumnya pihak asuransi mengharuskan untuk memberikan hasil rekam medis. Tidak hanya milik kamu pribadi, tapi juga rekam medis keluarga seperti ayah atau ibu.

Jika kamu memiliki keluarga yang meninggal karena penyakit kronis seperti jantung, kanker, diabetes atau penyakit turunan lainnya. Itu bisa menjadi faktor premi asuransi yang harus kamu bayar menjadi lebih mahal.

Pasalnya, kamu dinilai memiliki potensi mengalami penyakit tersebut. Apalagi jika terbukti ada riwayat penyakit turunan seperti diabetes. Maka sebaiknya kamu memiliki asuransi jiwa sesegara mungkin untuk memperingan biaya premi yang harus dikeluarkan.

Selain itu, perusahaan asuransi juga menetapkan premi yang berbeda untuk pemegang polis yang masih muda dan orang tua usia lanjut. Hal ini dengan pertimbangan yang serupa jika orang tua tentunya sudah tidak memiliki rekam medis yang sempurna dan memiliki risiko yang cukup tinggi.

5. Memiliki Hobi yang Berbahaya

Hampir sama dengan pekerjaan yang berbahaya. Jika kamu memiliki hobi yang berbahaya itu akan menjadi pertimbangan pihak penyedia jasa asuransi. Karena hobi yang berbahaya meningkatkan resiko terjadi kecelakaan. Itulah yang menjadi alasan mengapa asuransimu mahal jika dibandingkan teman sebaya.

Olahraga berbahaya atau biasa disebut ekstrim seperti terjun payung, surfing, downhill, diving, hiking atau bahkan memelihara hewan buas juga menjadi pertimbangan pihak asuransi. Dan pasti akan membuat premi asuransi jiwamu mahal.

Dengan meninggalkan hobi atau malah berganti dengan hobi yang lebih aman tentu akan membuat premi asuransi yang normal. Namun hal tersebut tentu sulit dilakukan mengingat hobi adalah sesuatu yang sulit ditinggalkan.

Jika sudah demikian, rasanya membayar premi yang sedikit lebih mahal bukan jadi masalah. Kamu tetap bisa melaksanakan hobimu dan mendapatkan proteksi dari asuransi yang kamu miliki jika terjadi risiko di masa depan.

Faktor Mahalnya Asuransi dari Sisi Perusahaan

Selain dari gaya hidup yang kamu lakukan, besaran nominal premi yang kamu bayarkan juga dipengaruhi perusahaan asuransi tersebut. Beberapa hal dari perusahaan asuransi yang menjadi alasan mengapa asuransi mahal seperti return investasi, biaya lain-lain dan manfaat.

  • Jika perusahaan asuransi yang kamu pilih bisa mengelola akumulasi premi, maka kamu sangat beruntung. Dengan return investasi yang besar akan membuat premi menjadi lebih murah.
  • Biaya lain-lain seperti biaya pajak dan sebagainya cukup mempengaruhi nominal premi yang akan kamu bayarkan. Semakin banyak yang dibayar, premimu juga semakin tinggi.
  • Jika kamu hendak mengambil asuransi, ambillah manfaat yang sangat kamu butuhkan.

Bagaimana Cara Kerja Asuransi

Dengan mendaftarkan diri dalam perusahaan asuransi, maka kamu akan memiliki perjanjian kontrak dengan perusahaan tersebut. Perusahaan asuransi akan memberikan pertanggungan biaya sesuai premi yang kamu bayarkan.

Premi sendiri adalah jumlah besaran uang yang harus kamu bayar sebagai peserta asuransi sesuai dengan polis asuransi. Bisnis asuransi akan mengambil alih risiko dari tiap peserta untuk ditanggung perusahaan dengan uang premi yang dibayarkan tiap bulannya.

Pertanggungan yang diberikan perusahaan asuransi diambil dari akumulasi yang kamu bayarkan. Dengan akumulasi tersebut memungkinkan berputarnya dana yang dilakukan oleh perusahaan untuk membayar klaim dari peserta.

Asuransi memakai skema Indemnity dimana peserta memiliki hak untuk menemui dokter secara langsung. Baik dokter spesialis, umum atau laboratorium tanpa surat rekomendasi, memilih dokter, mendapatkan akses untuk seluruh obat di rumah sakit dan sebagainya.

Itulah berbagai alasan yang membuat mengapa asuransi mahal. Setelah mengetahui faktor-faktor tersebut, banyak yang tidak segera mengubah gaya hidup dengan alasan masih sehat dan berbagai alasan lainnya.

Namun kamu tidak pernah tahu akan apa yang terjadi di masa depan. Produk asuransi, khususnya asuransi jiwa, akan membuat dirimu lebih terlindungi. Misalnya saja jika terjadi kecelakaan atau hal buruk lainnya. Dengan memiliki asuransi kamu juga membantu keluargamu untuk tidak terlalu terbebani dengan biaya keuangan jika terjadi risiko.

Ajaib merupakan aplikasi investasi reksa dana online yang telah mendapat izin dari OJK, dan didukung oleh SoftBank. Investasi reksa dana bisa memiliki tingkat pengembalian hingga berkali-kali lipat dibanding dengan tabungan bank, dan merupakan instrumen investasi yang tepat bagi pemula. Bebas setor-tarik kapan saja, Ajaib memungkinkan penggunanya untuk berinvestasi sesuai dengan tujuan finansial mereka. Download Ajaib sekarang.

Artikel Terkait